Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Perlunya Tingkatan Pemahaman Publik dan Upaya Cegah Online Scamming

by Yusniar
July 25, 2023
in BERITA TERKINI, SOSIAL & BUDAYA
134 1
0
Perlunya Tingkatan Pemahaman Publik dan Upaya Cegah Online Scamming
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Peningkatan jumlah kasus online scamming di Kawasan Asia Tenggara dalam tiga tahun terakhir yang menjerat banyak korban WNI sangat menghawatirkan.

Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Andy Rachmianto mengatakan bahwa pelindungan WNI di luar negeri merupakan salah satu prioritas Pemerintah yang berlaku bagi setiap WNI. Hal ini termasuk yang menjadi korban modus online scamming yang jumlah kasusnya meningkat hingga delapan kali lipat dalam tiga tahun terakhir.

“Mahasiswa sering menjadi target kejahatan ini. Pasalnya, karakter korban kejahatan ini berbeda dari korban eksploitasi dan perdagangan orang pada umumnya. Para korban rata-rata berusia produktif, berpendidikan, pencari kerja, dan orang yang memahami teknologi,” katanya dalam seminar dan diskusi publik bertajuk “Pencegahan Kasus Online Scamming dan Pelindungan WNI di Luar Negeri” belum lama ini.

Kegiatan diskusi yang digelar di Gedung Pasca Sarjana Universitas Negeri Yogyakarta belum lama ini, diharapkan dapat menambah pemahaman para peserta khususnya dari kalangan mahasiswa. Dapat berperan aktif meningkatkan pemahaman masyarakat untuk tidak terjerat pada kejahatan dengan modus online scamming ini.

Pesatnya peningkatan kasus online scamming memerlukan pemahaman dan pendekatan dari berbagai aspek dan level dengan mempertimbangkan sifat dari kejahatan yang memanfaatkan teknologi dan proses perekrutan yang tidak mengenal batas negara. Karena itu, peran dari berbagai kepentingan baik di dalam dan luar negeri menjadi sangat krusial.

Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai narasumber dari Ditjen Protokol dan Konsuler Kemlu, UNY, dan Lembaga terkait dan dihadiri 130 peserta dari kalangan akademisi dan perwakilan dinas terkait di daerah. Pembicara pada kegiatan terdiri dari Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha, Prof. Edi Purwanta dan Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler, Duta Besar Andy Rachmianto, Direktur PWNI Judha Nugraha, Penyidik Madya Tingkat II Bareskrim Polri, KBP Burkhan Rudi Satria, dan anggota Komnas Ham Anis Hidayah.

Beberapa hal yang dibahas dalam diskusi antara lain: perlu adanya penyelesaian kerentanan dan pemberian insentif bagi korban online scamming maupun TPPO agar bersedia mengikuti seluruh proses peradilan. Pasalnya, selama ini banyak korban yang tidak mau melaporkan kasus yang dialaminya karena adanya ancaman, rasa malu, dan juga karena pelaku berasal dari lingkaran terdekat korban. Faktor ekonomi yang menjadi push factor orang-orang terjerumus ke dalam modus online scam merupakan salah satu tantangan terberat yang harus dihadapi.

Kegiatan diskusi publik diawali dengan Focus Group Discussion bertajuk: Trapped in Deceit: Responding to the Trafficking in Persons Fuelling the Expansion of Southeast Asia’s Online Scam Centres yang berlangsung pada 20 Juli 2023. Diskusi membahas Policy Brief Bali Process Regional Support Office menghadirkan penanggap dari Bali Process Regional Support Office, Kantor Staf Presiden, Badan Pemeriksa Keuangan, Kejaksaan Agung, Kementerian Sosial, Kementerian Tenaga Kerja, Komnas HAM, serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

Tags: KemluOnline scammingTPPO
Previous Post

PERSAJA Gelar Seminar Potensi Anak Diikuti 600 Pelajar Se-DKI Jakarta

Next Post

Kini, Puluhan Ribu Rumah Tangga di Jawa Timur Nikmati Pasang Listrik Gratis

Related Posts

No Content Available
Next Post
Kini, Puluhan Ribu Rumah Tangga di Jawa Timur Nikmati Pasang Listrik Gratis

Kini, Puluhan Ribu Rumah Tangga di Jawa Timur Nikmati Pasang Listrik Gratis

Recent Posts

  • Sebagai Penggerak Ekonomi Pesisir, Nelayan Butuh Dukungan Asuransi
  • SIARAN PERS KONGRES WANITA INDONESIA (KOWANI)
  • Qanitha Himazova Designing Without Limits: Ketika Kreativitas dan Perupa Jadi Bahasa Inklusi anak Gen Z
  • Peresmian PEWIBI oleh Menteri Kebudayaan RI – Fadli Zon
  • Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
  • Dermaline Mesotherapy Solusi Cantik Untuk Semua Jenis Kulit
  • Langkah Efisiensi, Garuda Pangkas 237 Rute Jadi 140
  • Kementerian PUPR Siapkan Tambahan RS Darurat COVID-19 di 7 Kawasan Perkotaan
  • Brantas Abipraya Rebut Penghargaan Indonesia GCG Award 2024 untuk Kategori Non-Bank

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored