EconomicReview– Untuk kelima kalinya, portal Economic Review menggelar acara Indonesia Information Technology Award (IIFA). Acara yang diadakan di auditorium Cyber University, Jakarta ini diadakan secara hybrid. Hadir secara offline, perwakilan perusahaan penerima award, tokoh Cyber Indonesia, jajaran dari Cyber University, dewan juri dan founder Economic Review.
Dalam pemberian award kali ini ada beberapa kategori yang diberikan, mulai dari kategori Non Bank (tbk), Bank BPD, Bank (non tbk), Insurance, Multifinance, Anak BUMN dan BPR. Penjurian sendiri dilakukan secara offline dengan melihat variable-variable yang sudah menjadi standar untuk penjurian. Penjurian diketuaii oleh Permata Nur M.R, Ph.D,ACA, ACP. yang menjabat sebagai Kepala Program Studi Software Engineering Universitas Prasetya Mulya.
Sebagai ketua dewan juri, dalam kata sambutannya, Permata Nur menggatakan bahwa penilaiaan bukan hanya tentang teknologi tetapi banyak hal yang terlibat supaya bisa lebih efisien dan maksimal.

“Dewan juri melihat pengembangan dari institusi perusahaan , apakah mendapatkan progres ataupun kemajuan yang signifikan dalam perusahaan tersebut. Kami juga mengapresiasi pimpinan-pimpinan peusahaan yang telah melakukan pembaharuan terutama di bidang IT. Kami lihat juga impactnya terhadap perusahaan terkait,” jelas Permata Nur.
Membuka acara, dalam kata sambutannya, founder ER, Hj. Irlisa Rachmadiana, MM berharap di tahun depan, penjurian yang selama ini dilakukan secara online bisa dilakukan secara tatap muka langsung.
“Acara yang biasanya diadakan di awal tahun, untuk kali ini karena kesibukkan dari para dewan juri baru bisa dilaksanakan jelang akhir tahun ini. Tapi meski telat, kualitas tidak berkurang. Bahkan kami akan mengusulkan tahun depan penjurian dilakukan secara offline,” ujar Irlisa.
Dalam kata sambutannya, Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono, mengharapkan acara ini dapat lebih mendorong perusahaan-perusahaan semakin meningkatkan kinerja di bidang Iinformation Technology.
“Dengan meningkatkan akan kinerja IT di perusahaan, perusahaan akan lebih berkembang dan pada kahirnya akan menjadi kejayaan Indonesia. Terlebih saat ini dengan semakin berkembangnya teknologi, sudah mulai menggunakan bahkan sebagai sebagain industri sudah mengunakan AI secara luas,” ujar Gunawan.

Berikut daftar pemenangg IIFA V-2023
- Non Bank (Tbk) : PT AKR Corporindo Tbk
- Bank BPD : PT Bank SUMUT, PT BPD NTT dan PT BPD Kaltim KALTARA
- Bank (Tbk) : PT Bank Mayapada International, PT Bank Victoria International
- Bank (Non Tbk) : PT Bank BCA Syariah, PT Bank KEB Hana Indonesia, PT Bank Index Selindo, PT Hibank Indonesia
- Anak BUMN : PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (JAMSYAR), PT Pelabuhan Tanjung Priok
- Insurance : PT Jasaraharja Putera
- Multifinance : PT ADIRA Dinamika Multifinance, PT Mandiri Tunas Finance, PT Indomobil Finance Indonesia, PT CIMB Niaga Auto Finance
- BPR : PT BPR Bank BAPAS 69 PERSERODA








