Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

RUU Siap Ditandatangani Presiden Joe Biden, TikTok Terancam Diblokir di Amerika Serikat

by Opi
April 22, 2024
in GAYA HIDUP, KEBIJAKAN
129 6
0
RUU Siap Ditandatangani Presiden Joe Biden,   TikTok Terancam Diblokir di Amerika Serikat
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Pemerintah Amerika Serikat tidak main-main dengan ancaman pemblokiran aplikasi video TikTok milik China. Dikutip dari CNA, RUU (Rancangan Undang Undang) larangan TikTok sudah disetujui anggota kongres Amerika Serikat pada 20 April, dan siap ditandangani oleh Presiden Joe Biden untuk selanjutnya resmi berlaku sebagai Undang Undang.

Ada dua pilihan yang disodorkan pemerintah Amerika Serikat. Pertama, TikTok harus mendirikan perusahaan sendiri (divestasi) di Amerika Serikat. Perusahaan ini terpisah dari Bytedance yang merupakan perusahaan induk TikTok di China. Dan jika poin pertama tidak dilakukan, maka TikTok akan diblokir di Negeri Paman Sam. Itu artinya pengguna platform TikTok di Amerika Serikat tidak bisa mengakses konten TikTok lagi secara permanen.
RUU tersebut mendapat reaksi keras dari TikTok.

Perusahaan asal China itu menyebut kongres Amerika Serikat menekan hak kebebasan berbicara 170 juta warganya—yang merupakan pengguna aktif TikTok, tujuh juta pelaku bisnis, dan menutup platform yang setiap tahunnya menyumbang pemasukan 24 miliar dolar AS untuk perekonomian negara
adidaya tersebut.

RUU Pembatasan TikTok ini disetujui kongres Amerika Serikat setelah mereka meloloskan bantuan tambahan untuk Ukraina, Israel, dan Taiwan. Karena itulah TikTok juga menuduh Amerikas Serikat ‘berlindung’ di balik bantuan kemanusiaan. Untuk diketahui, jumlah pengguna aktif TikTok di Amerika Serikat adalah yang terbanyak di dunia menurut riset DataReportal. Adapun Indonesia berada di peringkat kedua dengan total
pengguna 126,8 juta per awal tahun 2024.

Amerika Serikat memberikan waktu enam bulan dan tambahan tiga bulan untuk TikTok melaksanakan perintah Undang Undang Pembatasan TikTok.
Jika memang TikTok membuat perusahaan baru di Amerika Serikat, dipastikan ByteDance sebagai perusahaan induk akan merugi karena tidak bisa mengakses algoritma yang menyajikan video sesuai minat dan kesukaan para pengguna. Selama ini diketahui bahwa algoritma TikTok itulah yang menjadi kunci melejitnya platform ini hanya dalam waktu lima tahun.

Tags: #JoeBiden#tiktok#tiktokblokir
Previous Post

Tren Operasi Plastik di Korea Makin ‘Menggila’, Kali Ini Giliran Memperbesar Pupil Mata

Next Post

Dibanderol dengan Harga 22 Juta, Motor Listrik Tangkas X7 New Hadir untuk Penggemar Motor Bongsor

Related Posts

Presiden Prabowo Subianto Bertemu Presiden Joe Biden di Gedung Putih
BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Subianto Bertemu Presiden Joe Biden di Gedung Putih

November 13, 2024
Next Post
Dibanderol dengan Harga 22 Juta, Motor Listrik Tangkas X7 New Hadir untuk Penggemar Motor Bongsor

Dibanderol dengan Harga 22 Juta, Motor Listrik Tangkas X7 New Hadir untuk Penggemar Motor Bongsor

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Foto Tokoh Golkar di Jet Bus “Istimewa”, Dedikasi Henry Indraguna Kerja untuk Indonesia
  • China : Pendukung Garis Keras Kemerdekaan Taiwan, Hukuman Mati
  • PJ Gubernur DKI : Cuaca Ekstrem, Sebaiknya Perkantoran Terapkan WFH
  • Menjelang Libur Panjang, KAI Perpanjang Rangkaian & Tambah Perjalanan

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored