Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Lembaga Internasional Ramai-ramai Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

by Yusniar
July 28, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
127 10
0
Lembaga Internasional Ramai-ramai Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Prediksi ini muncul setelah melihat kondisi Indonesia yang masih berkutat dengan pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai bahkan ada kecederungan pasien positif Covid-19 terus naik. Akibatnya, sejumlah lembaga internasional ini memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar 3-4 persen untuk Semester II Tahun 2021.  

Bahkan Asian Development Bank (ADB) dalam laporan terbaru bertajuk “Asian Development Outlook Supplement – July 2021” memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini hanya 4,1%. Proyeksi tersebut turun dari prediksi sebelumnya yang sebesar 4,5%.

Perubahan prediks ADB ini didasarkan pada kondisi pandemi di Indonesia. Sejak terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19 pada akhir Juni, masyarakat yang terpapar Covid-19 meningkat pesat. Kondisi ini menyebabkan pemerintah menerapkan pembatasan aktivitas ketat (PPKM) sejak 3 Juli hingga 20 Juli dan diperpanjang sampai awal Agustus 2021.

Dengan diberlakukan PPKM secara ketat ini tentu akan menghambat proses pemulihan ekonomi nasional. Tampaknya pemerintah perlu mendorong pemulihan ekonomi ini dengan adanya kebijakan fiskal yang suportif dan permintaan ekspor yang meningkat.

Sejalan dengan ADB, Bank Dunia juga memproyeksi bahwa perekonomian nasional hanya tumbuh 4,4% dan baru akan mencapai 5% pada 2022. Meski meningkat, ada catatan khusus Bank Dunia bahwa pertumbuhan ekonomi tak serta merta membuka lapangan pekerjaan bagi sektor-sektor tertentu.

Tak mau ketinggalan, IMF juga menyampaikan prediksinya. Lembaga keuangan internasional memprediksi ekonomi Indonesia pada 2021 sebesar 4,3% atau lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi global. Bahkan IMF menegaskan bahwa perekonomian nasional tumbuh lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN-5.

Sedangkan untuk tahun 2022, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berkisar 5,8% atau lebih tinggi dibandingkan dengan rerata pertumbuhan ekonomi global.

Sementara itu, Center of Reform on Economics (CORE) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan ada di kisaran 2,5% sampai 3,5% sepanjang 2021. Kondisi ini disebabkan ketidakpastian ekonomi yang menghambat kembali pertumbuhan ekonomi. Akibatnya, pertumbuhannya tidak bisa mencapai di kisaran 4,5% sampai 5,3% sesuai prediksi pemerintah.

Previous Post

Iman dan Imun Jadi Solusi Hadapi Pandemi

Next Post

Besar, Potensi Industri Material untuk Topang Sektor Infrastruktur

Related Posts

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
BERITA TERKINI

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026

July 4, 2026
Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
BERITA TERKINI

Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi

July 4, 2026
Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
BERITA TERKINI

Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia

June 20, 2026
Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
Next Post
Besar, Potensi Industri Material untuk Topang Sektor Infrastruktur

Besar, Potensi Industri Material untuk Topang Sektor Infrastruktur

Recent Posts

  • BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
  • Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
  • Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Wagub DKI : Vaksinasi DKI Jakarta Tak Terbatas Zonasi
  • Direktur Keuangan dan TI Bank Sumut Arieta Aryanti Raih Penghargaan Indonesia Woman Leader 2024
  • Kolaborasi dengan Chef Turki, Bittersweet by Najla siap Berinovasi
  • Transformasi Strategis Bank KB Bukopin dalam Mewujudkan Visi dan Misi Baru

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored