EconomicReview-Aliansi Lembaga Sertifikasi Indonesia (ALSI) resmi menggelar Munas ALSI periode 2019 -2022 yang diselenggarakan di kota Batu, Jawa Timur pada tanggal 9-10 November 2022. Adapun tema diskusi panel Munas ALSI kali ini adalah Membangun Ekosistem Lembaga Penilaian Kesesuaian dalam Mendukung Kemandirian Sertifikasi Terakreditasi.
Dihadiri oleh pengurus dan seluruh anggota ALSI, acara Munas kali ini diawali dengan sambutan-sambutan diantaranya; Ketua Panitia Ibu Umi Fadhila, Ketua Umum ALSI Bapak Nyoman Susila, Kepala BSKJI Bapak Doddy Rahadi dan Bapak Sekda Batu Zadim Efisiensi yang dalam hal ini mewakili Ibu Dewanti Rumpoko, M.Si sebagai Walikota Batu, Jawa Timur.
Dalam pelaksanaan Munas, Deputi Bidang Akreditasi BSN dan Sekretaris Jenderal KAN Nasional/Komite Akreditasi Nasional Doni Purnomo memaparkan pentingnya Akreditasi untuk Menjaga Imparsialitas Lembaga Penilai Kesesuaian. Sementara dalam kesempatan yang sama Intan Rahayu selaku Direktur Keamanan Siber dan Sandi Industri BSSN membahas tentang UU No 27 tahun 2022 mengenai Perlindungan Data Pribadi.
Munas diawali dengan pembacaan tata tertib Sidang, Laporan pertanggungjawaban Pengurus oleh Ketua ALSI, penyampaian perubahan AD/ART serta pemilihan ketua umum ALSI periode 2022 – 2025.
Sabagai informasi, ALSI didirikan pada tanggal 4 Juli 1996 yang beranggotakan 66 LPK (lembaga Penilaian Kesesuaian) yang diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), dimana bidang dari anggota ALSI terdiri dari berbagai lingkup sertifikasi seperti; Lembaga Penilai Kesesuaian Manajemen Mutu, Lembaga Penilai Kesesuaian Manajemen Produk, Lembaga Inspeksi dan Laboratorium, Lembaga Usaha Pariwisata, Lembaga Sertifikasi Profesi, Litbang dan juga ISPO.
ALSI didirikan dengan tujuan untuk mengkoordinir dan membina serta mengembangkan LPK untuk meningkatkan daya saing usaha sertifikasi di Indonesia dan menjadi media komunikasi antar anggota untuk membahas problema yang berkaitan dengan LPK , serta menjadi mitra bagi pihak Regulator dan Pemerintah.
Selama periode 2019 hingga 2022 ALSI telah menyelesaikan beberapa program seperti peningkatan kompetensi para auditor anggota ALSI melalui pelatihan-pelatihan yang mendukung peningkatan kinerja dan bisnis anggota ALSI, SNI award, rapat-rapat oleh BSN, program dengan Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Pertanian, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian dan Kementrian Perdagangan dan program program lainnya.
Disamping itu ALSI juga melakukan kerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional untuk penguatan standardisasi. Adapun program yang akan dilanjutkan oleh pengurus periode 2022-2025 antara lain adalah melanjutkan kerja sama dengan mitra LPK seperti BSN, kementrian lembaga yang terkait, pelatihan untuk meningkatkan kompetensi auditor anggota LPK, kerja sama dengan kementrian pertanian untuk meningkatkan Pekebun sawit yang dapat memperoleh sertifikat ISPO, peluang sertifikasi baru dibidang perlindungan data pribadi, dll.
Laporan ALSI 2019-2022 diterima dengan baik oleh anggota ALSI yang hadir, baik secara luring maupun daring. Sidang Munas yang diketuai oleh Ibu Hindarwati, sekretaris Bapak Hasnop dan Bapak Tony Arifiarachman, telah menjaring calon ketua umum dengan 2 kandidat hasil polling google form yaitu bapak Nyoman Susila dan bapak Cahyadi.
Pada tanggal 11 November, kembali diadakan pemungutan suara dari hasil google form oleh 52 Lembaga Penilaian Kesesuaian yang memilih dinyatakan Bapak Nyoman Susila kembali menjadi Ketua umum periode 2022-2024 dan untuk selanjutnya akan dibentuk kepengurusan baru.
Pada sambutannya, ketua umum baru menyatakan akan melakukan survey keinginan dan harapan dari anggota ALSI untuk organisasi ALSI kedepan yang lebih baik. Acara MUNAS 2022, ditutup dengan kesepakatan seluruh pengurus dan anggota bahwa ALSI kedepanya akan lebih meningkatkan pengembangan kinerja anggota dan organisasi secara keseluruhan.








