EconomicReview – EconomicReview kembali menggelar ajang penghargaan tahunan Indonesia Information Technology Award AWARD (IITA) V 2023. Penghargaan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada Perusahaan yang mampu merencanakan, mengimplementasikan, memantau serta mengevaluasi dan terus memperbaiki usahanya secara strategis terkait pemanfaatan IT dalam mencapai tujuan perusahaan.
Salah satu pemenang penghargaan bergensi ini adalah PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Non Petikemas) yang meraih Predikat Excellent (Gold Award) untuk The Best IT for Subsidiary of SOE’s Company 2023. Penghargan bergensi ini diterima langsung oleh Meirisal Dwi Waldi, SM Sistem Informasi PT Pelabuhan Tanjung Priok yang hadir secara online di ajang tahunan Indonesia Information Technology Award AWARD (IITA) V 2023.
Ajang IITA 2023 ini digelar secara hybrid, baik offline maupun online, Jumat (8/12/2023). Penghargaan IITA 2023 merupakan penilaian dewan juri yang tidak hanya menilai faktor keterkinian Teknologi Informasi yang ada namun juga memastikan bahwa keberadaan Teknologi Informasi tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kinerja perusahaan terutama di era digital saat ini.

Dengan diperolehnya penghargaan ini, semakin meningkatkan semangat Perseroan untuk terus meningkatkan kinerja positif sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh stakeholders Perseroan. Perseroan merupakan operator terminal multipurpose pertama di Indonesia dan berpengalaman dalam menangani kegiatan bongkar muat kargo curah cair, curah kering, general cargo dan lain-lain.
PTP Nonpetikemas telah beroperasi di 11 cabang Pelabuhan yang tersebar di seluruh wilayah strategis Indonesia yaitu Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Banten, Cirebon, Panjang – Lampung, Bengkulu, Palembang, Jambi, Teluk Bayur – Padang, Tanjung Pandan dan Pontianak.
PTP Nonpetikemas adalah salah satu anak perusahaan dari PT Pelindo Multi Terminal (Persero) yang merupakan salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dengan kepemilikan saham sebesar 99% dan PT Pelabuhan Investama Indonesia sebesar 1%.
Sedangkan Pelindo Multi Terminal (SPMT) merupakan subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) yang sukses mencatatkan hasil positif dalam kinerja operasional perusahaan pada triwulan pertama 2023. Hingga Maret 2023, SPMT mencatat arus bongkar muat komoditas curah cair mencapai 7,1 juta ton dan bongkar muat curah kering sebanyak 12,7 juta ton.
Sementara itu, arus bongkar muat general dan bag cargo tercatat mencapai 5.8 juta ton per meter kubik (m3). Begitu juga melalui komoditas gas yang terealisasi sebesar 3 juta metric million british thermal unit (MMBTU).
Tak hanya itu, arus bongkar muat peti kemas yang dilayani SPMT sepanjang triwulan pertama 2023 tercatat mencapai 118,263 twenty foot equivalent units (TEUs). Di sisi lain, arus kendaraan yang dilayani oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal, Tbk. (IPCC) mencapai 371,963 unit.
SPMT berkomitmen untuk mengawal konektivitas logistik Indonesia, menjaga kelancaran arus barang di pelabuhan melalui kesiapan operasional yang tersedia 24 jam setiap hari dalam seminggu atau sepanjang waktu. Kesiapan tersebut, didukung dengan SDM yang handal, teknologi, serta sistem digitalisasi untuk menjangkau seluruh aktivitas layanan kepelabuhanan.








