EconomicReview – Penghargaan Indonesia CSR Awards ke-4 2021 diberikan kepada PT Polytama Propindo sebagai perusahaan yang memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan masyarakat sekitar dan lingkungan. Polytama Propindo dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Petrokimia sebagai penghasil resin polipropilena. Ini merupakan satu-satunya perusahaan penghasil bijih plastik dalam bentuk Granule di Asia.

Ada dua penghargaan yang diraih Polytama Propindo. Pertama, 2nd The Best CSR of The Year 2021 untuk kategori Private Company – National Industry. Kedua, Dwinanto Kurniawan, GM Corporate Secretary PT Polytama Propindo yang menerima penghargaan The Best Indonesia – CSR Senior Leader 2021 untuk kategori Private Company – National Industry.
Penganugerahan penghargaan digelar secara offline dari Prama Sanur Beach Hotel, Denpasar, Bali serta secara online melalui aplikasi zoom dengan mengusung tema “CSR & Business Sustainability” Awakening During The Covid-19, Pandemic 2021.
Sejumlah dewan juri untuk penghargaan ICSRA IV 2021 ini melibatkan antara lain dosen S3 FEB Universitas Trisakti Ayu Ekasari, dosen IPMI International Business Schoo Eka Sri Dana Afriza, Sekjen International Society of Sustainability Professional/ISSP Maria Dian Nurani), Wakil Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Ade Suryanti, danWakil Rektor Universitas Pelita Bangsa M Hatta Fahamsyah.

Diraihnya penghargaan ini merupakan apresiasi dan pencapaian membanggakan bagi Polytama karena inovasi dalam implementasi CSR sebagai tanggungjawab sosial perseroan dinilai berhasil dan mengapresiasi. Penghargaan juga diberikan karena kebijakan dan strategi CSR yang dijalankan telah selaras dengan strategi bisnis perusahaan atau telah mengadopsi konsep Creating Shared Value (CSV).
Ada inisiatif CSR yang dijalankan sebagai program yang dinilai membanggakan oleh manajemen dan layak direkomendasikan ke perusahaan lain. Tentu saja, masih ada sejumlah program CSR lainnya. Terkait program CSR yang membanggakan itu, pertama, Indramayu Management Sampah Zero atau I-MASARO. Ini program CSR di bidang lingkungan berupa pengelolaan sampah menjadi zero waste yang telah dirintis sejak tahun 2017. Pengolahan sampah dengan menggunakan mesin insinerator & pirolisator yang mencapai 700 kg/bulan.
Kedua, poggram Taman KEHATI. Program CSR di bidang lingkungan dalam hal konservasi keanekaragaman hayati (flora dan fauna) di wilayah Indramayu. Program ini mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar dalam pengelolaannya. Tercatat, 20 orang terlibat dalam pembangunan infrastruktur Taman Kehati. Bahkan sudah ada 8 orang telah menerima manfaat pelatihan, sertifikat Ahli Penangkaran Rusa di Taman Kehati. Ke depan, Taman KEHATI ini akan menjadi Kawasan Eduwisata.








