Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Pentingnya Dukungan bagi Nelayan Skala Kecil Atasi Dampak Perubahan Iklim

by Corry
October 28, 2020
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
137 3
0
Pentingnya Dukungan bagi Nelayan Skala Kecil Atasi Dampak Perubahan Iklim
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Indonesia menempati urutan kedua negara dengan panjang garis pantai terpanjang diantara 198 negara, menurut The World Factbook, menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya sumber daya kelautan, keanekaragaman hayati & non hayati. Oleh sebab itu Pemerintah mencanangkan pembangunan berhaluan kelautan dengan menjadi poros maritim dunia.

Salah satu programnya adalah dengan meningkatkan pemberdayaan, daya saing, dan kemandirian dalam menjaga keberlanjutan usaha kelautan dan perikanan. Upaya ini tak bisa dilepaskan dari peran para nelayan skala kecil untuk menjaga wilayah laut beserta ekosistemnya agar tetap lestari dan perlu mendapat dukungan berbagai pihak.

Salah satunya disampaikan Head of Division, International Climate Finance, Federal Ministry for the Environment, Nature Conservation and Nuclear Safety, Norbert Goriben. “Sebagai salah satu negara kepulauan yang besar, Indonesia perlu mendapatkan perhatian dan Jerman telah mendanai proyek sejak 2008 untuk mencegah perubahan iklim dan melindungi keanekaragaman hayati,” ujarnya pada webinar “Perikanan Skala Kecil di Garis Depan”, (28/10).

Dilanjutkannya, upaya menjadikan sektor perikanan skala kecil dalam persektif mitigasi krisis iklim, bisa berdampak untuk kelestarian lingkungan dan membantu pemulihan perekonomian. “Perlu inisiatif untuk mendorong adaptasi perubahan iklim seperti adanya akses teknologi ramah lingkungan, Bayangkan, para nelayan kehilangan lebih dari 36 persen tangkapan ikan karena kurangnya penyimpanan,” imbuh Norbert Goriben.

Itulah yang dialami La Ode Sidiq Izhan perwakilan nelayan di pesisir wilayah Sulawesi Tenggara. “Selain cuaca, ketersediaan pendingin es perlu dioptimalkan agar pemasaran juga meningkat, sebab tiap nelayan butuh 20 kg es per hari,” katanya.

Sementara Staf Dinas Perikanan Kabupaten Muna, Ramadan menambahkan, selama ini dinas perikanan setempat telah memberikan bantuan kepada para nelayan seperti alat tangkap ikan ramah lingkungan. “Kami juga mengedukasi mereka terkait kawasan larang ambil, yaitu tempat ikan bertelur sehingga ikannya bisa menuju kawasan yang dikelola masyarakat,” terangnya.

Head of Sub-Division for Program and Statistic Data, Marine Affairs and Fisheries Southeast Sulawesi Provincial Office, Lely Fajriah menyebut sebanyak 80 persen masyarakat pesisir di kawasan Sulawesi Tenggara itu adalah nelayan tangkap skala kecil. “Pemerintah perlu terus mendukung kebijakan yang melindungi dan memberdayakan mereka melalui berbagai pendekatan pengembangan perikanan berbasis ekosistem lingkungan.

Principal Advisor Electrification Through RE, GIZ, Frank Stegmueller mengatakan bahwa sebuah inisiatif energi yang berkelanjutan sedang digarap bersama masyarakat di daerah terpencil pesisir di wilayah Indonesia. “Inovasi teknologi hijau ini diharapkan bisa memperkuat posisi nelayan kecil terhadap pasar, meningkatkan pendapatan di daerah dan menurunkan emisi karbon, seperti pemanfaatan energi panel surya untuk produksi es sebagai media pendingin hasil tangkapan nelayan, “jelasnya.

Previous Post

Sharp Greenerator Fest 2019 Garapan Sharp Raih Penghargaan di Hari Sumpah Pemuda 2020

Next Post

Sinergi BNI Syariah & PP Sosialisasikan Perencanaan Persiapan Berhaji

Related Posts

The Day
BERITA TERKINI

The Day

May 20, 2026
REGISTER NOW
BERITA TERKINI

REGISTER NOW

May 19, 2026
50TH IVA CONVEX 2026
BERITA TERKINI

50TH IVA CONVEX 2026

May 13, 2026
IVA CONVEX 2026
BERITA TERKINI

IVA CONVEX 2026

May 13, 2026
Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
BERITA TERKINI

Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion

May 13, 2026
Measuring the Investment Competitiveness ofIndonesia’s Oil and Gas Sector
BERITA TERKINI

Measuring the Investment Competitiveness ofIndonesia’s Oil and Gas Sector

May 8, 2026
Next Post
Sinergi BNI Syariah & PP Sosialisasikan Perencanaan Persiapan Berhaji

Sinergi BNI Syariah & PP Sosialisasikan Perencanaan Persiapan Berhaji

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Foto Tokoh Golkar di Jet Bus “Istimewa”, Dedikasi Henry Indraguna Kerja untuk Indonesia
  • China : Pendukung Garis Keras Kemerdekaan Taiwan, Hukuman Mati
  • PJ Gubernur DKI : Cuaca Ekstrem, Sebaiknya Perkantoran Terapkan WFH
  • Menjelang Libur Panjang, KAI Perpanjang Rangkaian & Tambah Perjalanan

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored