EconomicReview – Setelah peluncuran Lexus UX 300e, mobil Lexus full listrik pertama, Lexus senantiasa akan mengembangkan teknologi untuk membawa visi Lexus Electrified lebih jauh ke masa depan. Lexus UX 300e yang baru saja diperkenalkan di Indonesia, merupakan sebuah luxury compact crossover SUV yang menggunakan baterai Lithium-ion yang dipadukan dengan Permanent Magnet Motor bertenaga 54.35 kWh.
Dengan jarak tempuh maksimal 300km (WLTP), Lexus UX 300e mampu memenuhi kebutuhan lifestyle pelanggan Lexus yang peduli akan lingkungan, ingin menikmati pengalaman berkendara secara unik dengan sebuah Battery Electric Vehicle (BEV), menikmati kehidupan ‘urban’ serta menghargai kepraktisan dan gaya hidup yang ditawarkan oleh Lexus UX.
Mobil listrik mewah yang pertama kali diluncurkan di Guangzhou International Automobile Exhibition ini merupakan tahap lanjutan dalam visi eletrifikasi dari Lexus. Sebuah langkah dalam mewujudkan masa depan yang bersih dan hijau untuk dunia. Visi dari teknologi ini makin terlihat dengan peluncuran Lexus LF-30 Electrified Concept.
Lexus LF-30 Electrified Concept merupakan gambaran model kendaraan premium masa depan. Eksteriornya adalah hasil sebuah visi canggih yang diharapkan akan menggambarkan masa depan desain BEV. Visi ini telah disalurkan kedalam unsur-unsur artistik yang menghasilkan bentuk mobil yang futuristik, dan interior yang secara tegas menjalin hubungan erat sistem mengemudi otonom dan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk mewujudkan pandangan dunia baru khas Lexus.
Konsep visi Lexus Electrified ini merupakan komitmen Lexus untuk terus memberikan kepuasan dan kenikmatan berkendara tanpa batas bahkan untuk generasi masa depan. Visi elektrifikasi global ini telah diperkenalkan sejak tahun 2004 dengan peluncuran Lexus RX 400h. Kendaraan mewah ini telah dilengkapi teknologi Lexus Hybrid Drive, sebuah kombinasi optimal diantara tenaga listrik dan bahan bakar yang menciptakan kendaraan ramah lingkungan dan hemat BBM yang dirancang untuk kemudahan dan kenyamanan.
Pada saat itu, Lexus RX 400h merupakan kendaraan pertama di luxury market yang mengadopsi self-charging hybrid dimana teknologi ini memiliki kemampuan untuk mengisi daya baterai dengan tenaga dari mesin dan pengereman.
Lima belas tahun setelah peluncuran Lexus Hybrid yang pertama, teknologi Lexus Hybrid Drive telah tersedia untuk sebagian besar model Lexus yang dijual saat ini. Terobosan terbaru untuk sistem Hybrid bernama Lexus Multi-Stage Hybrid System yang ditandai dengan peluncuran Lexus LC 500h di tahun 2017. Sistem ini merupakan generasi keempat Lexus Hybrid yang menggabungkan teknologi Hybrid dan dikombinasikan dengan transmisi empat percepatan. Kombinasi baru ini menghasilkan performa mengemudi sangat optimal, namun dengan konsumsi bahan bakar yang ekonomis. Lexus Multi-Stage Hybrid System juga terdapat di Lexus LS 500h
Di tahun 2019, Lexus telah menjual 1,5 juta mobil tipe Hybrid di dunia. Ini membuktikan bahwa Lexus memiliki kemampuan untuk membuat mobil dengan teknologi elektrifikasi dan Lexus bisa membuat mobil-mobil itu bertahan lama.
Lexus UX 300e diciptakan guna memperkuat esensi Lexus Electrified dimana kendaraan ini merupakan model pertama yang menggunakan penggerak full listrik untuk pertama kalinya. “Compact Luxury Crossover Lexus UX 300e merupakan kendaraan yang full bertenaga listrik pertama di Indonesia. Kami optimistis kehadiran Lexus UX 300e akan memberikan warna baru bagi industri otomotif, lifestyle, dan luxury market di Indonesia. Khususnya untuk para Lexus Enthusiasts yang sangat environmentally conscious,” kata Meinisa, General Manager Lexus Indonesia.
Ke depan, Lexus akan berupaya untuk terus menyediakan kendaraan yang bisa membuat pengendara merasa senang dan aman, namun juga tetap ramah lingkungan. Untuk mencapai tujuan ini, Lexus berencana untuk memperluas komitmennya memenuhi kebutuhan berbagai wilayah di seluruh dunia, termasuk pengembangan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV).








