EconomicReview – Sebuah lembaga yang menjadi bagian konsorsium internasional non-profit dan komersial, Deep Knowledge Analytics (DKA), menempatkan Jakarta berada di peringkat ke-47 besar kota di dunia yang dinilai terbaik dalam penanganan pandemi, dengan total skor 51,43.
Berdasarkan penjelasan DKA, hasil kajian itu dengan melihat data yang dikumpulkan hingga September 2021. Tolok ukur dalam menganalisis respons kota dalam penanganan pandemi itu adalah vasinasi, ekonomi, pencegahan, tata kelola pemerintahan, dan keamanan.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Jakarta masuk 50 besar kota di dunia yang dinilai terbaik dalam penanganan pandemi.
“Jakarta saat ini masuk 50 besar kota terbaik dalam penanganan pandemi,” kata Anies Baswedan saat saat membuka kegiatan Jakarta Investment Forum (JIF), di Jakarta.
Dengan pencapaian ini diharapkan Jakarta dapat terus melanjutkan tren positifnya dalam penanganan pandemi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yakni tetap memakai masker jika di luar rumah, menjaga jarak serta menjauhi kerumunan dan melakukan vaksinasi bagi yang belum.








