Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Perempuan dan Anak, Kunci Terciptanya Perdamaian Bangsa

by Indah
October 14, 2021
in BERITA TERKINI
126 10
0
Perempuan dan Anak, Kunci Terciptanya Perdamaian Bangsa
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengungkapkan partisipasi perempuan dan anak merupakan kunci terciptanya perdamaian bangsa maupun dunia. Untuk itu, Menteri Bintang mendorong seluruh pihak agar secara aktif melibatkan perempuan dan anak dalam mewujudkan perdamaian bangsa, melalui program-program yang berperspektif gender dan memprioritaskan hak anak.

“Saat perempuan berpartisipasi secara penuh dan aktif dalam proses perdamaian, maka kesepakatan yang dihasilkan pun terbukti lebih inklusif dan berkelanjutan (UN Women). Sementara itu, partisipasi anak dalam setiap keputusan terkait dirinya merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak dasar anak,” ungkap Menteri Bintang dalam acara Sarasehan Dialog Gema Perdamaian Nasional XIX ‘Damailah Negeriku, Sehat dan Kuatlah Bangsaku’ yang dilaksanakan secara virtual (09/10).

Menteri Bintang menambahkan anak dan perempuan merupakan advokat terbaik bagi dirinya. “Mereka lah yang paling mengetahui isu-isu dan solusi-solusi dari permasalahan yang melingkupi mereka. Untuk itu, sebagai kelompok yang rentan, partisipasi perempuan dan anak menjadi penting dalam memastikan kerentanan tersebut dapat terkikis,” jelas Menteri Bintang.

Menteri Bintang juga mendorong seluruh pihak yang memiliki perhatian terhadap terciptanya perdamaian, untuk selalu mengikutsertakan perempuan dan anak dalam setiap programnya, sehingga program-program yang tercipta pun berperspektif gender dan memprioritaskan hak anak. Dengan demikian, perdamaian yang diidamkan dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh pihak, tanpa terkecuali.

“Tanpa kerja sama yang kuat antar sektor, baik itu pemerintah, akademisi, profesional, dunia usaha, media, para tokoh dan masyarakat luas, maka apapun yang kita usahakan tidak akan pernah tercapai dengan maksimal. Oleh karena itu, marilah kita himpun kekuatan dan tatap satu tujuan bersama, yaitu dunia yang damai, setara dan sejahtera bagi semua. Menuju damailah Negeriku, sehat dan kuatlah bangsaku. Jika perempuan berdaya, anak terlindungi, maka Indonesia maju,” tegas Menteri Bintang.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menekankan pentingnya mengenalkan keberagaman budaya bangsa Indonesia kepada anak sebagai generasi penerus bangsa, mulai dari keberagaman rumah adat, baju adat, alat musik tradisional, tarian adat, hingga makanan khas dari berbagai suku. Hal ini bertujuan untuk menanamkan karakter cinta damai pada diri anak dan mendukung terciptanya perdamaian dalam kehidupan berbangsa menuju ‘Indonesia Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur’ pada 2045 mendatang.

“Semua harus mengambil peran untuk menciptakan perdamaian bangsa. Mari bersama merawat Indonesia dengan mengembangkan sikap gotong royong, menjaga lingkungan dan ketertiban, menjadi garda terdepan benteng Pancasila dan NKRI, bersinergi lawan terorisme, radikalisme, intoleransi, tantangan bangsa lain, serta menerapkan revolusi mental bergerak dengan karya nyata,” ujar Ganjar.

Sementara itu, Steering Committee Gema Perdamaian, Ida Rsi Wisesanatha menuturkan pentingnya komitmen dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan, memelihara, dan menjaga perdamaian bangsa melalui senyum yang tulus dari hati. “Kemajemukan bangsa ini begitu indah manakala dihargai dan ditata. Jika tidak, kemajukan justru akan menjadi potensi terjadinya konflik. Sebagai bangsa yang paling majemuk, kita harus memperkokoh diri dengan menanamkan nilai Pancasila, dengan begitu, NKRI akan tetap utuh dan semakin kuat,” tutur Ida Rsi.

Koodinator Staf Khusus Presiden RI, Ari Dwipayana mengungkapkan pentingnya menerapkan ajaran cinta kasih, serta literasi dan edukasi dalam masyarakat untuk mewujudkan perdamaian. Ari juga menjelaskan perdamaian merupakan sumber kehidupan, baik untuk mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan hak-hak dasar lainnya.

“Untuk mewujudkan perdamaian, perlu didukung dengan adanya sistem kelembagaan yang lebih membangun perdamaian, baik sistem ekonomi yang baik, sistem demokrasi yang sehat, dan sistem hukum yang adil. Kita perlu mendorong pelaksanaan dialog perdamaian dalam tindakan nyata berupa karya, dengan melibatkan masyarakat lintas agama dan suku demi menyelesaikan berbagai masalah kebangsaan saat ini,” pungkas Ari.

Previous Post

Kerjasama Indonesia-Fiji, Dorong Kesejahteraan Perempuan dan Anak

Next Post

Sego Krenyes, Eksis di Tengah Pandemi Berkat Teknologi Digital

Related Posts

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
BERITA TERKINI

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026

July 4, 2026
Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
BERITA TERKINI

Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi

July 4, 2026
Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
BERITA TERKINI

Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia

June 20, 2026
Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
Next Post
Sego Krenyes, Eksis di Tengah Pandemi Berkat Teknologi Digital

Sego Krenyes, Eksis di Tengah Pandemi Berkat Teknologi Digital

Recent Posts

  • BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
  • Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
  • Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Segudang Penghargaan Sharp, Berkat Komunikasi Mumpuni
  • Prinsip Kehati-hatian Hantar Bank Ganesha Raih Gold Award Risk Management Award 2025
  • FIFA : Indonesia Batal sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20
  • Perayaan HUT ke-16 LPDB-KUMKM Salurkan Dana Rp15 Triliun kepada 3.168 mitra

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored