EconomicReview-Di awal tahun 2021, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung) Tbk., dianugerahi penghargaan bergengsi Indonesia GCG Award VI 2021 (IGCGA-VI-2021), yang dikemas secara Zoominar GCG hari Jumat, 5 Februari 2021. Dalam penghargaan yang bertema “Standardization of the implementation of sustainable GCG after the pandemic Covid-19” ini WIKA Gedung meraih Peringkat 1 “The Best Indonesia GCG Award-VI- 2021” kategori Building & Construction – SOE and Subsidiaries Listed Company dengan predikat “Gold”.
Dalam penghargaan yang digelar oleh Economic Review bersama dengan Indonesia – Asia Institute, PPPI dan Ideku Group ini, WIKA Gedung dinilai berhasil menerapkan GCG dengan baik, meningkatkan kualitas struktur dan mekanisme tata kelola, serta prinsip Sustainability GCG yang akan meningkatkan daya saing global.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap penerapan tata kelola GCG yang diapresiasi dan kami selalu berbenah diri sehingga setiap tahunnya kami selalu meningkatkan apa yang menjadi titik berat kepada tata kelola ini sehingga menjadi perusahaan yang memang bisa dianggap baik secara reputasi baik dari kinerja maupun dari tata kelola perusahaan,” ungkap Corporate Secretary WEGE Bobby Iman Setya saat menerima penghargaan secara virtual.

WIKA Gedung berkomitmen untuk mengimplementasikan standar tertinggi dari praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau GCG (Good Corporate Governance), bertujuan untuk dapat mengoptimalkan kinerja perusahaan dan berhasil meraih kesuksesan dalam memberikan nilai lebih kepada masyarakat, serta para pemangku kepentingan. WIKA Gedung selalu berupaya untuk mencapai peningkatan yang berkelanjutan dalam standar yang diaplikasikan di seluruh lini bisnis dan mengkaji ulang kebijakan perusahaan secara teratur, dalam rangka memenuhi prinsip GCG.
Sebelumnya, di tahun 2019 hasil Self Assesment GCG, WIKA Gedung berhasil meraih score 83,41 dengan predikat “Baik” sementara hasil assesment dari BPKP tahun 2018, meraihscore 81,805 dengan predikat yang sama. Penerapan GCG di dalam proses bisnis WIKA Gedung antara lain difokuskan pada upaya internalisasi agar semua elemen di Perusahaan dapat memahami fungsinya dengan baik. Sehingga sinergi di antara fungsi-fungsi yang ada di Perusahaan dapat menghasilkan output yang relatif lebih terkendali dan dapat dipertanggungjawabkan.
WIKA Gedung mencatatkan kinerja positif berdasarkan Laporan Keuangan per tanggal 31 Maret 2020 (Unaudited), hingga Triwulan1/2020WEGE meraih laba bersih Rp82,88miliar atau naik6,64%(yoy) dari capaian laba bersih di periode yang sama tahun lalu Rp77,71miliar. Peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan lainnya pada laba ventura bersama yang mengalami peningkatan sebesar Rp2,86 miliar atau tumbuh 20,69% (yoy) dari Rp13,81 miliar pada Triwulan 1/2019 menjadi Rp16,67 miliar pada Triwulan 1/2020. Adapun, kas dan setara kas per 31 Maret2020sebesar Rp877,04miliar, total ekuitas senilai Rp2,24triliundan total aset sebesar Rp5,96 triliun. Pencapaian ini diyakini perusahaan didasari pada komitmen untuk focus pada peningkatan laba perusahaan salah satunya melalui pengelolaan keuangan terutama biaya dengan baik serta mampu mengendalikan kontrak-kontrak yang diperoleh melalui efisiensi pengendalian secara berjenjang dan sentralisasi.








