Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Serikat Pekerja Pegadaian Sepakat Menolak Rencana Akuisisi Holding oleh BRI

by Corry
December 1, 2020
in BERITA TERKINI, KORPORASI, Uncategorized
147 3
0
Serikat Pekerja Pegadaian Sepakat Menolak Rencana Akuisisi Holding oleh BRI
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Serikat Pekerja (SP) PT. Pegadaian Persero mengambil sikap mendukung penuh terkait adanya rencana keinginan Pemerintah untuk melakukan sinergi Ultra Mikro. Namun, SP Pengadaian tegas menolak rencana pencaplokan dengan skema holding dan akuisisi yang dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk, sebagaimana tertuang dalam beberapa pemberitaan di media massa.

Dipaparkan Ketua Umum SP Pegadaian, Ketut Suhardiono, elemen karyawan PT Pegadaian (Persero) merasa resah dengan adanya pernyataan sikap yang berawal dari berita tentang pencaplokan Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) oleh BRI pada 13 November 2020 lalu.

Dan mensikapi berita tersebut, pada Musyawarah Nasional (Munas) Serikat Pekerja PT. Pegadaian Persero beberapa waktu lalu (25/11), di Hotel Best Western Solo Baru, Sukoharjo, menghasilkan kata sepakat untuk tidak sepakat mengenai wacana holding atau akuisisi dari BRI pada PT. Pegadaian.

“Kami Serikat Pekerja Pegadaian mendukung sinergi Ultra Mikro yang diwacanakan BUMN. Tapi kami menilai Pegadaian adalah perusahaan yang sehat jadi dengan tegas kami menolak holding dan akuisisi. Dan sebagai perwakilan teman-teman secara resmi, kami diminta untuk menyampaikan pernyataan sikap, Meski belum ada pernyataan resmi, namun karena wacana ini disampaikan presiden, sehingga mereka merasa sudah pasti. Dan sikap kami juga pasti bahwa kami sepakat untuk tidak sepakat soal rencana pencaplokan dengan skema holding dan akuisisi,”” ucapnya dalam keterangan tertulis.

Ketut menyampaikan, ada pertimbangan atas penolakan tersebut, yakni soal eksistensi Pegadaian sejak 1901 sebagai perusahaan telah banyak memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Selain itu, juga layanan (produk) yang dimiliki Pegadaian itu sangat spesifik dengan kultur nasabah yang berbeda. Diketahui, basis produk Pegadaian adalah Layanan Syariah dan Konven/Gadai. Pegadaian melayani seluruh lapisan masyarakat sampai dengan wong cilik atau pelosok desa.

“Kami menyampaikan aspirasi Serikat Pekerja Pegadaian dari seluruh Indonesia, menyatakan sikap menolak Rencana Pencaplokan dengan skema Holding dan Akuisisi. Penolakan ini bukan tanpa pertimbangan, Ketut mengungkapkan selama berdiri Pegadaian tumbuh sebagai perusahaan yang sehat hingga saat ini. Dalam prosesnya, holding haruslah benar. Dan dipastikan tidak ada BUMN yang tidak baik didalamnya yang bisa menjadi beban BUMN yang baik” tegas Ketut.

la pun mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo tiga tahun silam dalam acara Executive Leadership Program (ELP) bagi Direksi BUMN, di Istana Negara, Jakarta, yang menekankan, manajemen perusahaan yang sehat adalah hal penting untuk diperhatikan dalam pembentukan holding badan usaha milik negara. Presiden Jokowi mengingatkan, jangan sampai pembentukan holding malah membuat BUMN yang sehat terpengaruh oleh BUMN lain yang kondisi keuangannya kurang baik.

“Mungkin untuk BUMN yang sudah baik bisa (dibentuk holding), tapi masih ada yang tidak baik. Jangan sampai membebani yang baik, begitulah kiranya kutipan pak Presiden kala itu. Sehingga penekannya adalah dalam prosesnya, holding haruslah benar. Dan dipastikan tidak ada BUMN yang tidak baik didalamnya yang bisa menjadi beban BUMN yang baik” tegas Ketut.

Kembali diungkapkan Ketut bahwa SP Pegadaian sangat mendukung rencana sinergi Ultra Mikro. Namun, tidak setuju soal skema holding atau akuisisi karena Pegadaian perusahaan yang sehat dan tidak pernah rugi.

“Ini adalah langkah awal untuk kemudian akan kami bawa hasil Munas ini kepada direksi PT. Pegadaian”, tutup Ketut.

Dalam munas SP Pegadaian tahun 2020 ini ada dua keputusan yakni pemilihan Ketua dan Sekjen SP Pegadaian dan pernyataan sikap bahwa sepakat untuk tidak sepakat. Ketut Suhardiono dan Rosyid Hamidi yang dalam Munas ini terpilih sebagai Ketua Umum dan Sekjen SP Pegadaian periode 2020-2024 mengungkapkan hasil Munas ini akan dibawa pada direksi PT. Pegadaian.

Saat ini, SP Pegadaian terdapat di 12 Kantor Wilayah dan 1 DPD Kantor Pusat yang memiliki 4.000 lebih jumlah outlet dengan total karyawan Pegadaian sekitar 15 ribu karyawan.

Tags: PT Pegadaian (Persero)Serikat Pekerja
Previous Post

Kolaborasi YDBA, AHM dan Dharma Group Bina UMKM Manufaktur

Next Post

8 Perempuan Peraih Anugerah Perempuan Indonesia –VII-2020 ( API-VII-2020)

Related Posts

Strategi Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Dorong UMKM Naik Kelas
BERITA TERKINI

Strategi Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Dorong UMKM Naik Kelas

September 23, 2022
Sinergi BRI- Pegadaian, Luncurkan Kartu Kredit Berbasis Tabungan Emas
BERITA TERKINI

Sinergi BRI- Pegadaian, Luncurkan Kartu Kredit Berbasis Tabungan Emas

December 23, 2021
Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Emas Sejak Dini
BERITA TERKINI

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Emas Sejak Dini

February 23, 2021
Pegadaian Peduli, Bantu Masyarakat Terdampak Banjir di KalSel
Uncategorized

Pegadaian Peduli, Bantu Masyarakat Terdampak Banjir di KalSel

January 20, 2021
Dari Pada Digabung, Pegadaian Lebih Baik Jadi Perusahaan Go Publik
BERITA TERKINI

Dari Pada Digabung, Pegadaian Lebih Baik Jadi Perusahaan Go Publik

January 15, 2021
Salamuddin Daeng; Akuisisi Tak Transparan Berpotensi Merugikan Negara
BERITA TERKINI

Salamuddin Daeng; Akuisisi Tak Transparan Berpotensi Merugikan Negara

December 11, 2020
Next Post
8 Perempuan Peraih Anugerah Perempuan Indonesia –VII-2020 ( API-VII-2020)

8 Perempuan Peraih Anugerah Perempuan Indonesia –VII-2020 ( API-VII-2020)

Recent Posts

  • Hutama Karya,Top 5 Human Capital Award 2026 Kategori Public Company
  • Mayapada Healthcare Group Raih Top 7 Human Capital Award 2026 Kategori Private Company
  • Tiket.Com Boyong 3 Penghargaan Human Capital Award 2026 Sebagai Pencapaian Apik
  • Bumi Berkah Boga Bawa Pulang 2 Penghargaan Human Capital Award 2026, Kategori Platinum Award
  • Sumitomo Indonesia Sabet Gold Award Kategori Private Company pada IHCA 2026
  • BMW Seri 5 Touring: Kombinasi Desain Inovatif, Teknologi dan Fungsionalitas
  • Pemasok UMKM Perikanan di Fasilitasi KKP Sertifikat CPIB
  • Menperin Katakan Industri Otomotif Indonesia Hadapi Krisis Cip Semikonduktor
  • The Best ISMA 2023 untuk WOM Finance

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored