Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Coto Makassar, Perpaduan Kuah Kental dan Burasa yang Lezat

Merupakan makanan khas yang juga menjadi kebanggan masyarakat sekitar

by Indah
April 30, 2020
in GAYA HIDUP
231 3
0
Coto Makassar, Perpaduan Kuah Kental dan Burasa yang Lezat

Cotto Makassar. Foto : Idntimes.com

Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Saat berkunjung ke Kota Daeng, Makassar maka kuliner khas yang paling mudah ditemui adalah Coto Makassar. Coto yang sangat khas dengan aroma kuahnya yang dijamin menggoyang lidah ini terbuat dari rebusan jeroan bercampur daging sapi yang diiris-iris kecil-kecil dan sebagai pelengkapnya, biasanya Coto dimakan bersama ketupat atau yang lebih dikenal dengan burasa, kemudian ditambahkan kacang, ditaburi daun bawang dan perasan jeruk nipis.

Sajian coto ini sebenarnya tak berbeda jauh dengan jenis soto dari daerah lain di nusantara, namun yang membedakannya adalah Coto Makassar memiliki kekhasan berupa bumbu rempah yang menjadi penguat rasanya, seperti yang sudah diketahui jika masyarakat Sulawesi Selatan memang mengedepankan rempah-rempah sebagai aroma dan penguat rasa.

Ada sekitar 40 macam rempah untuk membuat Coto Makassar. Orang Makassar menyebutnya dengan ampah patang pulo. Selain aneka macam rempah, sambal taoco asal Tiongkok pun menjadi bagian tak terpisahkan dari Coto Makassar untuk menambahkan kenikmatannya.

40 rempah tersebut terdiri dari kacang, kemiri, cengkeh, pala, foeli, sere yang ditumbuk halus, lengkuas, merica, bawang merah, bawang putih, jintan, ketumbar merah, ketumbar putih, jahe, laos, daun jeruk purut, daun salam, daun kunyit, daun bawang, daun seldri, daun prei, lombok merah, lombok hijau, gula talla, asam, kayu manis, garam, papaya muda untuk melembutkan daging, dan kapur untuk membersihkan jeroan, namun tidak mengurangi rasa aslinya saat dimasak.

Pada umumnya, daging yang digunakan dalam pembuatan Coto Makassar adalah daging sapi. Tetapi ada juga yang menggunakan lidah, otak, limpa, paru, hati, jantung, babat, yang di iris kecil dan dicampur dengan kuah sesuai selera pelanggan atau jika memasak untuk keluarga di rumah, maka disesuaikan selera anggota keluarga.

Selain sarat akan rempah asli Indonesia, Coto Makassar juga sarat akan sejarah dan asal muasalnya, bagaimana bisa menjadi makanan khas Makassar.

Coto Makassar sudah ada sejak masa Somba Opu yang merupakan pusat Kerajaan Gowa ketikaa mengalami kejayaan pada 1538. Saat itu Coto Makassar menjadi hidangan di Kerajaan Gowa. Seperti dilansir dari Halo Wisata

Pada masa itu, para pengawal kerajaan menjadikan masakan ini sebagai menu makan pagi sebelum menjalankan tugasnya. Masakan yang terpengaruh oleh kuliner Tiongkok ini diperkirakan masuk Gowa pada abad ke-16.

Di Makassar sendiri sudah banyak bertebaran kedai atau resto yang menjual Coto Makassar dan selalu ramai dipadati oleh pembeli bahkan banyak yang buka dari pagi hingga malam hari.

Bukan hanya di Makassar, di Jakarta pun sudah ada kedai atau resto yang menjual Coto Makassar, namun untuk rasanya, Anda bisa membandingkannya sendiri  antara Coto yang dijual di kedai atau resto di Makassar dan yang ada di Jakarta. Yang pasti, rasanya sangat memanjakan lidah.

 

Previous Post

Ayam Betutu Khas Bali yang Super Pedas

Next Post

Apresiasi Kurir JNE, Prudential & Tokopedia Berikan Perlindungan Kecelakaan dan COVID-19

Related Posts

SIARAN PERS KONGRES WANITA INDONESIA (KOWANI)
BERITA TERKINI

SIARAN PERS KONGRES WANITA INDONESIA (KOWANI)

May 2, 2026
Qanitha Himazova Designing Without Limits: Ketika Kreativitas dan Perupa Jadi Bahasa Inklusi anak Gen Z
BERITA TERKINI

Qanitha Himazova Designing Without Limits: Ketika Kreativitas dan Perupa Jadi Bahasa Inklusi anak Gen Z

May 2, 2026
Peresmian PEWIBI oleh Menteri Kebudayaan RI – Fadli Zon
BERITA TERKINI

Peresmian PEWIBI oleh Menteri Kebudayaan RI – Fadli Zon

April 30, 2026
Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
Uncategorized

Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur

April 23, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award

April 16, 2026
Komunikasi Dua Arah Sukses antarkan Kaltimtara Raih Platinum Award ICCA 2026 dari Econimic Review
BERITA TERKINI

Brantas Abipraya Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang ICCA 2026

April 16, 2026
Next Post
Apresiasi Kurir JNE, Prudential & Tokopedia Berikan Perlindungan Kecelakaan dan COVID-19

Apresiasi Kurir JNE, Prudential & Tokopedia Berikan Perlindungan Kecelakaan dan COVID-19

Recent Posts

  • SIARAN PERS KONGRES WANITA INDONESIA (KOWANI)
  • Qanitha Himazova Designing Without Limits: Ketika Kreativitas dan Perupa Jadi Bahasa Inklusi anak Gen Z
  • Peresmian PEWIBI oleh Menteri Kebudayaan RI – Fadli Zon
  • Resmi Digelar ARCH:ID 2026 Siap Perkuat Industri Arsitektur
  • ICCA 2026 : Helatan Economic Review, IMFI Raih Platinum Award
  • YDBA Hadirkan Komponen dan Aksesoris Motor di IMOS 2022
  • Pembangunan Kawasan Industri sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah
  • BEI Tetapkan Syarat serta Prosedur Pemecahan dan Penggabungan Saham
  • Menteri Trenggono Ajak Startup Perikanan Jeli Baca Kebutuhan Pasar Dunia

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored