EconomicReview- Jakarta, 14 Februari 2025 – Tak bisa dipungkiri penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) memberikan kontribusi positif pada peningkatan kinerja perusahaan. Prinsip ini sangat dipahami oleh jajaran staf dan direksi Bank Victoria. Karena dalam menjalankan perusahaanya, prinsip-prinsip GCG dipegang kuat untuk bisa dilaksanakan oleh semua jajaran di semua lini perusahaan.
Tak heran karena memegang teguh prinsip GCG ini dengan baik, Bank Victioria kerap menerima penghargaan GCG Award. Yang terbaru Bank Victoria baru sama menerima penghargaan bergengsi di ajang Penghargaan bergengsi Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance yang diadakan oleh media Economic Review, Jumat (15/2/2025) di Aston Priorty, Jakarta Selatan.
Dalam ajang ini, Bank Victoria menerima penghargaan The Best Indonesia GCG Award IX 2025, Gold Award (B) Excellent – Category : Public Company – Bank -Asset > 25 T.
Penyerahan award oleh DR. Dewi Hanggareni, selaku Ketua Dewan Juri, yang didampingi oleh Irlisa Rachmadiana, CEO Economic Review, diterima langsung oleh Rr Utami Tjipto, Head of Complimance, System Procedure & Customer Protection Division, PT Bank Victoria.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik mendukung pelaksanaan Visi, Tujuan dan Nilai-Nilai Perusahaan Bank Victoria menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) dengan merujuk pada undang-undang, peraturan Otoritas Jasa Keuangan, dan prinsip-prinsip umum GCG. Pada tahun 2023, Bank menyambut baik pengembangan Pedoman Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) yang dirilis pada tahun 2021 dan menjadi standar penerapan GCG Bank.

Prinsip-prinsip dalam PUGKI 2021 beserta rekomendasi dan panduan di dalamnya dijiwai oleh 4 (empat) pilar governansi korporat, yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan. Pilar governansi tersebut merupakan perkembangan terkini dari nilai dasar transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dan kesetaraan.








