Economic Review- Pelaksanaan balap mobil listrik Formula E di tahun 2022 akhirnya jadi dilaksanakan di Jakarta. Meskipun sempat terjadi pro dan kontra atas pelasanaan even tersebut akibat adanya pandemi, namun Pemprov DKI tetap kekeuh untuk melaksanakannya di Jakarta.
Menurut Head of Porsche Motorsport yang baru, Thomas Laudenbach, Formula E Jakarta 2022 merupakan langkah penting bagi Formula E dan Porsche. “Aku sangat bersemangat bisa datang ke negara dan kota-kota baru yang belum pernah kami sambangi sebelumnya bersama Formula E,” ujarnya dalam interview virtual santai dengan para awak media, belum lama ini.
Dikatakannya, ia sangat suka dengan format ini (balapan di tengah kota), dan dengan ajang motorsport terelektrifikasi kita seharusnya tidak meniru apa yang sudah dilakukan selama 30 tahun terakhir.
Dirinya pun mendukung langkah Formula E untuk tidak hanya memopulerkan elektrifikasi tidak hanya kepada penggemar balap yang sudah ada. Melainkan juga untuk menarik penggemar-penggemar baru termasuk mereka yang sebelumnya tidak pernah mengenal balapan.
“Kita harus melakukan sesuatu bagi para fans dan penggemar balap yang sudah bertahan selama 20 tahun, kita harus tetap memikirkan mereka. Tapi di sisi lain kita juga harus menggaet fans baru dan, berbicara sebagai pabrikan, pelanggan baru,” ucap Laudenbach yang juga asal Santiago, Chili ini.
Itulah mengapa, lanjutnya, banyak fans baru dan terutama para fans muda ini sangatlah penting dan balapan di Indonesia bagiku adalah suatu langkah yang penting.
Formula E Jakarta 2022 tinggal menunggu kepastian sirkuit menyusul adanya pelarangan penggunaan kawasan Monumen Nasional yang sebelumnya didaulat sebagai area sirkuit. Jakpro yang juga berperan sebagai developer sirkuit untuk Formula E Jakarta pun harus mencari lokasi baru.
Dikabarkan sudah ada lima calon, tiga di antaranya masih dirahasiakan, sedangkan dua lainnya adalah Pantai Reklamasi dan area GBK juga Senayan.
Setelah jadwal untuk Formula E Jakarta resmi diumumkan dalam kalender balap sementara, kini tinggal menunggu Jakpro dan Pemerintah DKI Jakarta mengumumkan kepastian lokasi sirkuit


