EconomicReview – Economic Review berhasil menggelar acara CSR–SDG–ESG Award 2025 pada Jumat, (26/9) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat secara meriah yang dihadiri oleh perusahaan – perusahaan terkemuka di Indonesia.
Pada acara tersebut salah satu yang berhasil menorehkan prestasi adalah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan memboyong The Best Indonesia CSR–SDG–ESG Award 2025, Category Government – Titanium Award Very Excellent.
Penghargaan diterima oleh Herman Saheruddin selaku PR Kepala Kantor Persiapan Program Restrukturisasi Perbankan dan Hubungan Lembaga LPS yang diberikan langsung oleh Irlisa Rachmadiana selaku Founder Economic Review didampingi oleh Gunawan Witjacsono selaku Rektor Cyber University.
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Senin 25 Agustus 2025, LPS telah melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk periode reguler Agustus 2025.
Saat ini, LPS menetapkan untuk menurunkan TBP simpanan dalam rupiah di bank umum dan bank perekonomian rakyat sebesar 25 bps, serta mempertahankan TBP simpanan dalam valuta asing di bank umum.
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, penetapan TBP antara lain didasari oleh kinerja ekonomi domestik masih relatif solid, namun tetap perlu diperkuat di tengah meningkatnya risiko ketidakpastian.
“Kinerja ekonomi domestik relatif terjaga ditopang membaiknya aktivitas investasi dan tingkat konsumsi yang stabil. PDB Indonesia tumbuh 5,12% (yoy) pada triwulan II 2025,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/08/2025).
Kemudian, perkembangan kinerja ekonomi dan perbankan menunjukkan dinamika yang tinggi. Ekonomi negara-negara besar tercatat tumbuh positif sepanjang triwulan II 2025.








