Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

GPFI Ikut Bagun Kemandirian Kesehatan

by Corry
March 25, 2022
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
134 7
0
GPFI Ikut Bagun Kemandirian Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasi Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) yang telah ikut membantu upaya pemerintah mewujudkan kemandirian kesehatan.

Plt Dirjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Ignatius Warsito saat menjadi pembicara Musyawarah Nasional GPFI ke XVI di Nusa Dua dalam keterangan yang diterima di Kabupaten Badung, Bali, Jumat. GPFI menjadi salah satu fondasi fundamental untuk membangun ekosistem kemandirian kesehatan bangsa ini. Kemandirian kesehatan sejalan dengan inisiatif Indonesia yang akan diusung dalam KTT G20 di Bali akhir tahun ini. Inisiatif itu adalah kemandirian produksi vaksin untuk menghadapi ancaman pandemi selanjutnya.

Di Indonesia saat ini terdapat empat industri farmasi BUMN, 199 industri farmasi swasta dan 24 perusahaan farmasi multinasional.

Industri farmasi nasional saat ini juga telah menguasai 89 persen suplai obat di negeri ini. Selain itu saat ini sudah ada enam industri farmasi dalam negeri yang mampu memproduksi bahan baku obat.

Menurut Warsito, dukungan pemerintah terhadap industri farmasi ditunjukkan lewat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai salah satu kriteria dalam pengadaan obat nasional.

“Dalam TKDN, sudah 2.722 produk farmasi yang telah memiliki sertifikat TKDN yang artinya obat-obat wajib dibeli pemerintah untuk digunakan dalam program jaminan kesehatan nasional,” ungkapnya.

Sementara itu Deputi Bidang Monitoring-Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Gatot Pambhudi Poetranto mengatakan akan terus mendorong TKDN industri farmasi.

“Dengan makin tingginya belanja produk farmasi dalam negeri yang ber-TKDN, akan semakin membuat bangsa ini mandiri dan mempunyai ketahanan dalam hal kesehatan,” tandas Gatot.

Industri farmasi nasional tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 10,81 persen selama masa pandemi COVID-19 pada tahun 2021 lalu dengan angka penjualan kurang lebih sebesar Rp90-95 triliun.

Tags: Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (KemenPerin RI)
Previous Post

Askrindo Terus Meningkatkan Lingkungan dan Meraih Indonesia Green Award 2022

Next Post

Menparekraf Targetkan 30 Juta UMKM Masuk Toko Daring 2023 Mendatang

Related Posts

Kemenperin Terus Gencar Sosialisasikan TKDN IK Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal
BERITA TERKINI

Kemenperin Terus Gencar Sosialisasikan TKDN IK Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal

February 28, 2023
Menteri Perindustrian Umumkan Harga Mobil LGCC Akan Naik 5 Persen
BERITA TERKINI

Menteri Perindustrian Umumkan Harga Mobil LGCC Akan Naik 5 Persen

February 21, 2023
Menteri Perdagangan Laporkan Goyangnya Industri TPT dan Alas Kaki
BERITA TERKINI

Menteri Perdagangan Laporkan Goyangnya Industri TPT dan Alas Kaki

November 8, 2022
Menperin Sambut Presiden Jerman Untuk Kerja Sama Industri
BERITA TERKINI

Menperin Sambut Presiden Jerman Untuk Kerja Sama Industri

June 16, 2022
Menperin Yakin RI Produksi Ventilator & Siap Rebut Pasar Ekpor
BERITA TERKINI

Menperin Yakin RI Produksi Ventilator & Siap Rebut Pasar Ekpor

June 15, 2022
Kemenperin Melalui BSKJI Menyusun Program PINOTA Meningkatkan IKM Indonesia
BERITA TERKINI

Kemenperin Melalui BSKJI Menyusun Program PINOTA Meningkatkan IKM Indonesia

April 25, 2022
Next Post
Menparekraf Targetkan 30 Juta UMKM Masuk Toko Daring 2023 Mendatang

Menparekraf Targetkan 30 Juta UMKM Masuk Toko Daring 2023 Mendatang

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Bank Victoria Raih 2nd The Best Informative Website 2021 – ICCA 2021
  • OJK Terbitkan Tiga Peraturan Perkuat Bank Perekonomian Rakyat
  • Penjualan Q1 Sharp Indonesia Tumbuh Hingga 155%
  • Kemenag Tegaskan Tak Diperbolehkan Takbir Keliling

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored