EconomicReview – Film “Jurassic World Dominion” yang ditayangkan di bioskop Indonesia pada 7 Juni 2022, merupakan film terakhir dari waralaba “Jurassic Park”.
“Saya sedikit sentimental tentang semua yang telah kami lalui bersama selama bertahun-tahun. Dari melihat orang jatuh cinta dan menikah atau melihat bayi lahir. Ada keindahan dan trauma. Dan kami pernah melalui semua itu. “Dan sekarang, ini adalah akhir dari sebuah era. Dan di satu sisi, ini menyedihkan tetapi juga sangat indah,” ungkap Chris Pratt pemeran Owen dalam film tersebut dikutip dari siaran persnya.
“Jurassic World Dominion” merupakan film fiksi ilmiah yang diproduksi oleh Universal Pictures. Film tersebut diadaptasi dari karakter novel “Jurassic Park” karya Michael Crichton yang terbit pada tahun 1990 silam.
Dalam kisah akhirnya, “Jurassic World Dominion” akan berlatar empat tahun setelah Isla Nublar hancur. Film tersebut juga akan menunjukkan hasil dari ulah manusia yang bermain-main dengan DNA dinosaurus.
Akibat mencoba untuk menghidupkan kembali hewan purba dinosaurus, hewan tersebut akhirnya berbalik menyerang kehidupan manusia. Di situasi yang kacau balau itu, manusia akhirnya dihadapkan pada pilihan yang sulit.
Dengan hadirnya banyak dinosaurus yang dihidupkan kembali, manusia menjadi bukan makhluk yang dominan lagi di bumi. Oleh sebab itu, film ini menunjukkan bahwa masalah hingga bencana yang mengancam ternyata adalah akibat dari perbuatan manusia sendiri.
Apakah manusia akan membiarkan dinosaurus terus ada di bumi sehingga akan menyebabkan kepunahan pada manusia? Atau justru manusia yang harus mengambil alih atas kehidupan di bumi dengan memusnahkan para dinosaurus itu? Selengkapnya di “Jurassic World Dominion”.
Foto : Instagram.com/jurassicworld/ LINGKAR JATENG








