EconomicReview – Pameran otomotif melalui Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 secara resmi digelar pada 15-25 April 2021 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Khusus untuk tahun ini, ajang tahunan ini digelar dengan dua mekanisme. Pertama secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kedua, pameran secara online yang bisa dilihat oleh masyarakat dengan sambungan internet dari mana saja.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh mengatakan, pameran kali ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability). Itu artinya, ada pembatasan pengunjung yang akan hadir di venue atau booth sebanyak 25 persen dari kapasitas normal.
Sebagaimana diketahui, ruangan hall JIExpo Kemayoran bisa menampung maksimal 2.000 orang. Karena ada pembatasan, maka hanya 500 orang saja yang bisa masuk. Adapun untuk total pengunjung yang masuk dibatasi 5.000 orang per hari. “Kami berkomitmen agar protokol kesehatan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, konsisten, dan tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Bagi pengunjung yang akan hadir di IIMS kini ada syaratnya. Semua pengunjung harus terdata, artinya semua harus registrasi terlebih dahulu di website indonesianmotorshow.com. Jika sudah terdaftar, pengunjung bisa datang sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Para pengunjung yang ingin melihat pameran IIMS Hybrid juga tidak perlu membawa surat keterangan swab dan PCR. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Meski begitu, penyelenggara menyediakan lokasi swab test dengan biaya yang dibebankan kepada pengunjung.
IIMS tahun ini akan diikuti sedikitnya sebanyak 15 ATPM. Mulai dari BMW, Daihatsu, FIN Komodo, DFSK, Honda, Jeep, MG, MINI, Mitsubishi, Renault, Toyota, Wuling, sampai importir umum seperti Prestige Image Motorcars. Sedangkan Untuk merek otomotif roda dua dimeriahkan oleh Astra Honda Motor (AHM), Benelli, Husqvarna, Italjet, KTM, Kawasaki, Selis, Royal Enfield, Yamaha, hingga asosiasi PAHAMI serta puluhan brand aftermarket.








