Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Pelaku Bisnis Harus Bisa Membedakan Berdagang dan Berbisnis

by teguh budi rahayu
October 28, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
139 1
0
Pelaku Bisnis Harus Bisa Membedakan Berdagang dan Berbisnis
Share on FacebookShare on Twitter

Economic Review- Bagi sebagian pelaku bisnis pemula tidak sedikit yang masih rancu dalam membedakan antara berdagang dengan berbisnis.  Padahal kedua kegiatam ini memiliki maksud dan makna yang berbeda, yang jika tidak dipahami dapat membuat  aktivitas berbisnis menjadi kurang berkembang.  

“Semua bisnis itu dimulai dari dagang, dan enggak hina mulai dari dagang, tapi ternyata ada perbedaannya. Perbedaan utama dari berdagang dan berbisnis adalah laporan keuangan. Dalam hal dagang, pelaku usaha tak memiliki laporan laba-rugi yang jelas, atau biasanya hanya sekadar memiliki catatan keluar-masuk uang tanpa memperhitungkan secara rinci,” ujar  Lead Financial Trainer QM Financial, Ligwina Hananto dalam diskusi virtual Modalku, Kamis (28/10).

Dirinya mencontohkan jika orang berdagang dengan mengambil barang yang harganya Rp 10.000 lalu dij ual kembali menjadi Rp 30.000, berarti dia untung Rp 20.000. Lalu keuntungannya itu misal langsung dipakai untuk jajan sama anak, dan selesai sampai disitu.

“Tapi kalau bisnis itu beda, misal ambil barang Rp 10.000 dijual Rp 30.000, maka yang Rp 20.000 itu belum jadi profit (keuntungan), tapi baru jadi margin (selisih). Sebab setelah itu ada biaya-biaya lain yang perlu dikurangi, barulah menjadi laba atau rugi,” jelas Ligwina.

Menurutnya, biaya-biaya lain yang perlu juga diperhitungkan, diantaranya seperti biaya marketing, biaya membayar gaji karyawan, hingga biaya menyewa tempat. Setelah turut memperhitungkan biaya tersebut, maka barulah diketahui penjualan itu menghasilkan laba atau malah rugi.

Oleh sebab itu, penting untuk para pelaku UMKM memiliki laporan keuangan yang baik dan benar, sehingga bisa mengetahui laba atau rugi dari bisnis yang dijalani.

“Ini perbedaannya antara dagang dan bisnis. Apakah salah mau dagang saja? Enggak. Tapi kita perlu menentukan dulu, sebagai pemilik usaha, mau jadi pedagang saja atau mau berevolusi jadi pemilik bisnis,” ungkapnya.

Ligwina menambahkan, dirinya banyak belajar salah satunya tentang mengerjakan bisnis dengan nilai kecil maupun besar sama-sama menghasilkan rasa capek yang sama. Untuk itu, ia menilai, jangan terus bertahan dengan usaha kecil, namun dorong hingga menjadi bisnis besar.

Langkah untuk bisa berevolusi dari dagang ke bisnis, kata Ligwina, bisa dilakukan dengan memiliki pemikiran yang tepat sebagai pemimpin atau chief executive officer (CEO), bukan sebagai chief everything officer.

“Salah satu yang menjadi kesalahan bagi orang-orang berbisnis adalah mengerjakan seluruhnya sendirian. Mulai dari produksi, pengemasan, pemasaran, bahkan hingga pencatatan keuangan,” katanya.

Hal itu tentu akan sangat melelahkan dan merepotkan. Oleh karena itu, bila hasil dari dagang sudah mencukupi menambah pekerja, maka tambahlah setidaknya mulai dari satu pekerja sehingga bisa membagi beban pekerjaan. Dengan demikian, secara perlahan seiring dengan semakin berkembangnya usaha, bisa menambah beberapa pekerja lainnya untuk mengurusi setiap bidang, mulai dari produksi, pemasaran, hingga ekspansi bisnis.

“Misalkan jual donat, kalau dia mau bisnis, maka dia sudah pikirkan produksinya seperti apa, bahannya bagaimana, nanti resepnya apa. Tapi nanti goreng, packaging, cari pembeli, pengiriman, sampai kalau ada komplain, sendiri yang urus. Ini sering jadi masalah,” paparnya.

Sering kali pemilik bisnis lupa kalau ada 3 level yang harus dipenuhi dalam berbisnis yaitu operasional, manajerial, dan strategis. Sehingga penting memiliki pekerja di bagian produksi, di bagian pengemasan dan pemasaran, juga yang memikirkan ekspansi bisnis kedepannya.

“Jadi untuk berevolusi dari dagang ke bisnis, perlu mulai memikirkan operasional bisnisnya, manajemen bisnis, hingga strategis bisnis ke depannya. Itu semua sangat dipengaruhi dengan mindset si pemilik bisnis,” pungkasnya .

Tags: Beda Dagang dan BisnisTOO
Previous Post

Akselerasi Industri Halal Nasional untuk Pertumbuhan Ekonomi

Next Post

FAB Rayakan Hut-10 Melalui Press X To Start Bangun Ekosistem Industri Kreatif Tanah Air

Related Posts

Koperasi dan UMKM Perlu Menerapkan Digitalisasi Ekonomi
BERITA TERKINI

Koperasi dan UMKM Perlu Menerapkan Digitalisasi Ekonomi

November 13, 2021
OJK : Hanya 104 Pinjol Legal yang Beroperasi Sesuai Izin
BERITA TERKINI

OJK : Hanya 104 Pinjol Legal yang Beroperasi Sesuai Izin

November 5, 2021
Telah Hadir Aplikasi yang Memperkuat Keamanan Siber
BERITA TERKINI

Telah Hadir Aplikasi yang Memperkuat Keamanan Siber

November 3, 2021
BI Prediksi 5 Tantangan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi
BERITA TERKINI

BI Prediksi 5 Tantangan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi

October 29, 2021
Penyelesaian Proyek Strategis Nasional di Pulau Jawa Dikebut
BERITA TERKINI

Penyelesaian Proyek Strategis Nasional di Pulau Jawa Dikebut

October 29, 2021
Ini Daftar 106 Pinjol Resmi yang Berizin OJK
BERITA TERKINI

Ini Daftar 106 Pinjol Resmi yang Berizin OJK

October 29, 2021
Next Post
FAB Rayakan Hut-10 Melalui Press X To Start Bangun Ekosistem Industri Kreatif Tanah Air

FAB Rayakan Hut-10 Melalui Press X To Start Bangun Ekosistem Industri Kreatif Tanah Air

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Foto Tokoh Golkar di Jet Bus “Istimewa”, Dedikasi Henry Indraguna Kerja untuk Indonesia
  • China : Pendukung Garis Keras Kemerdekaan Taiwan, Hukuman Mati
  • PJ Gubernur DKI : Cuaca Ekstrem, Sebaiknya Perkantoran Terapkan WFH
  • Menjelang Libur Panjang, KAI Perpanjang Rangkaian & Tambah Perjalanan

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored