Economic Review- Kiprah diaspora asal Indonesia diminta untuk dapat ikut mempromosikan produk unggulan Indonesia. Terlebih lagi banyak produk Indonesia yang telah memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk dari mancanegara.
“Dengan segala kerendahan hati saya memohon kepada para diaspora Indonesia untuk menanamkan Merah Putih dengan menaikkan budaya kita, menaikkan produk-produk unggulan kita di mancanegara. Kenapa tidak kita saling membantu,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam Silaturahmi BUMN dengan Diaspora Indonesia secara virtual di Jakarta, Sabtu (19/2).
Erick Thohir mencontohkan bagaimana produk-produk UMKM Indonesia telah masuk ke salah satu toko suvenir terbesar di Uni Emirat Arab (UEA) dengan bantuan jaringan diaspora Indonesia di sana.
Selain itu dirinya mengaku sempat dikontak seorang diaspora Indonesia dari Jepang yang kebetulan memiliki supermarket.
“Kalau memang diaspora itu bisa juga membuka jaringan untuk produk-produk Indonesia di supermarket yang berada di Jepang, hal ini bagus bagi produk Indonesia. Saya juga bertemu dengan diaspora Indonesia di Amerika Serikat yang sekarang merupakan salah satu pemain besar industri udang di AS. Kenapa kita tidak rajut,” kata Menteri BUMN.
Erick juga melihat pentingnya membangun ekosistem dengan kekuatan bangsa Indonesia, mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang kuat untuk mendukung. Selama ini SDA Indonesia lebih banyak dimanfaatkan oleh bangsa lain untuk pertumbuhan ekonomi mereka.
“Kenapa SDA kita yang kuat dipakai oleh diaspora-diaspora Indonesia di luar negeri, oleh bangsa kita sendiri. Ini yang kita lakukan,” kata dia.
Di samping itu Pasar Indonesia yang juga besar bisa menopang produk-produk unggulan dalam negeri tersebut. Selain unggul di dalam negeri, produk-produk Indonesia juga bisa menjadi produk unggulan di pasar luar negeri seperti Nigeria dan Filipina. Hal-hal ini bisa dilakukan, karena kita memiliki SDA dan pasar, tinggal merajut jaringannya agar semakin kuat,” pungkasnya.








