Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Sejarah Baru Perundingan Dagang antara Indonesia dengan Negara Kawasan Teluk

by Yusniar
September 8, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
133 2
0
Penguatan Hubungan Indonesia – UAE Buka Peluang Investasi Sejumlah Sektor
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Sejarah telah ditorehkan menyusul telah dilaksanakan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (IUEA-CEPA) pada 2-4 September 2021 di Bogor, Jawa Barat.

Perundingan yang berlangsung produktif ini sebagai upaya bagi kedua negara untuk meningkatkan perdagangan dan investasi. Peningkatan kinerja kedua sektor tersebut sangat diperlukan di tengah upaya pemulihan ekonomi saat pandemi Covid-19.

“Hasil perundingan putaran pertama akan ditindaklanjuti dengan pertemuan-pertemuan teknis dan intersesi untuk membahas potensi kerja sama yang dapat dilakukan, misalnya dalam hal dukungan terhadap industri kecil dan menengah, niaga elektronik, dan pengembangan industri halal,” ungkap Mendag Lutfi.

Pelaksanaan Putaran Pertama Perundingan IUAE-CEPA ini juga telah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo oleh kedua Menteri saat kunjungan kehormatan Menteri Thani Al Zeyoudi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9). “Presiden RI menyambut sangat positif dimulainya perundingan CEPA antara kedua negara dan berharap agar perundingan IUAE-CEPA dapat dirampungkan dalam kurun waktu satu tahun,” kata Mendag Lutfi.

Sementara itu, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono menyatakan, perundingan IUAE-CEPA mencatatkan sejarah baru sebagai perundingan dagang bilateral pertama Indonesia dengan negara di kawasan Teluk. “Arti penting UEA bagi Indonesia adalah sebagai hub strategis untuk mempenetrasi pasar di negaranegara kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Eropa,” ujarnya.

UEA merupakan salah satu negara tujuan pasar ekspor nontradisional Indonesia yang menjadi hub perdagangan internasional di kawasan Timur Tengah. Bagi UEA, IUAE-CEPA menjadi perundingan dagang bilateral pertama dengan mitra dagangnya di kawasan Asia.

Sepuluh Kelompok Kerja IUAE-CEPA

Pada perundingan putaran pertama IUAE-CEPA, Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Perundingan Bilateral Kemendag Ni Made Ayu Marthini. Sedangkan Delegasi UEA dipimpin Assistant Undersecretary International Trade Affairs Sector, Ministry of Economy of UAE, Juma Al Kait.

Made menjelaskan, Perundingan IUAE-CEPA mencakup 17 bab dan pembahasannya dibagi dalam sepuluh kelompok kerja (working groups). Kesepuluh kelompok kerja tersebut yaitu perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, ketentuan asal barang, prosedur kepabeanan dan fasilitasi perdagangan, kerja sama ekonomi (termasuk UKM), kekayaan intelektual, ketentuan legal dan isu institusional, pengadaan barang pemerintah, serta halal dan ekonomi syariah.

“Setelah perundingan, kedua delegasi saling memahami kebijakan dan posisi masing-masing dan menyepakati sejumlah langkah tindak lanjut perundingan pertama yang akan dibahas pada perundingan putaran berikutnya. Pertemuan teknis dan intersesi akan digelar untuk saling memberi klarifikasi dan melanjutkan diskusi mengenai potensi-potensi kerja sama,” kata Made.

Pada perundingan pertama ini, kedua Ketua Delegasi juga telah menandatangani  ToR Perundingan IUAE-CEPA. ToR ini merupakan dokumen yang akan menjadi pedoman bagi kedua delegasi dalam menjalankan perundingan IUAE-CEPA. Kedua negara sepakat untuk melaksanakan perundingan putaran kedua IUAE-CEPA di bulan Oktober 2021.

Selain Kemendag, delegasi Indonesia juga diperkuat oleh perwakilan dari sejumlah kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Kementerian Luar Negeri, Kementerian Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Agama, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Standardisasi Nasional, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), serta Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Total perdagangan Indonesia–UEA pada 2020 tercatat sebesar US$ 2,93 miliar, dengan nilai ekspor Indonesia ke UEA pada 2020 sebesar US$ 1,24 miliar dan impor Indonesia dari UEA tercatat sebesar US$ 1,68 miliar. Komoditas ekspor utama Indonesia ke UEA antara lain minyak sawit, perhiasan, tabung dan pipa besi, mobil dan kendaraan bermotor, serta kain tenun sintetis. Komoditas impor utama Indonesia dari UEA di antaranya produk setengah jadi besi atau baja, hidrokarbon acyclis,aluminium tidak ditempa, logam mulia koloid, dan polimer propilena.

Previous Post

MUI Belum Kaji Kehalalan Vaksin Moderna

Next Post

Indonesia-Tiongkok Mulai Implementasi Transaksi Bilateral dengan Mata Uang Lokal

Related Posts

Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026
BERITA TERKINI

Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026

August 21, 2026
BCA Boyong 4 Penghargaan Sekaligus Juara Umum Human Capital Award 2026
BERITA TERKINI

BCA Boyong 4 Penghargaan Sekaligus Juara Umum Human Capital Award 2026

August 20, 2026
Perhelatan Human Capital Award 2026 secara Meriah di Thamrin Nine Ballroom
BERITA TERKINI

Perhelatan Human Capital Award 2026 secara Meriah di Thamrin Nine Ballroom

August 20, 2026
Super Bank Indonesia Raih Best Of The Best  HC Kategori Public Company
BERITA TERKINI

Ike Nerfita Primasari – CHRO Super Bank Terima Top 6 Best HC Director 2026

August 20, 2026
Hadjar Seti Adji – Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia dan Transformasi WIKA Sabet Top 5 Best HC Director 2026
BERITA TERKINI

Hadjar Seti Adji – Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia dan Transformasi WIKA Sabet Top 5 Best HC Director 2026

August 20, 2026
Human Capital Award 2026, Darma Henwa Berhasil Bawa Pulang 2 Piala Sekaligus
BERITA TERKINI

Mahmud Samuri – Direktur Legal & Corporate Services Darma Henwa Raih Top 4 Best HC Director 2026

August 20, 2026
Next Post
S&P: Makroekonomi dan Sistem Keuangan Indonesia Terjaga Stabil

Indonesia-Tiongkok Mulai Implementasi Transaksi Bilateral dengan Mata Uang Lokal

Recent Posts

  • Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026
  • BCA Boyong 4 Penghargaan Sekaligus Juara Umum Human Capital Award 2026
  • Perhelatan Human Capital Award 2026 secara Meriah di Thamrin Nine Ballroom
  • Ike Nerfita Primasari – CHRO Super Bank Terima Top 6 Best HC Director 2026
  • Hadjar Seti Adji – Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia dan Transformasi WIKA Sabet Top 5 Best HC Director 2026
  • Kinerja Ekspor Indonesia Tumbuh Signifikan
  • BNI Jadi Yang Terbaik Di IFA-III-2020
  • BP Jamsostek Raih The Best Human Capital 2021
  • KAI Tambah 20 Jadwal Perjalanan Kereta Saat Libur Nataru

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored