Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Tetap Sehat saat Berpuasa, Hindari Kebiasaan Ini

by Indah
May 2, 2020
in GAYA HIDUP
131 10
0
Ilustrasi Saat Berbuka Puasa. Foto Liputan6.com
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Umat muslim seluruh dunia telah memasuki bulan Ramadhan, pola makan pun berubah dan di Indonesia, kurang lebih selama 14 jam perut akan kosong, oleh karena itu konsumsi makanan sehat yang tepat bisa menjaga tubuh tetap sehat dan ibadah berjalan lancar.

Untuk menghindari hal yang merusak metabolisme pencernaan selama menjalani puasa di bulan Ramadhan, maka ada beberapa hal yang harus dihindari, terutama saat berbuka puasa.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut kebiasaan-kebiasaan tak sehat yang sering dilakukan saat berbuka puasa tanpa disadari.

Terlalu banyak makan makanan manis

Konsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa terasa sangat nikmat dan diyakini dapat mengembalikan energi tubuh yang sempat hilang. Namun jangan mengkonsumsinya terlalu banyak, jika tidak mau terjadi lonjakan gula darah secara tiba-tiba dan akhirnya malah akan membuat mengantuk dan sholat tarawih dapat terganggu.

Makan dengan terburu-buru

Kondisi lapar yang dialami setelah berpuasa seharian membuat kita makan secara buru-buru. Hal ini dapat menghambat kinerja pencernaan sehingga sangat disarankan untuk makan secara perlahan.

Minum air dingin

Setelah berpuasa seharian penuh, tentu kita akan sangat merasa haus sehingga hal pertama yang kita lakukan adalah minum air dingin untuk melegakan tenggorokan. Minum air dingin secara tidak terkontrol akan merusak sistem kerja lambung menjadi lebih lama karena harus menyesuaikan suhu dengan minuman dingin yang dikonsumsi.

Makan berat dan gorengan

Disarankan untuk tidak langsung menyantap makanan berat seperti nasi. Jika lambung langsung diberi hidangan berat seperti nasi, maka lambung akan kewalahan melakukan kerja, bahkan lambung bisa terluka dan dampaknya perut akan menjadi kembung, mual, dan terasa perih. Akan lebih baik untuk mengonsumsi makanan berat ini satu atau dua jam setelah menyantap hidangan ringan. Meskipun nikmat, tetapi tidak disarankan untuk  berbuka puasa dengan gorengan karena kandungan minyak yang ada dalam gorengan tidak baik bagi kerja lambung.

Olahraga setelah berbuka

Berpuasa bisa menyebabkan jam olahraga yang biasa dilakukan menjadi mundur. Salah satu pilihan adalah melakukan olahraga setelah berbuka. Jika ingin berolahraga, lakukan dua jam setelah berbuka puasa. Jeda waktu ini perlu untuk memberi waktu bagi tubuh mencerna makanan agar perut tetap terasa nyaman ketika olahraga.

Merokok setelah berbuka

Pada saat berpuasa, tubuh sangat membutuhkan oksigen untuk metabolisme. Jika fungsinya terhambat oleh karbondioksida, maka akan menderita badan lemas dan berisiko terkena anemia.

Tar yang terkandung dalam rokok, dapat mengakibatkan darah orang yang berpuasa semakin kental. Zat ini bersifat lengket dan menempel pada dinding pembuluh darah, sehingga orang yang berpuasa akan mengalami kekurangan cairan. Ginjal pun akan dipaksa untuk bekerja lebih berat.

Previous Post

Apresiasi Kurir JNE, Prudential & Tokopedia Berikan Perlindungan Kecelakaan dan COVID-19

Next Post

PPPI Gandeng 5 Asosiasi Perempuan untuk Berdonasi

Related Posts

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
BERITA TERKINI

BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026

July 4, 2026
Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
BERITA TERKINI

Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi

July 4, 2026
Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
BERITA TERKINI

Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia

June 20, 2026
Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Uncategorized

Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis

June 19, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif

May 27, 2026
Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik
Uncategorized

Irvandi Gustari Raih Platinum Award ILA 2026 Berkat Konsistensi Apik

May 27, 2026
Next Post
PPPI Gandeng 5 Asosiasi Perempuan untuk Berdonasi

PPPI Gandeng 5 Asosiasi Perempuan untuk Berdonasi

Recent Posts

  • BPD Bali Ikut Serta Penjurian IHCA 2026
  • Penjurian IHCA 2026, BCA Ikut Serta Berpartisipasi
  • Irlisa Rachmadiana, Pendiri & Ketum PEWIBI Perkumpulan Peduli Wisata Budaya Indonesia
  • Perkuat Pertahanan, Indonesia & Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
  • Arif Budiman, Direktur Mitsui Leasing Raih Gold Award ILA 2026 Berbekal Kerja Keras dan Produktif
  • Segudang Penghargaan Sharp, Berkat Komunikasi Mumpuni
  • Prinsip Kehati-hatian Hantar Bank Ganesha Raih Gold Award Risk Management Award 2025
  • FIFA : Indonesia Batal sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20
  • Perayaan HUT ke-16 LPDB-KUMKM Salurkan Dana Rp15 Triliun kepada 3.168 mitra

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored