EconomicReview – Dipertengahan tahun 2022, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) kembali meraih penghargaan bergengsi dengan meraih Indonesia-Turkiye Global Leaders Award ke-2 tahun 2022. Penghargaan itu antara lain sebagai The Best Global Company 2022 dan The Global Leaders 2022 diberikan kepada Irianto Santoso, Presiden Direktur Dharma Polimetal.
Penganugerahan penghargaan pada 6 Juni 2022 tersebut digelar secara hibrid baik offline yang digelar langsung dari Turki maupun online melalui zoominar. Hadir secara langsung di Turki antara lain Israfil Kuralay (Vice President of the Executive Board of Istanbul Chamber of Commerce), Ilhan Erdal (Chairman of the DEIK Türkiye-Indonesia Business Council), Dewi Motik Pramono dan Irlisa Rachmadiana mewakili the Indonesia Women Leaders Association, serta Prof. Askin Asan (Ambassador of the Republic of Türkiye di Indonesia).
Dharma Polimetal menatap optimistis prospek bisnisnya di tahun 2022. Perusahaan meyakini terbantu dengan diperpanjangnya insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sektor otomotif oleh pemerintah. Mengingat aturan tersebut dapat membantu meningkatkan kembali industri otomotif nasional lebih tinggi dibandingkan tahun 2021. DRMA pun yakin kebijakan tersebut akan berdampak positif bagi bisnis perusahaan yang notabene memproduksi komponen otomotif.
Irianto Santoso, pun berharap dan menargetkan kinerja di tahun ini dapat tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pasar otomotif itu sendiri, baik untuk roda empat maupun roda dua, yakni dengan mengincar pertumbuhan penjualan dan laba bersih dobel digit atau sekitar 20% pada tahun ini.
Saat ini, Dharma Polimetal fokus untuk terus memproduksi ratusan hingga ribuan jenis komponen otomotif yang nantinya disuplai ke berbagai pelanggan. Adapun produk yang dihasilkan antara lain metal parts, wiring hamess, cable control, plastic parts, machining parts, dan lain sebagainya. Dan telah memiliki beberapa pelanggan dari pabrikan otomotif seperti Toyota, Honda, Astra Honda Motor, Hyundai, Mitsubishi Motors, Suzuki, TVS, Daihatsu, Kawasaki, hingga KYB.
Tak hanya kendaraan konvensional, Dharma Polimetal juga bersiap mendiversifikasi bisnisnya dengan memproduksi komponen untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Perusahaan ini, merasa cepat atau lambat produksi EV akan segera masif, sehingga permintaan terhadap komponen EV bakal meningkat. Oleh karena itu, Dharma Polimetal telah menyiapkan berbagai sumber daya dan akan masuk ke dalam rantai produksi EV.
Saat ini, Dharma Polimetal telah membuat kabel-kabel listrik (wiring hamess) yang dikelola oleh dua anak usaha, yaitu PT Dharma Electrindo Manufacturing dan PT Dharma Kyungshin Indonesia yang menjadi tulang punggung dalam mempersiapkan wiring hamess EV. Selain itu, Dharma Polimetal juga telah membuat battery pack dan battery management system untuk EV yang sekarang ini digunakan untuk sepeda listrik. Dharma Polimetal juga memiliki kapasitas untuk produksi lightweight steel HSS dan mengembangkan HSS sebagai material komponen bodi EV.
Dalam kinerjanya, Dharma Polimetal menyediakan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 247 miliar di tahun 2022. Capex tersebut lebih difokuskan untuk membeli lahan baru dan pembangunan pabrik baru di Cikarang, Jawa Barat yang sudah dimulai pengerjaan konstruksinya.
“Kami sudah mulai pembangunan pabrik karena mendapat order untuk membuat komponen baru dari pelanggan, yang mana diharapkan sebelum akhir tahun ini mesin-mesin sudah terpasang dan sudah mulai untuk uji coba produksinya,” pungkas Irianto Santoso.
Selanjutnya, Dharma Polimetal gencar memproduksi komponen kendaraan listrik berupa battery pack dan battery management system pada kendaraan roda tiga dan juga e-bike. Hal ini sejalan dengan optimisme perseroan bahwa kendaraan listrik akan menjadi pendorong kinerja perseroan pada 2022.
Untuk menyambut era Electric Vehicle (EV) di Indonesia, perseroan telah memproduksi rangka badan kendaraan dengan menggunakan lightweight material yang terbukti memiliki daya tarik yang tinggi. Dengan menggunakan rangka badan kendaraan listrik menjadi lebih ringan dengan bahan high-tensile. Karena saat ini, berat baterai kendaraan listrik hampir mencapai 1/3 dari total berat kendaraan oleh karena itu berat rangka badan kendaraan harus dibuat lebih ringan dari rangka kendaraan konvensional.
Dharma Polimetal sudah membuat baterai pack untuk sepeda, e-scooter dan kendaraan roda tiga yang diproduksi sendiri. Dalam pengerjaan komponen otomotif, tersebut perusahaan ini selalu mengembangkan kemampuannya dalam bidang riset dan engineering untuk mendesain dan membuat sendiri peralatan (tools) dan mesin-mesin yang diperlukan, sehingga semua dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan.
Perusahaan terbuka ini juga menyediakan wiring harness, yaitu komponen yang pasti dibutuhkan oleh setiap kendaraan listrik dengan spesifikasi yang lebih tinggi dari yang sudah ada saat ini. Setiap kendaraan listrik membutuhkan kabel yang dapat menghantarkan arus listrik dengan tegangan tinggi, namun kabel yang ada saat ini tidak dapat mensupport tegangan tersebut sehingga dapat mengakibatkan kabel akan terbakar.
Selain berfokus pada produk, perseroan terus menegmbangkan pasar dengan merambah produk charging station high speed maupun low speed hasil dari kerjasama dengan perusahaan asal Korea yang belum lama ini disepakati antara kedua perusahaan.





