Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Indef : Kontribusi Bank Syariah untuk Perekonomian Masih Rendah

by teguh budi rahayu
February 20, 2022
in EKONOMI & BISNIS
139 1
0
Indef : Kontribusi Bank Syariah untuk Perekonomian Masih Rendah
Share on FacebookShare on Twitter

Economic  Review-  Meski pertumbuhan perbankan syariah dari tahun ke tahun terus menggeliat, namun sumbansihnya untuk perekonomian nasional masih terbilang rendah. Dengan kondisi tersebut maka peran perbankan syariah dapat terus didorong.

Fakta tersebut diungkapkan Wakil Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance  (INDEF)  Eko Listiyanto dalam rilisnya yang diterima redaksi, Minggu (20/2).

“Untuk lebih meningkatkan peran perbankan syariah, pemerintah perlu mendorong lebih banyak produsen untuk masuk ke dalam ekosistem halal. Setelah banyak produsen masuk dalam ekonomi halal, akan lebih mudah mendorong bank-bank menyediakan layanan pembiayaan syariah. Karena pada umumnya bank follow the trade begitu ekonomi halal meningkat dengan cepat mereka akan menyambut,” papar Eko.

Saat ini, lanjut dia, pasar ekonomi halal tidak hanya menjadi incaran negara mayoritas muslim, tapi juga negara non-muslim, sehingga Indonesia diharapkan tidak melepaskan momentum ini untuk menjadi negara adidaya dalam perekonomian syariah. “Di tengah persaingan tersebut, Indonesia harus mengoptimalkan peluang yang dimiliki secara tepat,” ujarnya.

Kini telah terdapat 20 Unit Usaha Syariah (UUS) dan 12 bank syariah dan di Indonesia dengan enam bank di antaranya memiliki modal inti kurang dari Rp2 triliun dan hanya satu bank yang memiliki modal inti lebih dari Rp20 triliun yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Indonesia berpotensi menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia dengan pengembangan potensi yang ada baik di sektor riil, keuangan, dan sosial.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2021 pembiayaan yang disalurkan bank syariah naik 7,9 persen secara tahunan menjadi Rp418 triliun. Secara persentase angka ini lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan bank umum konvensional yang naik 3,3 persen pada periode tersebut.

Namun hal itu terpaut jauh dengan bank konvesional, dimana bank syariah baru menyalurkan dana Rp418 triliun, sedangkan bank umum Rp5.784 triliun.

Previous Post

Recover Together, Recover Stronger: Sinergi Pemulihan Ekonomi Global

Next Post

Diaspora Perlu Ikut Promosikan Produk Unggulan Indonesia

Related Posts

The Day
BERITA TERKINI

The Day

May 20, 2026
REGISTER NOW
BERITA TERKINI

REGISTER NOW

May 19, 2026
50TH IVA CONVEX 2026
BERITA TERKINI

50TH IVA CONVEX 2026

May 13, 2026
IVA CONVEX 2026
BERITA TERKINI

IVA CONVEX 2026

May 13, 2026
Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
BERITA TERKINI

Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion

May 13, 2026
Measuring the Investment Competitiveness ofIndonesia’s Oil and Gas Sector
BERITA TERKINI

Measuring the Investment Competitiveness ofIndonesia’s Oil and Gas Sector

May 8, 2026
Next Post
Diaspora Perlu Ikut Promosikan Produk Unggulan Indonesia

Diaspora Perlu Ikut Promosikan Produk Unggulan Indonesia

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Foto Tokoh Golkar di Jet Bus “Istimewa”, Dedikasi Henry Indraguna Kerja untuk Indonesia
  • China : Pendukung Garis Keras Kemerdekaan Taiwan, Hukuman Mati
  • PJ Gubernur DKI : Cuaca Ekstrem, Sebaiknya Perkantoran Terapkan WFH
  • Menjelang Libur Panjang, KAI Perpanjang Rangkaian & Tambah Perjalanan

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored