Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Din Syamsuddin di Kuala Lumpur: Kerja sama Bisnis Dunia Islam Perlu Inovatif dan Inklusif

by Indah
December 8, 2025
in BERITA TERKINI
126 8
0
Din Syamsuddin di Kuala Lumpur: Kerja sama Bisnis Dunia Islam Perlu Inovatif dan Inklusif
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. M. Din Syamsuddin menegaskan bahwa kerja sama bisnis di Dunia Islam, baik antar Pemerintah (Goverment to Government/G to G) maupun People to People (P to P) harus dikembangkan secara sungguh-sungguh dan dengan pendekatan strategis, secara inovatif dan inklusif. Demikian dinyatakannya pada Global Muslim Business Forum (GMBF) 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, 8 Desember 2025. Forum diikuti sekitar 300 peserta dari manca negara terdiri dari pebisnis, penentu kebijakan, pengamat ekonomi, dan pemerduli ekonomi dan perdagangan Islam. Forum menghadirkan antara lain Ketua Senat Pakistan/Mantan Perdana Menteri Pakistan Syed Yousaf Raza Gilani, Chairman of the Senate of Pakistan & Former Prime Minister, Pakistan, Utusan Khusus Pemerintah Kamboja ke OKI Neak Oknha Datok Othman Hassan, Gubernur Malaka Tun Seri Mulia Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, Ketua Islamic Chamber of Commerce and Development Mr. Saleh Kamel, Ketua GMBF Dato Seri Mohammad Iqbal Rawther dan Tan Sri Michael Yeoh, serta para pelaku bisnis dari sejumlah negara Muslim.

Din Syamsuddin, yg diawal presentasinya menyatakan disclaimer sebagai bukan pakar dan pelaku ekonomi dan bisnis, kecuali hanya ikut peduli terhadap perekonomian umat Islam, memohon maaf bahwa pikirannya lebih sebagai refleksi keperdulian tsb. Ia menjelaskan bahwa sesunggu potensi ekonomi Dunia Islam sangatlah besar baik dari Sumber Daya Manusia maupun Sumber Daya Alam yg dimiliki negara-negara Islam. Namun, menurut Mantan Ketua Umum MUI Pusat ini, potensi itu tidak manifest antara lain karena rendahnya derajat bekerja sama, tidak memiliki strategi pertahanan diri (self defence mechanism) terhadap liberalisasi ekonomi global, dan rendahnya dukungan negara terhadap pemajuan perekonomian umat.

Maka menurut Din Syamsuddin, Dunia Islam secara kolektif dan individual negara-negara Islam perlu mengembangkan strategi bisnis inovatif antara lain dengan mengembangkan produk-produk baru yg diperlukan pasar dan perdagangan antar negara atau daerah (inter states) dalam satu negara.Hal ini dapat dilakukan dengan membuat data base dan analisa tentang supply and demand dan mengembangkan pola kemitraan atas dasar kerja sama yg saling menguntungkan.

Dalam kaitan global, Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta ini mengatakan bahwa Organisasi Kerja sama Islam/OKI perlu aktif bahkan proaktif mendorong kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara sesama negara anggota OKI.

Di akhir presentasinya, Din Syamsuddin tidak lupa menegaskan bahwa kerja sama ekonomi dan perdagangan tidak hanya dilakukan sesama Muslim tapi perlu secara inklusif dengan bangsa dan negara manapun selama tidak tidak ada upaya dominasi dan eksploitasi.

Previous Post

SunFish by DataOn Jadi Solusi HR Terbaik Tahun 2025

Next Post

Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Face Recognition Mulai 1 Januari 2026, ATSI: Operator Seluler Sudah Siap

Related Posts

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
Uncategorized

KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review

May 27, 2026
Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
Uncategorized

Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026

May 27, 2026
dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026
BERITA TERKINI

dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026

May 27, 2026
Next Post
Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Face Recognition Mulai 1 Januari 2026, ATSI: Operator Seluler Sudah Siap

Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Face Recognition Mulai 1 Januari 2026, ATSI: Operator Seluler Sudah Siap

Recent Posts

  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
  • KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
  • Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
  • Kemenhub : IKN Akan Gunakan Kendaraan Listrik dan Otonom
  • Jangan Tertipu dengan Gawai BM
  • Mulai Desember 2021, Biaya Transfer Antar Bank Hanya Rp 2.500
  • Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap bagi Pemotor dengan Pola Berbeda

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored