EconomicReview-Jasa Raharja kembali menorehkan prestasi di tahun 2021, kali ini dengan dianugerahi penghagaan bergengsi Indonesia Enterprises Risk Management-IV‐2021 ( IERMA‐IV‐2021) yang selenggarakan oleh Media Economic Review, dengan meraih predikat 1st The Best Indonesia Enterprise Risk Management-IV-2021, Kategori: Insurance Company-State Owned Enterprise Company. Jasa Raharja dinilai telah mempu mencataktak peningkatan pendapatan dari investasi dalam mengelola kinerja dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki salah satunya dengan piawai mengelola risiko perusahaan.
Jasa Raharja menyadari bahwa Manajemen Risiko merupakan salah satu elemen penting dari Good Corporate Governance (GCG) dan memiliki fungsi strategis untuk mengenali berbagai macam risiko yang dihadapi atau akan dihadapi oleh Perusahaan. Penerapan Manajemen Risiko di BUMN ini juga bertujuan untuk melindungi manajemen agar tidak menghasilkan kebijakan yang bisa merugikan perusahaan maupun masyarakat.

Perusahaan menyadari bahwa risiko adalah bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan dan proses bisnis. Oleh karena itu, Manajemen Risiko telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dan telah terintegrasi ke dalam governance atau tata kelola untuk lebih memberikan kepastian terhadap pencapaian sasaran perusahaan untuk mewujudkan tata kelola Perusahaan yang baik (GCG).
Dalam hal penangan risiko dalam perusahaan, Jasa Raharja telah membentuk struktur direksi tersendiri terkait manajemen risiko, yakni Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi. Peran dari direktur ini sangat substansial, termasuk dalam dalam mengantisipasi dan memonitor kepatuhan (compliance) terhadap berbagai ketentuan dan peraturan sebagai rambu-rambu kehati-hatian yang telah ditetapkan.
Penerapan fungsi dan peran dari direktur ini juga memegang peran preventif terhadap risiko regulasi atau kemungkinan pelanggaran dan kewajiban untuk menyelesaikan permasalahan sesuai dengan koridor yang seharusnya sesuai dengan peraturan maupun ketentuan yang ada dalam upaya mewujudkan GCG. Terutama untuk membantu perusahaan dalam menjaga akuntabilitas dan responsibilitas yang dimilikinya terhadap peraturan dan undang-undang yang ada.
Secara khusus manajemen menekankan tentang integritas sebagai kunci utama penerapan prinsip dan praktik GCG, khususnya dari seluruh insan Jasa Raharja. Manajemen memiliki komitmen yang tinggi untuk terus membudayakan integritas sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pengembangan kompetensi dan kapasitas SDM. Hanya dengan integritas, organisasi Perseroan akan dapat mencapai visinya dan menjalankan misinya dengan baik.








