Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Merpati Airlines Mau Ditutup, 1.233  Pesangon yang di PHK Belum Terbayar

by teguh budi rahayu
December 29, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
148 5
0
Merpati Airlines Mau Ditutup, 1.233  Pesangon yang di PHK Belum Terbayar
Share on FacebookShare on Twitter

Exonomic Review– Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana akan  menutup sejumlah perusahaan pelat merah. Satu diantaranya adalah PT. Merpati Nusantara Airlines (MNA). Beberapa perusahaan BUMN yang bakal ditutup tersebut seringkali disebut sebagai zombie alias sudah lama tidak beroperasi.

Untuk juga diketahui, Merpati Airlines sudah terbelit masalah sejak tahun 2014. Pada tahun 2016, maskapai berhenti beroperasi dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan dengan skema Penawaran Paket Penyelesaian Permasalahan Pegawai (P5). Namun pemutusan hubungan tersebut masih menyisakan masalah hingga saat ini. Di mana hak ribuan eks karyawan berupa pesangon, belum dilunasi. Atas dasar itu, Paguyuban Eks Pilot Merpati meminta agar Erick Thohir menyelesaikan persoalan tersebut terlebih dahulu, sebelum menutup perusahaan.

“Salah satu perusahaan BUMN yang akan ditutup MNA. Tapi kami belum dapat info sedikitpun bagaimana kewajiban pada karyawan,” jelas Koordinator Tim Advokasi PEPM Lia Christine Sirait dalam konferensi pers, Rabu (29/12).

Lia menjelaskan, uang pesangon yang sudah ditunggak sejak 2016 tersebut awalnya bakal jatuh tempo Desember 2018. Namun hingga saat ini, pesangon yang dikonversi menjadi surat pengakuan utang tersebut baru dibayarkan sebesar 20 persen.

Setidaknya, terdapat 1.233 eks karyawan, mulai dari pilot hingga awak kabin yang belum menerima haknya. Total nilai untuk seluruhnya berkisar antara Rp 316 miliar.

Para pekerja kini menempuh sejumlah upaya untuk mendapatkan hak tersebut. Mulai dari berkirim surat pada Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir, hingga rencana somasi terhadap direksi Merpati Nusantara Airlines. “Kalau saya berkomunikasi dengan karyawan, pertanyaan mereka cuma satu, kapan dibayarkan? Hanya itu pertanyaan yang dilontarkan kepada kami, selama 3 tahun mereka mengandalkan harapan (pembayaran pesangon) itu,” ungkap Lia Sirait.

Sebelumnya, Juru Bicara Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut Merpati seperti perusahaan zombie lantaran sudah lama tidak terbang. Adanya pandemi yang menghantam bisnis penerbangan dunia membuat peluang Merpati mengudara sangat kecil. “Memang sudah berat menghidupkan kembali Merpati. Merpati ini kan salah satu perusahaan ‘zombie’ yang memang harusnya jauh-jauh hari ditutup,” kata Arya

Menurut dia, kalau Merpati masih dibiarkan hidup tapi sudah tidak mampu terbang, akan berat bagi karyawan di dalamnya yang digantung terus tanpa kepastian.

Arya memastikan penutupan Merpati dan keenam BUMN lainnya akan mengikuti prosedur yang berlaku. Begitupun kewajiban perseroan kepada karyawannya. “Nasib karyawan akan diselesaikan baik-baik. Mekanismenya sesuai UU akan kita lakukan dan tidak melanggar. Diusahakan hak-hak mereka dipenuhi,” pungkas Arya.

Previous Post

3,6 Juta Wisman Ditargetkan Berkunjung ke Indonesia

Next Post

Mulai 1 Januari, PT. KAI Tetapkan Tarif Antigen Rp 35.000

Related Posts

Gold Award IARA 2026 Sukses Diraih CIMB Niaga Finance
BERITA TERKINI

Gold Award IARA 2026 Sukses Diraih CIMB Niaga Finance

October 25, 2026
Komitmen Jaga Kepercayaan Pelanggan, MTF Diganjar Gold Award IARA 2026
BERITA TERKINI

Komitmen Jaga Kepercayaan Pelanggan, MTF Diganjar Gold Award IARA 2026

October 25, 2026
Maybank Finance Boyong Penghargaan IARA 2026 dengan Predikat Gold Award
BERITA TERKINI

Maybank Finance Boyong Penghargaan IARA 2026 dengan Predikat Gold Award

October 25, 2026
Bank Sinarmas Raih The Best Indonesia Annual Report 2026 Berpredikat Gold Award
BERITA TERKINI

Bank Sinarmas Raih The Best Indonesia Annual Report 2026 Berpredikat Gold Award

October 25, 2026
Predikat Platinum Award The Best Annual Report 2026 Disandang BPD Jambi
BERITA TERKINI

Predikat Platinum Award The Best Annual Report 2026 Disandang BPD Jambi

October 25, 2026
Annual Report Positif, IPC TPK Bawa Pulang Platinum Award
BERITA TERKINI

Annual Report Positif, IPC TPK Bawa Pulang Platinum Award

October 25, 2026
Next Post
Mulai 1 Januari, PT. KAI Tetapkan Tarif Antigen Rp 35.000

Mulai 1 Januari, PT. KAI Tetapkan Tarif Antigen Rp 35.000

Recent Posts

  • Gold Award IARA 2026 Sukses Diraih CIMB Niaga Finance
  • Komitmen Jaga Kepercayaan Pelanggan, MTF Diganjar Gold Award IARA 2026
  • Maybank Finance Boyong Penghargaan IARA 2026 dengan Predikat Gold Award
  • Bank Sinarmas Raih The Best Indonesia Annual Report 2026 Berpredikat Gold Award
  • Predikat Platinum Award The Best Annual Report 2026 Disandang BPD Jambi
  • Gelar Rakor, Menaker dan Mendagri Bahas PHK dan UM 2025
  • FIFA Siapkan Piala Dunia Terakbar Dengan 48 Negara Terbesar
  • Mulai 29 Agustus 2022 Seluruh Penumpang AP II Wajib Vaksin Booster
  • Ariston Thermo Indonesia Donasikan 150 Water Heater Ke RS Rujukan COVID-19 Di Jakartal

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored