EconomicReview – Bisnis PT Asuransi Kresna Mitra Tbk semakin melaju hingga paruh pertama 2019. Merujuk pada laporan keuangan, perusahaan asuransi ini mampu mencatatkan pendapatan premi bruto sebesar Rp 402,14 miliar. Nilai ini tumbuh 207,07% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan Juni 2018 senilai Rp 130,96 miliar.
Bila dirinci lebih jauh, pendapatan premi bruto ini dikontribusikan paling besar oleh lini bisnis asuransi kebakaran senilai Rp 314,09 miliar. Nilai ini melonjak 540,87% yoy dari paruh pertama 2018 senilai Rp 49,01 miliar.
Kontribusi pendapatan premi bruto selanjutnya ditopang oleh asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp 45,89 miliar. Nilai ini turun 10,55% yoy dari Rp 51,30 miliar pada semester 1-2018 lalu.
Seperti dikutip dari kontan.co.id, Guna mendorong pertumbuhan asuransi pengangkutan, Kresna Insurance bekerja sama dengan World Logistics Council (WLC). Nantinya para pelaku ekspor impor akan tergabung dalam program Asia Benchmark Trade Lane (BTL), sebuah program pengembangan ekonomi bagi segmen UKM. Indah






