Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

KPPU: Lion Grup Satu-Satunya Maskapai yang Tidak Patuh Putusan MA

by Yusniar
September 21, 2024
in EKONOMI & BISNIS
131 3
0
KPPU: Lion Grup Satu-Satunya Maskapai yang Tidak Patuh Putusan MA
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Fanshurullah Asa menegaskan bahwa Lion Group sebagai satu-satunya maskapai penerbangan yang tidak patuh pada Putusan Mahkamah Agung (MA), terutama dalam melaporkan setiap perubahan kebijakan tarifnya kepada KPPU.

Atas ketidakpatuhan ini, KPPU menduga adanya perbuatan praktik monopoli atau persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan Lion Group. KPPU pun berinisiatif untuk mulai melakukan penyelidikan awal atas perusahaan tersebut. Langkah cepat ini diputuskan KPPU dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada Kamis (18/9/2024) di Kantor Pusat KPPU Jakarta.

Sebagaimana diketahui, KPPU telah memutus Perkara No. 15/KPPU-I/2019 terkait adanya pelanggaran pasal 5 dan pasal 11 Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 yang dilakukan 7 Terlapor berkaitan dengan jasa angkutan udara niaga berjadwal penumpang ekonomi dalam negeri pada 22 Juni 2020.

Perkara tersebut melibatkan PT Garuda Indonesia (Persero), PT Citilink Indonesia, PT Sriwijaya Air, PT NAM Air, PT Batik Air, PT Lion Mentari, dan PT Wings Abadi. Dalam Putusan, KPPU menjatuhkan sanksi berupa perintah kepada para Terlapor untuk memberitahukan secara tertulis kepada KPPU setiap kebijakan yang akan berpengaruh terhadap peta persaingan usaha, harga tiket yang dibayar oleh konsumen, dan masyarakat selama 2 tahun, sebelum kebijakan tersebut diambil.

Putusan tersebut kemudian diajukan keberatan hingga kasasi di Mahkamah Agung (MA). Terakhir, MA memenangkan KPPU melalui Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 1811 K/Pdt.SusKPPU/2022.

Untuk melaksanakan Putusan MA tersebut, KPPU telah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Putusan sejak September 2023. Pada Maret 2024, KPPU telah beberapa kali memanggil ketujuh maskapai yang menjadi Terlapor dalam Putusan a quo dan meminta dokumen-dokumen yang diperlukan dalam rangka pengawasan Putusan tersebut.

KPPU juga telah memanggil dan meminta data yang relevan dari stakeholder terkait, serta pihak lain yang terkait dengan jasa angkutan udara. Namun dari ketujuh Terlapor tersebut, Terlapor yang merupakan bagian dari PT Lion Group, yakni PT Batik Air, PT Lion Mentari, dan PT Wings Abadi tidak hadir memenuhi panggilan KPPU.

Tak hanya itu, mereka juga tidak kooperatif dalam memberikan keterangan dan dokumen yang diminta. Sehingga dinilai bahwa maskapai di bawah bendera PT Lion Group tersebut, tidak mematuhi Putusan MA.

“KPPU mencurigai adanya praktik monopoli atau persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Lion Group dibalik pengabaian atas Putusan MA tersebut,” ujar Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Fanshurullah Asa berdasarkan informasi yang diterima Sabtu (21/9).

Karena itu, KPPU bergerak cepat dengan memutuskan untuk memulai penyelidikan awal atas PT Lion Group. KPPU juga akan melakukan pemanggilan kembali kepada para Terlapor, serta PT Air Asia Indonesia untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan mendalam, serta melacak potensi pelanggaran pada industri penerbangan domestik.

PT Air Asia Indonesia akan dipanggil senin depan dalam kapasitasnya sebagai maskapai yang berada di pasar yang sama dengan ketujuh Terlapor.

Previous Post

HUT PERPINA Ke 5 Usung Perempuan Berperan Penting Menuju Indonesia Emas

Next Post

Zebra: 25% Manufaktur di Asia Pasifik Capai Visibilitas Produksi secara Real Time

Related Posts

Uncategorized

L'histoire fascinante des casinos un voyage à travers le temps

April 12, 2026
Uncategorized

Gambling Myths Busted: The Truth Behind the Illusions

April 12, 2026
Uncategorized

Sự khác biệt giữa cờ bạc online và offline Nên chọn hình thức nào

April 12, 2026
Uncategorized

The Historical Evolution of Casinos From Ancient Times to the Modern Era

April 11, 2026
Uncategorized

Les casinos un guide complet pour tout savoir sur leur fonctionnement et leurs jeux

April 11, 2026
Uncategorized

Kasinopelaamisen syvällinen opas edistyneet vinkit ja strategiat

April 10, 2026
Next Post
Zebra: 25% Manufaktur di Asia Pasifik Capai Visibilitas Produksi secara Real Time

Zebra: 25% Manufaktur di Asia Pasifik Capai Visibilitas Produksi secara Real Time

Recent Posts

  • L'histoire fascinante des casinos un voyage à travers le temps
  • Gambling Myths Busted: The Truth Behind the Illusions
  • Sự khác biệt giữa cờ bạc online và offline Nên chọn hình thức nào
  • The Historical Evolution of Casinos From Ancient Times to the Modern Era
  • Les casinos un guide complet pour tout savoir sur leur fonctionnement et leurs jeux
  • Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun
  • Tepat Dua Tahun Warung Pangan PPI Perluas Hingga Pasar Tradisional
  • Coal Blending Facility, Solusi Permasalahan Kewajiban DMO Batubara
  • Rilis IOS 17.2, Iphone Perkenalkan Fitur Video Spasial

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored