EconomicReview – Dalam ajang tahunan Anugerah Perempuan Indonesia (API) VIII 2022, Jane Elisabeth Wuysang, Direktur Perumdam Tirta Senentang Sintang, Kalimantan Barat sukses meraih penghargaan API untuk kategori Pemimpin Perusahaan BUMD.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan kepada Jane sebagai pemimpin perempuan Indonesia di sektor BUMD dan telah melakukan berbagai inovasi, baik untuk kemajuan perusahaan maupun bangsa dan negara. Prestasi yang ditorehkan Jane ini juga bisa menjadi keteladanan bagi pemimpin perempuan Indonesia lainnya agar bisa berkarir dan menggapai cita-cita yang diinginkannya sesuai bidangnya.
Saat penjurian, Jane memaparkan terkait style leadership yang dia lakukan. “Style leadership saya adalah mengkombinasikan antara pendekatan emosional, demokrasi, targetting, command, pendampingan dan menyamakan persepsi anggota tim,” ujarnya.
Dengan gaya kepemimpinan seperti itu, Jane sukses meningkatkan nilai perusahaan, yang tercermin pada image perusahaan dan kepercayaan publik atas pelayanan perusahaan yang semakin baik. Di sisi lain, Jane juga melakukan berbagai terobosan baik berupa peningkatan IT, pengembangan pelayanan dengan memperluas jaringan pembayaran serta service yang memudahkan pelanggan mengakses pelayanan.
Jane menegaskan bahwa setiap era mempunyai tantangan sendiri. Karena itu, seorang pemimpin harus dapat beradaptasi dengan semua kondisi dan dapat mengikuti perkembangan yang tentunya disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. “Pemimpin di era pandemi harus adaptif, inklusif dan update atas semua perkembangan era digital saat ini,” ujarnya.
Di sisi lain, kematangan mental seorang pemimpin dalam perusahaan diperlukan agar dapat menyeimbangkan dan menghadapi situasi dan kondisi dalam bentuk apapun. Sedangkan dalam hal spiritual, tidak bisa menjadi patokan dalam kepemimpinan suatu perusahaan karena kehidupan di Indonesia yang beragam, kecuali tinjauan terhadap budi-pekerti.
Menurut Jane di era digital seperti sekarang ini dibutuhkan perempuan tangguh yang berkualitas. Artinya, perempuan yang mampu beradaptasi dalam semua kondisi, mampu bersaing sehat tanpa memandang gender sehingga tidak perlu previlege atas ‘keperempuanannya’. Selain itu, harus update terhadap perkembangan IT, berpikir luas dan mampu memandang suatu permasalahan dari berbagai perspektif, mempunyai target-target yang jelas dan mampu menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga.
“Bagi saya, keluarga tetap nomor satu. Saya berusaha menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga. Selama ini keluarga sangat mendukung pekerjaan saya. Setiap pengambilan keputusan atas suatu hal yang krusial dalam karier saya dibicarakan terhadap baik buruknya,” ujarnya.
Diam-diam Jane menghasilkan karya sebuah paper yang cukup membanggakan. Karya berjudul “A Study on Developing Theoretical Framework, Dimensions, and Indicators of Urban Water Security in Indonesia” telah diterbitkan oleh Springer, sebuah penerbit internasional. Karya ini juga menjadi salah satu bab pada buku dengan judul “Water Security in Asia” terbitan tahun 2021.
“Tulisan ini setidaknya membuka mindset bagi peneliti lain bahwa manajemen air perkotaan merupakan hal yang memang kompleks namun harus dibahas menjadi suatu hal yang simpel dan mudah dimengerti, bagaimana efek dan dampaknya bagi lingkungan,” tandasnya.
Jane ternyata juga aktif berorganisasi. Dia sebagai pengurus, anggota Komisi Penelitian, Pertemuan Ilmiah dan Seminar di Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia. Dia juga dipercaya sebagai pengurus, Bendahara DPD Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia.
Terakhir, sebagai pengurus, anggota Komisi 2 Pemanfaatan Air di Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Kapuas. “Organisasi yang saya ikuti sangat menunjang kinerja perusahaan pula karena bersinggungan secara keilmuan sehingga terjadi sinergi antara pekerjaan dan organisasi,” ujarnya.
Yang pasti penghargaan API VIII-2022 ini melengkapi penghargaan yang telah diraih Jane, di antaranya CEO BUMD Terbaik, dan sebagai BUMD berkinerja terbaik. Dan diawal tahun 2022, Jane kembali dipercaya untuk kali kedua sebagai Direktur Perumdam Tirta Senentang Sintang periode 2022-2027.








