Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

New Normal, Waspada Anak Alami Gangguan Kesehatan Jiwa

by Indah
July 4, 2020
in BERITA TERKINI
164 2
0
New Normal, Waspada Anak Alami Gangguan Kesehatan Jiwa

Ilustrasi perkembangan psikologi anak. Foto : Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Menghadapi situasi new normal akibat pandemi Covid-19 bukanlah hal mudah bagi anak maupun orang tua. Setiap individu perlu beradaptasi kembali pada perilaku yang tidak biasa. Menurut Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Debora Basaria, tidak hanya pada orang dewasa kondisi psikologis anak juga rentan terganggu oleh situasi yang saat ini tidak menentu.

“Walaupun mungkin anak-anak tidak begitu mengerti tentang kondisi saat ini, anak-anak juga dapat merasa tertekan akibat rasa takut, cemas, dan kebingungan yang dilihat dari lingkungan di sekitarnya. Kondisi masing-masing anak bisa jadi berbeda, tergantung pada pemaknaan anak itu sendiri,” ujar Debora dalam Webinar Bincang Ahli dan Kelas Inspirasi Anak (BAKIAK) tentang ‘New Normal dan Kesehatan Jiwa Bagi Anak’ yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Debora Basaria

Dikutip dari The Union Journal, ada berbagai dampak yang mungkin terjadi pada anak seperti perilaku regresif misalnya anak mengalami kemunduran dalam bersikap dan berperilaku, perubahan nafsu makan, dan mengalami gangguan tidur. Perubahan suasana hati seperti mudah marah dan menangis, mencari jaminan perlindungan dari orangtua, keluhan somatik, hingga sulit berkonsentrasi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, orang tua dapat menjelaskan pada anak kondisi saat ini dan hal yang harus mereka antisipasi, gunakan bahasa yang sederhana dan konkret. Luangkan waktu lebih, dukung anak selama belajar di rumah dan sediakan waktu untuk bermain. Sedangkan bagi anak, disarankan lebih banyak berbicara dan berdiskusi bersama orang dewasa seperti orangtua, atau saudara. Keluarkan apa yang dipikirkan dan dirasakan, tidak perlu merasa takut atau khawatir.

Psikolog Klinis Annisa Poedji juga berkomentar jika cara anak berbeda-beda dalam menyampaikan pikiran dan mengekspresikan perasaannya, sehingga orangtua atau teman sebaya perlu memikirkan cara-cara terbaik untuk melakukan pendekatan.

“Bisa jadi ada anak yang jarang bicara karena karakternya tertutup atau introvert atau cara mengekspresikan perasaannya tidak melalui verbal atau lisan. Kita yang perlu proaktif pendekatan dan menawarkan berbagai alternatif untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan tidak hanya lewat verbal, tapi bisa lewat tulisan atau gambar. Mungkin dengan media itu membantu mereka bercerita dengan lebih nyaman. Pastikan juga tempat ngobrolnya, nyaman bagi anak untuk mengekspresikan apa yang dia rasakan,” kata Annisa.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA Lenny N Rosalin

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA Lenny N Rosalin menjelaskan jika pengaruh positif teman sebaya juga menjadi salah satu hal penting untuk mewujudkan kesehatan jiwa bagi anak-anak dan remaja sehingga tidak menggangu proses belajar mengajar, tumbuh kembang anak dan kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, Lenny mengajak agar anak dapat berperan sebagai pelopor dan pelapor bagi orang disekitarnya dengan saling sharing teman sebaya. Sharing atau berbagi cerita itu bisa turut meringankan kecemasan yang dirasakan anak. Kalau kalian merasa tidak bisa memberikan bantuan, kalian juga bisa melapor ke ahlinya. Misalnya menanyakan ke orangtua, mereka bisa menindaklanjuti ke psikolog atau pusat bantu layanan lainnya.

Lenny juga menambahkan, dampak psikologis bagi individu masih akan berlangsung, meskipun masa PSBB telah lewat. Sehingga konsultasi-konsultasi untuk mengatasi masalah kesehatan mental masih sangat diperlukan termasuk pada anak. Adapun layanan yang dapat diakses melalui Layanan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) yang tersebar 135 PUSPAGA di 12 Provinsi dan 120 Kab/Kota, dan Layanan konsultasi psikologi SEJIWA (Sehat Jiwa) di Hotline Telepon 119 (ext.8).

Previous Post

Generali Indonesia Tumbuh Positif, 2020 Berikan Kemudahan Layanan Digital

Next Post

Pendampingan Optimal Anak Penyandang Disabilitas di Masa Pandemi

Related Posts

Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company
BERITA TERKINI

Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company

August 21, 2026
Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company
BERITA TERKINI

Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company

August 21, 2026
Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik
BERITA TERKINI

Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik

August 21, 2026
Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award
BERITA TERKINI

Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award

August 21, 2026
Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026
BERITA TERKINI

Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026

August 21, 2026
BCA Boyong 4 Penghargaan Sekaligus Juara Umum Human Capital Award 2026
BERITA TERKINI

BCA Boyong 4 Penghargaan Sekaligus Juara Umum Human Capital Award 2026

August 20, 2026
Next Post
Pendampingan Optimal Anak Penyandang Disabilitas di Masa Pandemi

Pendampingan Optimal Anak Penyandang Disabilitas di Masa Pandemi

Recent Posts

  • Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company
  • Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company
  • Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik
  • Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award
  • Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026
  • 2022 Perkenalkan Program Baru, Kelas BPJS Dihilangkan
  • S&P: Makroekonomi dan Sistem Keuangan Indonesia Terjaga Stabil
  • Erick Thohir Puji KAI Prioritaskan Layanan Vaksin Bagi Penumpang
  • Pulau Kelapa Masuk 100 Besar ADWI 2022

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored