Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

HSBC Indonesia: Saat Tepat Pulih Dari Pandemi, Indonesia Jadi Tujuan Menarik Para Investor

by Corry
August 26, 2021
in BERITA TERKINI, FINANSIAL
129 6
0
HSBC Indonesia: Saat Tepat Pulih Dari Pandemi, Indonesia Jadi Tujuan Menarik Para Investor
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview– Indonesia berpotensi menjadi tujuan investasi utama bagi para investor asing, selama dapat mempertahankan fokus pada reformasi yang ramah pertumbuhan dan terus melakukan transformasi dalam mengatasi hambatan-hambatan pada sektor perdagangan dan kewirausaahan. 

Di seluruh dunia, pola pemulihan berbentuk kurva v telah muncul di negara-negara yang telah mengendalikan virus. Di Indonesia, konsumsi domestik yang kuat dan permintaan global yang kembali meningkat, akan memperkuat stimulus jangka pendek.   Dalam jangka panjang, Indonesia akan meraih manfaat dari rancangan ekonomi baru yang diciptakan oleh reformasi di bidang-bidang seperti peraturan investasi dan iklim usaha.

Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia, Francois De Marico mengatakan, Indonesia berhasil memposisikan diri dengan baik untuk bangkit dari COVID-19 dan memulai kembali pertumbuhan ekonomi yang pesat.

“Tetapi, ada tiga hal penting yang harus ditangani untuk memaksimalkan momentum pemulihan ini, yaitu – investasi yang berkelanjutan, transformasi dalam penyederhanaan regulasi, dan konektivitas digital,” paparnya.

Francois memaparkan beberapa langkah yang dapat dilakukan Indonesia di masing-masing bidang tersebut: Pertama, Pemangku kebijakan dan bisnis harus fokus pada memastikan bahwa kombinasi ekonomi yang berkelanjutan dan hasil investasi Indonesia menjadikan Indonesia tujuan yang menarik bagi permodalan global, yang tertarik untuk menciptakan hasil/laba secara berkelanjutan. Diperkirakan bahwa hampir separuh dana yang dikelola dunia – sekitar US$43 triliun – disalurkan untuk output/hasil yang berkelanjutan.

“Dorongan kemungkinan akan meningkat setelah laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) yang diluncurkan bulan ini, yang mengungkapkan bahwa tujuan Paris Agreement tidak akan tercapai tanpa pengurangan emisi secara siginifikan dan cepat,” imbuhnya.

Kedua, penting bagi pemerintah untuk terus menciptakan ekosistem yang memungkinkan ecommerce dan konektivitas digital berkembang pesat. Indonesia merupakan salah satu  negara dengan jumlah pengguna internet tertinggi di dunia yaitu sekitar 196 juta, namun lebih dari seperempat populasi belum beranjak online. Selain itu, Indonesia hanya menempati urutan ke-56 di dunia dalam hal akses ke teknologi.

“Upaya untuk meningkatkan infrastuktur, baik secara fisik dan kebijakan, seperti peluncuran konektivitas 4G ke 4,000 kabupaten dan sub-divisi tahun ini, merupakan langkah menuju ke arah yang tepat,” katanya.

Ketiga, terus berfokus pada langkah-langkah untuk mengurangi hambatan non-tarif, seperti perjanjian perdagangan bebas yang baru ditandatangani Indonesia, akan memberikan manfaat dan menjadi panutan bagi kawasan ASEAN.

“Studi IMF 2019 memperkirakan bahwa jika Asia dapat mengatasi hambatan perdagangan dan investasi asing, hal itu akan mendorong pertumbuhan regional sebesar 15 persen,” sambung Francois.

Ia pun mengungkapkan, Indonesia telah berupaya untuk mentransformasi iklim usahanya agar lebih ramah bagi investor. “Jika Indonesia terus menjalankan ini dengan disiplin, maka Indonesia akan terlihat semakin menarik bagi investor mancanegara”.

Terkait hal yang hal, ditengah penyelenggaraan HSBC Summit 2021, Chief Economist ASEAN, HSBC Global  ResearchJoseph Incalcaterra mengatakan, selagi kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, terus menghadapi tantangan besar akibat pandemi dan ketidakpastian ekonomi global, dengan mempercepat distribusi vaksin dan terus melakukan reformasi ekonomi, Indonesia dapat membangun landasan untuk mempercepat pemulihan ekonomi. “Kami semakin optimis dnegan prospek pemulihan ekonomi Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan ini,” terangnya.

Tags: PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia)
Previous Post

Kemenperin Inisiasi Penerapan Standardisasi dan Optimalisasi Teknologi Industri

Next Post

Trinseo Ajak Masyarakat Kelola Sampah Ditengah Meningkatnya Penggunaan Kemasan Makanan

Related Posts

HSBC Sustainability Fokus Bantu UMKM Indonesia Ditengah Krisis
BERITA TERKINI

HSBC Sustainability Fokus Bantu UMKM Indonesia Ditengah Krisis

December 16, 2020
Next Post
Trinseo Ajak Masyarakat Kelola Sampah Ditengah Meningkatnya Penggunaan Kemasan Makanan

Trinseo Ajak Masyarakat Kelola Sampah Ditengah Meningkatnya Penggunaan Kemasan Makanan

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Foto Tokoh Golkar di Jet Bus “Istimewa”, Dedikasi Henry Indraguna Kerja untuk Indonesia
  • China : Pendukung Garis Keras Kemerdekaan Taiwan, Hukuman Mati
  • PJ Gubernur DKI : Cuaca Ekstrem, Sebaiknya Perkantoran Terapkan WFH
  • Menjelang Libur Panjang, KAI Perpanjang Rangkaian & Tambah Perjalanan

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored