Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Teknologi Canggih Penuhi Ambisi Kendaraan Listrik Indonesia

by Yusniar
January 6, 2025
in OPINI
125 9
0
Teknologi Canggih Penuhi Ambisi Kendaraan Listrik Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Penyederhanaan, fleksibilitas, dan efisiensi dibutuhkan dalam manufaktur otomotif, termasuk di sektor baterai dan kendaraan listrik unggulan. Hal ini terkait dengan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan Listrik.

Studi PwC mengungkapkan bahwa lebih dari 60% konsumen berencana untuk membeli kendaraan listrik dalam lima tahun mendatang. Konsumen di Indonesia termasuk di antara mereka yang tertarik dengan kendaraan listrik. 

Dengan populasi kelas menengah dan urbanisasi yang tinggi, Indonesia menjadi salah satu pemain kunci di pasar kendaraan listrik di wilayah Asia Pasifik, karena pemerintah Indonesia menerapkan berbagai kebijakan dan insentif untuk mendorong pengadopsian kendaraan listrik.

Di bidang mobilitas listrik, baik membangun pabrik baru atau mengintegrasikan solusi ke dalam pabrik yang sudah berjalan. Produsen mobil biasanya tidak ingin menemui kendala yang disebabkan oleh banyaknya hardware dan software dari berbagai pemasok yang menjadi kendala dalam interoperabilitas, biaya, dan kerumitan dalam perawatan.

Karena itu, produsen mobil dan manufaktur baterai listrik akan lebih mudah memanfaatkan teknologi machine vision, deep learning, dan sensor 3D untuk mengecek keseragaman coating permukaan. Mendeteksi kerusakan dalam sel, membaca barcode dan nomor seri, guna memastikan konsistensi dan kualitas saat merakit bagian-bagian baterai menggunakan robot yang dipandu oleh teknologi vision.

Penggunaan dan Pengadaan Saat ini

Software deep learning machine vision, teknologi 3D, dan robot yang dipandu teknologi vision, akan membuka tingkatan baru inspeksi visual untuk mendapatkan kualitas, keamanan, dan kepatuhan di semua proses produksi baterai listrik. Sebanyak 30% pemimpin perusahaan manufaktur yang disurvei di Asia Pasifik saat ini menggunakan beberapa bentuk AI seperti deep learning di dalam proyek-proyek machine vision mereka, menurut laporan Zebra ini.

Terdapat sejumlah cara yang dijalankan oleh para produsen dalam mendapatkan solusi machine vision untuk pabrik yang sudah ada maupun pabrik baru. Pemilihan yang dilakukan di site level dengan persetujuan di tingkat korporat, dan pemilihan dan persetujuan yang dilakukan di site level, adalah dua pendekatan utama. Fokus pada site level memiliki keuntungannya tersendiri namun bisa menyisakan ruang untuk variasi yang kurang diminati, di mana lokasi-lokasi yang berbeda menggunakan solusi machine vision yang berbeda untuk alur kerja yang sama, namun dengan keahlian dan data yang tidak merata di site-site tersebut. 

Software machine vision terkini sudah dilengkapi dengan tool deep learning yang dibutuhkan untuk melakukan inspeksi di tingkat yang lebih tinggi dan mampu menangani berbagai use case yang lebih kompleks dengan lebih baik. Jaringan neural deep learning (terutama convolutional neural networks) adalah AI tools canggih dan kuat yang meniru otak manusia.

Penggunaan dan Benefit 3D

Sistem 3D vision bisa merekonstruksi layout spasial objek-objek di dalam baterai listrik, termasuk bentuk, ukuran, posisi, dan orientasi objek tersebut dalam ruang 3 dimensi. Sistem ini bisa memberikan data rinci dan akurat yang bisa digunakan oleh proses inspeksi 3D untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan presisi terhadap sel, solder beads, yang digunakan untuk merakit sel, tab, dan konektor, serta adhesive beads untuk perakitan cell stack. Selain itu, 3D scanning bisa dilakukan menggunakan salah satu dari beberapa teknik yang tersedia seperti pemindaian laser (laser scanning) dan pemindaian cahaya yang terstruktur (structured light scanning).

3D Tool untuk Machine Vision

3D profile sensor sangat penting untuk tugas-tugas machine vision seperti quality control dan inspeksi. 3D profile sensor juga memperluas kemampuan sistem machine vision. Ia akan memperkuat depth perception dan meningkatkan quality control dengan data set 3D yang besar, yang dibutuhkan oleh software machine vision modern  dengan kelengkapan 3D tool untuk memproses dan menganalisis 3D point cloud data.

Tool tersebut meliputi 3D surface matcher untuk menemukan dan memperkirakan pose kemunculan surface model di point cloud, dan 3D shape finder untuk menemukan dan mengkarakterisasi bentuk silinder, (hemi)spheres, bidang persegi panjang, dan kotak di point cloud.

Tool lain adalah 3D blob analysis untuk mengelompokan suatu point cloud menjadi blob dan menghitung karakteristiknya, serta pengukuran 3D untuk menemukan transisi dalam profil yang diambil dari peta kedalaman (depth maps) dan menghitung metrik di dan dari itu semua. 3D metrology bisa digunakan untuk menghitung jarak, statistik, dan volume dalam point cloud.

(Eric Ananda, Country Lead Indonesia, Zebra Technologies)

Previous Post

Samsung Vision AI: Ciptakan Masa Depan Lebih Cerdas dan Terhubung

Next Post

OJK Terbitkan Peraturan Laporan Berkala Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun

Related Posts

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
Uncategorized

KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review

May 27, 2026
Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
Uncategorized

Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026

May 27, 2026
dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026
BERITA TERKINI

dr. Ayu Widyaningrum Raih Planitum Award – ILA 2026

May 27, 2026
Next Post
OJK Cabut Izin Usaha PT Asuransi Purna Artanugraha

OJK Terbitkan Peraturan Laporan Berkala Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun

Recent Posts

  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
  • KOWANI Mendapat Apresiasi ILA 2026 dari Economic Review
  • Airlangga Hartanto, Keynote Speaker Acara ILA 2026
  • NielsenIQ: Kehadiran Omnichannel sangat Penting bagi Peritel Indonesia di Masa Depan
  • Dukung Teknologi Nasional, Presiden Prabowo Kunjungi Pameran Inovasi di KSTI 2025
  • SHARP Raih Nusantara CSR Awards 2020
  • Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored