Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Holding Ultra Mikro Resmi Dibentuk, Pemerintah Alihkan Saham Rp54,7 Triliun

by Yusniar
September 14, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
134 2
0
Holding Ultra Mikro Resmi Dibentuk, Pemerintah Alihkan Saham Rp54,7 Triliun

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara

Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Dalam siaran pers Kementerian Keuangan dipaparkan bahwa proses pembentukan Holding Ultra Mikro (UMi) telah memasuki tahap akhir. Hal ini ditandai dengan dilakukannya Penandatanganan Perjanjian Pengalihan Saham yang diselenggarakan pada Senin (13/09). Pembentukan holding ini melibatkan tiga entitas BUMN, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia selaku induk holding, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Nilai pengalihan saham negara kepada BRI senilai Rp54,7 triliun. Pengalihan saham tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan Keputusan Menteri Keuangan pada 16 Juli 2021 perihal Penetapan Nilai Penambahan Penyertaan Modal Negara Kepada Modal Saham BRI.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara yang turut hadir dalam acara tersebut meyakini bahwa pada masa yang akan datang, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan menjadi salah satu sektor dunia usaha yang memegang peranan luar biasa penting di dalam pemulihan ekonomi.

“Kalau pemulihan ekonomi kita didorong oleh usaha mikro, membuat yang mikro menjadi formal, menaruh dia di dalam konteks perbankan, memberikan dia pemberdayaan, maka naik kelasnya akan bisa lebih cepat,” kata Wamenkeu.

Karena itu, Wamenkeu menjelaskan perlu untuk melihat secara reguler bagaimana perkembangan dari usaha kecil dan usaha mikro yang mendapatkan pelayanan. Hal tersebut sejalan dengan arahan dari Presiden Joko Widodo agar porsi pendanaan untuk kredit UMKM pada 2024 adalah sedikitnya 30%.

“Tentu keinginan ini didasari oleh visi bahwa usaha mikro, usaha kecil menjadi tonggak dari dunia usaha kita. Jadi ini bukan cuma sekedar porsi-porsi kredit, tapi dunia usaha sektor riil yang memang besar, dunia usaha sektor riil kecil dan mikronya yang memang menjamur dimana-mana,” ujar Wamenkeu.

Lebih lanjut, Wamenkeu memandang holding ultra mikro lebih dari sekadar dari sisi financing dan transaksi antarbank, tetapi usaha mikro dan usaha kecil mendapatkan pendanaan dari perbankan. Harapannya, proses holding ultra mikro yang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta prinsip tata kelola yang baik dapat berjalan dengan lancar.

“Perubahan itu dimengerti oleh SDM internal, perubahan dimengerti oleh seluruh stakeholder kita, pelayanan tidak terdisrupsi, dan ke depannya pemberdayaan tetap dijalankan karena usaha mikro itu sangat sangat membutuhkan pemberdayaan di titik yang tertentu dan kemudian kita terus melakukan monitoring dan evaluasi sesuai dengan arahan Bapak Menteri tadi, bunga lebih murah, co-location dijalankan, dan seterusnya,” kata Wamenkeu.

BRI, Pegadaian, dan PNM tersebut terus melakukan sinergi untuk mengawal dan memastikan seluruh proses integrasi dapat dilakukan sesuai rencana dan waktu yang telah ditetapkan. Salah satu bentuk sinergi yang dilakukan adalah dengan implementasi inisiatif co-location atau pemanfaatan jaringan bersama di 58 unit kerja BRI dengan target sebanyak 100 unit kerja co-location pada tahun 2021. Inisiatif co-location memanfaatkan jaringan kerja BRI untuk dapat digunakan oleh Pegadaian dan PNM dalam bentuk sentra pelayanan ultra mikro.

Mewakili Menteri Keuangan yang merupakan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Wamenkeu menyampaikan bahwa pembentukan holding ultra mikro diharapkan dapat mendorong stabilitas sistem keuangan Indonesia. “Dengan adanya holding ultra mikro, kita berharap stabilitas sistem keuangan juga akan lebih baik. Kalau kita memasuki periode-periode sulit seperti periode krisis ini, maka nanti kita berharap holding ini dengan seluruh usahanya menjadi salah satu tonggak dari stabilitas sistem keuangan,” ujar Wamenkeu.

Previous Post

Aplikasi TrawlBens, One-stop-service Melayani Kebutuhan Customer

Next Post

Kemendag Ajak Konsumen Lebih Bijak Gunakan Pinjol

Related Posts

BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
Uncategorized

Konsisten Kembangkan IT Perusahaan, WOM Finance Boyong Platinum Award IITA 2026

October 2, 2026
BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
Uncategorized

CIMB Niaga Finance Raih Platinum Award IITA 2026 Kategori Private Company, Multifinance

October 2, 2026
BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
Uncategorized

Bank MAS Cemerlang di Ajang IITA 2026 Raih Gold Award – Excellent

October 2, 2026
BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
Uncategorized

BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company

October 2, 2026
Maybank Finance Ukir Prestasi di Ajang IITA 2026 dengan Meraih Platinum Award – Very Excellent Sektor Multifinance
Uncategorized

Bank Ina Raih Gold Award – Excellent Kategori Public Company, Sektor Bank

October 2, 2026
Maybank Finance Ukir Prestasi di Ajang IITA 2026 dengan Meraih Platinum Award – Very Excellent Sektor Multifinance
Uncategorized

Maybank Finance Ukir Prestasi di Ajang IITA 2026 dengan Meraih Platinum Award – Very Excellent Sektor Multifinance

October 2, 2026
Next Post
Kemendag Ajak Konsumen Lebih Bijak Gunakan Pinjol

Kemendag Ajak Konsumen Lebih Bijak Gunakan Pinjol

Recent Posts

  • Konsisten Kembangkan IT Perusahaan, WOM Finance Boyong Platinum Award IITA 2026
  • CIMB Niaga Finance Raih Platinum Award IITA 2026 Kategori Private Company, Multifinance
  • Bank MAS Cemerlang di Ajang IITA 2026 Raih Gold Award – Excellent
  • BPR Bank Sleman Torehkan Prestasi Pada Perhelatan IITA 2026 dengan Platinum Award – Very Excellent Kategori Private Company
  • Bank Ina Raih Gold Award – Excellent Kategori Public Company, Sektor Bank
  • Tahun Ajaran Baru Dimulai 13 Juli 2020 Mendatang
  • ASDP Mengetatkan Kendaraan Tumpangan Kelebihan Muatan dan ODOL
  • Prima Langgeng Dian Agung Torehkan Gold Award – ISMA 2025 Gelaran Economic Review
  • Dukung Presidensi G20, Indosat Luncurkan Layanan 5G

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored