Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Menparekraf Mulai Galakkan Kampanye #KembaliKeBioskop

by Yusniar
May 31, 2021
in BERITA TERKINI, SOSIAL & BUDAYA
130 7
0
Menparekraf Mulai Galakkan Kampanye #KembaliKeBioskop
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menggelar acara nonton bareng film “Tjoet Nja’ Dhien” (1988) yang sebelumnya telah menjalani proses restorasi menyeluruh di Belanda.

Proses restorasi dilakukan dengan mentransformasi film dari pita seluloid ke DCP (Digital Cinema Package) sehingga gambar lebih bersih dan detail serta warna semakin tajam. Durasi film yang sebelumnya 130 menit juga dipangkas menjadi 106 menit karena berbagai pertimbangan teknis.

Usai acara nonton bareng film “Tjoet Nja’ Dhien” di Plaza Senayan XXI Jakarta pada Minggu (30/5/2021) yang dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, acara nonton bareng ini selain sebagai cara untuk merayakan kembali pencapaian salah satu film terbaik karya anak bangsa, juga merupakan bagian dari menggalakkan kampanye #KembaliKeBioskop.

“Film ini awalnya sempat mengalami kesulitan (keuangan) dalam proses produksinya. Tapi dengan kepemimpinan Pak Eros (Eros Djarot sebagai sutradara) bisa terselesaikan semuanya. Ini merupakan bentuk perjuangan Pak Eros, yang dengan segala keterbatasannya berhasil menghadirkan satu film yang sangat epik, terbukti berhasil mendapatkan delapan Piala Citra,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Selain Eros Djarot, turut hadir dalam kesempatan ini, aktris Christine Hakim sebagai pemeran Tjoet Nja’ Dhien, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Neil El Himam, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Periode 2011-2014 Sapta Nirwandar, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu, serta sejumlah tokoh dan komunitas Aceh.

Menparekraf menjelaskan, #KembaliKeBioskop merupakan program kampanye yang tidak hanya untuk meningkatkan kembali industri perfilman termasuk bioskop, tapi juga bentuk keberpihakan kepada film-film nasional. “Ada puluhan ribu masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari industri perfilman. Kita harus hadir dengan kebijakan yang berpihak. Tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu,” kata Sandiaga.

Sandiaga menambahkan, dalam mendukung film sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif, pihaknya juga tengah menyiapkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khusus sektor perfilman. Selain kampanye #KembaliKeBioskop, ada program berupa kampanye promosi film Indonesia dengan memberikan program khusus seperti buy one get one atau program diskon lainnya.

Terakhir, Kemenparekraf/Baparekraf tengah menyiapkan stimulus untuk produksi film berkualitas yang memiliki nilai-nilai ke-Indonesiaan seperti keberagaman serta nilai-nilai persatuan. “Nantinya akan ada kurator yang menentukan film apa yang akan diberikan bantuan untuk produksinya,” kata Sandiaga.

Menparekraf ingin insan perfilman tetap yakin bahwa pemerintah khususnya Kemenparekraf/Baparekraf tidak akan pernah meninggalkan perjuangan untuk industri perfilman. “Seperti value yang diperlihatkan dalam film ‘Tjoet Nja’ Dhien’ yang pantang menyerah sampai titik darah penghabisan. Saya juga mengingatkan bahwa saat ini kita masih dalam situasi pandemi sehingga disiplin protokol kesehatan harus dapat terus dijalankan dengan baik,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Neil El Himam, menjelaskan, program PEN khusus perfilman saat ini tengah dalam tahap finalisasi dengan mempersiapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis agar program tersebut dapat dilaksanakan sesegera mungkin. “Program PEN untuk perfilman itu ditargetkan dapat berjalan di tahun ini. Karena bentuknya bantuan pemerintah, maka harus benar-benar memperhatikan sisi akuntabilitas dari program tersebut,” kata Neil El Himam.

Selain itu, Kemenparekraf/Baparekraf dikatakan Neil juga akan terus menjalankan program-program lain dalam upaya pendampingan dan peningkatan kualitas pelaku di sektor perfilman. “Salah satunya Scene yang merupakan program inkubasi penulisan skenario untuk OTT, TV dan film series atau web series. Tahun ini rencananya akan kami tingkatkan dan perluas jangkauannya juga untuk film layar lebar,” kata Neil.

Previous Post

“Pulisia” Nama Bayi Gajah TSI dari Sandiaga Uno

Next Post

Bank Syariah Indonesia Fasilitasi Layanan Perbankan Syariah PLN

Related Posts

EUDR Tak Halangi Penggunaan Produk Furnitur Berkualitas
Uncategorized

EUDR Tak Halangi Penggunaan Produk Furnitur Berkualitas

September 28, 2026
Mekari Jurnal Dorong Bisnis Beralih dari‎ Kontrol Stok ke Profitabilitas
FINANSIAL

Mekari Jurnal Dorong Bisnis Beralih dari‎ Kontrol Stok ke Profitabilitas

September 17, 2026
Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company
BERITA TERKINI

Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company

August 21, 2026
Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company
BERITA TERKINI

Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company

August 21, 2026
Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik
BERITA TERKINI

Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik

August 21, 2026
Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award
BERITA TERKINI

Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award

August 21, 2026
Next Post
Bank Syariah Indonesia Fasilitasi Layanan Perbankan Syariah PLN

Bank Syariah Indonesia Fasilitasi Layanan Perbankan Syariah PLN

Recent Posts

  • EUDR Tak Halangi Penggunaan Produk Furnitur Berkualitas
  • Mekari Jurnal Dorong Bisnis Beralih dari‎ Kontrol Stok ke Profitabilitas
  • Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company
  • Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company
  • Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik
  • Sah! MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS
  • Ketat Jaga Risk Manajemen, Maybank Finance Kembali Raih Penghargaan Indonesia Enterprise Risk Management Award 2025
  • Terapkan GCG, BPR Sukabumi Jadi Mitra Usaha Andalan Masyarakat
  • KKP Bersama Kemenkop UKM Kembangkan Konsep Smart Fisheries Village

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored