EconomicReview – BPJS Ketenagakerjaan atau yang kini berganti nama menjadi BP Jamsostek berhasil membawa pulang 2 penghargaan bergengsi pada ajang Indonesia Human Capital 2021 dan berhasil menunjukkan kinerjanya dalam penerapan HR perseroan.
BP Jamsostek membawa pulang kategori 1st The Best Indonesia Human Capital 2021, Category : Non Public Finance Company serta yang tak kalah bergengsinya adalah dinobatkannya Arif Zahari yang menjabat sebagai Deputy Director Of Human Capital BP Jamsostek sebagai The Best Indonesia HC Senior Leader 2021.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Arif Zahari selaku Deputy Director Of Human Capital BP Jamsostek yang diserahkan oleh Hj. Irlisa Rachmadiana, Ssn, MM selaku pendiri dan Ketua Penyelenggara IHCA-VII-2021 didampingi oleh Pramu Risanto selaku Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan RI sekaligus Founder & Director Sekolah Sampah Nusantara.

Perhelatan Indonesia Human Capital Award-VII-2021 adalah gagasan Majalah Economic Review yang mengangkat tema “Managing People Collaboration Through HC Data Analytics & Technology Savvy in Complex Era” yang digelar secara Offline bertempat di Seraton Mustika Hotel Jogja & Rama Shinta Resto Prambanan dan juga digelar secara online – Zoominar.
“Penghargaan ini adalah apresiasi membanggakan bagi saya secara khusus dan bagi BP Jamsostek umumnya. Raihan ini tidak lepas dari kerja cerdas semua tim HR yg terlibat. Terima kasih kepada Majalah Economic Review serta seluruh Dewan Juri IHCA 2021 yg terlibat atas kepercayaannya kepada kami,” terang Arif dalam sambutan singkatnya.
Seluruh pencapaian ini tidak lepas dari beragam inisiatif strategis dan inovasi yang telah diciptakan oleh manajemen dalam menghadapi pandemi covid-19 yang masih mewabah di Indonesia hingga saat ini.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, BPJAMSOSTEK telah berhasil menumbuhkan resilience culture di setiap lini dengan melakukan berbagai inovasi, serta memperkuat digital services dan digital marketing diantaranya melalui pelaksanaan Pelayanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK) yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta meski tanpa tatap muka secara langsung.
Sebagai informasi, baru-baru ini BP Jamsostek menghadapi disrupsi ganda (teknologi digital dan pandemi) dengan mengubah Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi Human Capital. Hal tersebut tertuang dalam buku bertajuk “The Survival of Human Capital: Memanusiakan Manusia Memasuki Era New Normal”.

Secara simbolis buku tersebut telah diperkenalkan ke publik oleh Direktur Umum & SDM BPJamsostek Naufal Mahfudz dalam peluncuran dan bedah buku yang digelar di Institut BPJS Ketenagakerjaan di Bogor yang juga disiarkan secara daring melalui kanal Youtube resmi BPJamsostek pada Jumat.
Buku itu mengulas perjalanan BPJamsostek dalam mengelola karyawan selama kurun waktu 2016-2020.








