EconomicReview – Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) akan kembali digelar untuk kelima kalinya pada 19–21 November 2027 di Jakarta International Convention Center (JICC). Gelaran IDEC akan mempertemukan berbagai lini dalam industri kedokteran gigi, seperti dokter gigi umum, dokter gigi spesialis, tenaga profesional terkait di bidang kedokteran gigi, produsen, distributor, serta mahasiswa untuk mengeksplorasi perkembangan teknologi kedokteran gigi, praktik klinis, dan peluang bisnis di industri ini.
Diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan PT Nine Koeln Indonesia, IDEC 2027 mengusung tema “Where Dental Trade Meets Dental Health Tourism – Connect. Innovate. Grow.” Tema ini mencerminkan upaya Indonesia dalam mengembangkan infrastruktur layanan kesehatan dan memperkuat standar profesional guna mendukung penyediaan layanan kesehatan berkualitas di dalam negeri.
Dr. drg. Himawan Halim, DMD, MS, Sp.Ort., Ketua Steering Committee IDEC dari PDGI menyampaikan penyelenggaraa IDEC 2027 mendatang menargetkan partisipasi 250 brand yang berasal dari lebih 10 negara dan wilayah, di area seluas sekitar 5.000 meter persegi, serta target kehadiran untuk 7.000 pengunjung.

Dr. drg. Himawan Halim, DMD, MS, Sp.Ort., Ketua Steering Committee IDEC dari PDGI
Dia juga memaparkan data PDGI mencatat, memiliki 58.154 dokter gigi, yang terdiri atas 51.970 dokter gigi umum dan 6.184 dokter gigi spesialis. Dengan tenaga profesional yang tersebar di berbagai provinsi, akses terhadap pendidikan berkelanjutan dan teknologi klinis terbaru menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan profesi kedokteran gigi di Indonesia.
“Gelaran IDEC 2027 berupaya menjawab kebutuhan tersebut melalui program konferensi, kehadiran pembicara internasional, serta kesempatan mengikuti pendidikan dan pengembangan profesi berkelanjutan (Continuing Professional Development/CPD). Melalui partisipasi konferensi yang terjangkau, pembicara internasional, dan kesempatan mengikuti CPD, kami ingin memperluas akses dokter gigi di seluruh Indonesia terhadap pengetahuan dan inovasi global,” ujar Himawan Halim.
Himawan, juga menegaskan bahwa IDEC 2027 akan menghubungkan para produsen serta pemasok produk di industri kedokteran gigi internasional dengan komunitas kedokteran gigi Indonesia. Melalui pameran ini, pelaku industri akan berkesempatan memperkenalkan teknologi terbaru, menjajaki potensi kemitraan bisnis, serta memahami kebutuhan pasar domestik.
Melalui jaringan pameran kedokteran gigi internasional Koelnmesse, IDEC juga berupaya mendorong partisipasi industri internasional serta memperkuat koneksi antara pemasok dari berbagai negara dan pasar kedokteran gigi Indonesia.
“Pameran kedokteran gigi Koelnmesse di berbagai negara, seperti IDEM di Singapura, menjadi bukti bahwa ajang pameran memiliki peran penting sebagai wadah pertukaran pengetahuan sekaligus sarana untuk memperkenalkan produk,” ujar Mathias Kuepper, Managing Director and Regional President Asia-Pacific, Koelnmesse Pte Ltd.
Ditambahkan Himawan Halim, seiring dengan upaya Indonesia memperkuat posisinya dalam sektor wisata kesehatan, IDEC 2027 akan menjadi penghubung bagi para inovator internasional dengan tenaga profesional kedokteran gigi di Indonesia.
”Kami menantikan kehadiran peserta pameran dan pengunjung dari Indonesia maupun mancanegara, ” imbuh Himawan.
Sebagai informasi, registrasi booth pameran IDEC 2027 telah dibuka. Pendaftaran pengunjung profesional (trade visitor) akan dibuka pada Juli 2027, disusul pendaftaran konferensi pada September 2027. Informasi mengenai biaya pendaftaran dan tiket akan diumumkan lebih lanjut.







