EconomicReview- Jakarta, 20 Maret 2025 – Economic Review kembali menyelenggarakan acara penghargaan Indonesia Corporate Secretary and Communications Award (ICCA) untuk kesepuluh kalinya pada Selasa, 18 Maret 2025, bertempat di Ballroom Hotel Aston Simatupang, Jakarta Selatan.
Mengusung tema “Strategi Peningkatan Kolaborasi Corsec, CorComm di Era Inovasi Digital Bersama Media, Pers di 2025”, ICCA menjadi bukti pentingnya peran Corporate Secretary (Corsec) dan Corporate Communication (CorComm) dalam membangun reputasi perusahaan di tengah perkembangan digital yang pesat.
Melihat besarnya peran Corporate Secretay dan Corporate Communication ini, Economic Review memberikan penghargaan kepada para pimpinan Corsec dan Corp.Comm dengan performa terbaik.
Dewan juri terdiri dari Penasehat Dewan Juri, Gunawan Witjaksono (Rektor Cyber University), Ketua Dewan Juri, Hj. Irlisa Rachmadiana (Founder & CEO Economic Review), serta juri lainnya seperti Ir. Wahyuni Sutantri (Komisaris Utama Anak BUMN Tbk) dan Mutia Sari (CMO PT Sugih Dwimitra Sejati). Penilaian didasarkan pada analisis data publik, laporan tahunan, inovasi, penghargaan, serta hubungan dengan media, pemerintah, dan stakeholders.
PT Brantas Abipraya menerima penghargaan ICCA 2025 untuk kategori Corsec & CorComm (Platinum) dan kategori Non-TBK (Platinum) untuk perusahaan dengan nilai aset >9 triliun rupiah. Penghargaan diterima langsung oleh Dian Sovana selaku Corporate Secretary PT Brantas Abipraya.
PT Brantas Abipraya merupakan BUMN Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi. Melalui anak usahanya, perusahaan ini juga mengoperasikan sejumlah pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Seiring kapabilitas yang meningkat, Brantas Abipraya memperluas kegiatan usaha dengan membangun jalan dan jembatan, infrastruktur transportasi (darat, laut dan udara) seperti pelabuhan dan bandara, juga gedung, sehingga menjadi kontraktor umum.

Penghargaaan ini diberikan karena peran Corporate Secretary PT Brantas Abipraya dinilai mampu meningkatkan reputasi perusahaan dengan sangat sangat baik, termasuk menggalang dukungan dari dalam negeri maupun luar negeri, memenangkan banyak penghargaan, serta mendukung loyalitas stakeholders hingga akhirnya lebih tahan terhadap krisis.***








