EconomicReview-Kasus investasi ilegal atau investasi bodong terus bermunculan di tengah kenaikan jumlah investor retail yang didominasi kalangan anak muda atau pemula. Bahkan masyarakat sempat digegerkan dengan kasus investasi ilegal yang meraup dana kelolaan hingga ratusan milyar.
Tentu saja banyak pihak yang dirugikan karena kejadian ini, tidak tanggung-tanggung bahkan ada investor perorangan yang rugi hingga ratusan juta. Lantas apakah generasi millennial harus takut untuk berinvestasi?
Tentu saja tidak, karena investasi jika dilakukan dengan pengetahuan yang cukup dan menyesuaikan dengan profil resiko calon investor sangat banyak manfaatnya. Investasi bisa membuat Anda menghindari tekanan inflasi yang tiap tahun terjadi. Berinvestasi sedini mungkin juga membuat Anda dapat memanfaatkan efek compounding demi mendorong nilai uang Anda ke depannya.
Universitas Bakrie berkolaborasi dengan PT Surya Timur Alam Raya Asset Management (PT STAR AM) mengadakan seminar edukasi bertema “Mengenal Investasi : Perbedaan Investasi Legal dan Ilegal”. Webinar yang dihadiri oleh mahasiswa dan dosen ini bertujuan untuk mendukung literasi dan inklusi pasar modal yang merata ke segala segmen.
Webinar ini dibuka oleh perwakilan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Mirana Hanathasia, MMediaPrac, sebagai moderator. Acara ini juga menghadirkan pemateri sekaligus narasumber yang ahli pada bidangnya yakni, Head of Institusional & Intermediary Business PT STAR AM, Kemal Fajri Mohsin.
Sesuai dengan tema besar acara, topik pembahasan yang diangkat pun berkisar edukasi bagaimana cara membedakan instrument investasi illegal dengan yang legal, pengetahuan dasar mengenai pasar modal dan reksa dana, hingga manfaat berinvestasi reksa dana bagi mahasiswa.
“Karakteristik investasi bodong, biasanya menawarkan profit tinggi dalam waktu singkat tanpa informasi yang jelas darimana sumber keuntungan berasal, mengajak investor untuk aktif merekrut anggota baru, dan yang paling utama Tidak Memiliki Izin dan Belum Terdaftar di OJK” Jelas Kemal saat menjelaskan bagaimana membedakan investasi bodong atau illegal dengan investasi aman.
“Jangan takut untuk berinvestasi, namun sebagai calon investor, mahasiswa juga harus bijak dan memilih instrument investasi yang sesuai dengan profil resiko, tentunya harus pelajari terlebih dahulu jenis investasinya. Dan yang utama, check dulu apakah perusahaan investasi tersebut terdaftar dan memiliki izin dari OJK!” Tandas Kemal.
Sejauh ini, sudah ada produk reksadana yang bisa dibeli dengan nominal mulai dari Rp10 ribu. Produk STAR AM sendiri juga dapat dibeli dengan mudah melalui APERD-APERD yang bekerjasama, mulai dari Rp. 100 ribu saja. Sebagai penutup, Kemal memperlihatkan video cara membeli investasi reksa dana STAR AM secara online melalui aplikasi Kelola Investasi yang dapat di download pada App Store dan Play Store.








