EconomicReview – PT Bank Jatim Tbk. dalam menjalankan perseroan sangat memperhatikan penerapan manajemen risiko karena hal tersebut memberi pengaruh pada pencapaian target perseroan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Manajemen Risiko adalah suatu aktivitas untuk mengendalikan risiko dengan melalui suatu proses untuk identifikasi, pengukuran, evaluasi dan monitoring terhadap portofolio untuk memperkirakan kerugian potensial yang mungkin terjadi. Sehingga dengan penerapan manajemen risiko, kerugian yang mungkin terjadi diharapkan dapat dimitigasi dan diminimalisir dengan baik.
Bank Jatim melibatkan Dewan Komisaris dan Direksi secara aktif dalam melakukan persetujuan serta mengevaluasi kebijakan dan strategi risiko secara periodik. Kebijakan dan strategi yang telah ditetapkan Dewan Komisaris digunakan sebagai acuan oleh Direksi untuk menjalankan tujuan perusahaan tersebut dan telah mempertimbangkan toleransi risiko serta dampaknya terhadap permodalan, menjabarkan serta mengkomunikasikan kebijakan dan strategi risiko kepada seluruh Satuan Kerja terkait serta melakukan evaluasi implementasinya.
Upaya pengendalian risiko reputasi yang dilakukan Bank Jatim, melalui Corpoorate Secretary bertanggung jawab dalam penerapan kebijakan yang berkaitan dengan penanganan dan penyelesaian berita negatif atau menghindari informasi kontra produktif serta menjalankan fungsi public service dalam rangka melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan.
Selain itu, Bank Jatim secara terus menerus melakukan penyempurnaan kebijakan internal Bank terkait dengan keluhan nasabah maupun pelayanan nasabah guna meminimalisasi potensi terjadinya penurunan reputasi Bank.

Berkat penerapan manajemen risiko yang baik dalam menjalankan perseroan, PT Bank Jatim Tbk. diganjar 1st – The Best Indonesia Enterprises Risk Management –IV- 2021 – Category : BPD – Public Company – BUKU – 3– Asset > Rp.75T pada “Indonesia Enterprise Risk Management Zoominar & Award -IV- 2021” (IERMA-IV-2021) pada hari Jum’at, 09 April 2021, pukul Pk.14.00 – 18.00 WIB yang mengangkat tema “Strengthening Risk Awareness In The Face Of Future Business Disruption”.
Erdianto Sigit selaku Direktur Kepatuhan & MR Bank Jatim hadir secara virtual menerima penghargaan bergengsi tersebut dari Majalah Economic Review. Beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian yang diraih oleh Bank Jatim.
“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini dan terima kasih kepada Economic Review serta seluruh Dewan Juri yang telah memberikan penghargaan ini kepada Kami. Ini adalah pencapaian berkat kerja sama tim yang baik, solid dan mumpuni. Penghargaan ini akan Kami jadikan motivasi serta acuan untuk lebih baik lagi di masa mendatang,” papar nya.
Hadir dalam acara penghargaan memberikan Keynote Speech Kepala OJK Institute, Agus Sugiarto, Wakil Ketua Perhimpunan Penggiat Tatakelola, Risiko dan Kepatuhan Indonesia Alan Yazid, BBus, MBA, Direktur Bank, Direktur BUMN serta Direktur Perusahaan TBK. Penyerahan Penghargaan Indonesia Enterprises Risk Management-IV‐2021 ( IERMA‐IV‐2021), terdiri dari beberpa kategori perushaan peraih penghargaan, yakni Multifinance, Asuransi, BUMN, Anak BUMN , Perusahaa TBK / Publik ( Non Finance), Bank BUKU 4-3-2-1(diluar Bank Syariah, BPD, BPR), Bank Syariah, BPD, BPR.
Dalam penghargaan IERMA-IV-2021 kali ini Bank BNI Tbk dinobatkan sebagai Best of The Best of Year, serta diikuti oleh perusahaan pemenang lainnya diantaranya: Maybank Finance, BRI Life, Pelabuhan Tanjung Priok, Bank Jatim Tbk, Bank BPD Bali, Bank DBS Indonesia, Bank BPR Jatim, BNI Multifinance, Jasa Raharja, Bank Jateng, Bank BTN Tbk, Adhi Persada Gedung, Bank Permata, Bank BJB Syariah, Bank DKI, Bank Banten Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk.


