Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Komitmen dalam Sustainable Trade, Kemendag Gandeng Global Initiative Report

by Yusniar
September 29, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
136 2
0
Komitmen dalam Sustainable Trade, Kemendag Gandeng Global Initiative Report
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – Perdagangan berkelanjutan (sustainable trade) menjadi isu penting dalam perdagangan global. Pemerintah Indonesia berkomitmen mendukung dan menjalankan perdagangan bekelanjutan ini. Untuk implementasinya, Kementerian Perdagangan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Global Initiative Report melalui program peluncuran ‘Sustainability Reporting for Responsible Business di Indonesia.’

“Indonesia telah menunjukkan komitmen terhadap perdagangan berkelanjutan. Salah satunya untuk produk kayu yang berkelanjutan melalui sistem legalitas kayu (SVLK) yang diakui Eropa. Ke depan, diharapkan tidak ada lagi kampanye hitam yang ditujukan kepada produk-produk Indonesia, seperti yang telah terjadi pada produk sawit di Eropa,” tegas Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Didi Sumedi.

Penandatanganan MoU ini dilaksanakan pada pekan lalu (23/9). Hadir Duta Besar Swiss untuk Indonesia Kurt Kunz, Head Swiss Economic Cooperation and Development Philipp Orga, GRI Chief Development Officer Marco van der Ree, GRI Regional Program Manager ASEAN Lany Harijanti, SIPPO Country Representative Indonesia Aris Darujo, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi B Sukamdani, Ketua Asosiasi Business Development Services Indonesia Cahyadi Joko Sukmono, Ketua UKM Indonesia-LPEM FEB UI Dewi Meisari Haryanti, Wakil Ketua Umum Bidang Kewirausahaan Kamar Dagang dan Industri Indonesia Aldi Haryopratomo serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Kerja sama ini diharapkan dapat membantu UMKM untuk meningkatkan pemahaman terhadap aspek keberlanjutan dalam proses bisnisnya sesuai standar pelaporan internasional GRI. Target dari kerja sama ini yaitu literasi keberlanjutan kepada 10.000 pelaku usaha melalui kolaborasi jejaring GRI,” ujar Didi Sumedi.

Menurut Didi, kerja sama ini juga merupakan komitmen Kementerian Perdagangan dalam mempromosikan ekspor dengan sistem perdagangan yang berkelanjutan (sustainable trade). Perkembangan gagasan perdagangan yang berkelanjutan dipandang sebagai peran penting dalam mencapai Agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs).

“Tidak dapat dipungkiri, sustainability merupakan isu global yang akan berdampak pada perdagangan internasional. Misalnya, inisiatif European Green Deal (mengubah 27 negara anggota Uni Eropa dari ekonomi yang tinggi karbon menjadi rendah karbon) atau rencana pajak karbon (pajak yang dikenakan atas pemakaian bahan bakar berbasis karbon),” imbuh Didi.

Pemerintah Indonesia, lanjut Didi, telah berkomitmen untuk menyepakati SDGs. Saat ini, Pemerintah juga sedang membahas dan mengembangkan rancangan undang-undang terkait pajak karbon. Masyarakat di negara maju seperti Eropa dan Amerika telah memberikan perhatian besar terhadap isu keberlanjutan pada setiap produk yang dikonsumsi. Menurut laporan International Trade Centre (ITC) tahun 2019, sebanyak 92 persen bisnis ritel di Eropa memproyeksikan peningkatan penjualan produk berkelanjutan dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

“Hal ini tentunya menjadi tantangan sekaligus hambatan bagi produk-produk Indonesia untuk bisa masuk pasar tersebut. Untuk itu, Indonesia harus mulai menyelaraskan praktik perdagangan, produk, dan layanannya dengan prinsip-prinsip keberlanjutan untuk meningkatkan daya saing serta merebut peluang pasar di dunia,” pungkas Didi.

Previous Post

Profesor Sarah Gilbert : Nantinya, Covid-19 akan Jadi Flu Biasa

Next Post

Pemerintah dan Banggar DPR Sepakat Bahas RUU APBN 2022 ke Rapat Paripurna DPR

Related Posts

The Day
BERITA TERKINI

The Day

May 20, 2026
REGISTER NOW
BERITA TERKINI

REGISTER NOW

May 19, 2026
50TH IVA CONVEX 2026
BERITA TERKINI

50TH IVA CONVEX 2026

May 13, 2026
IVA CONVEX 2026
BERITA TERKINI

IVA CONVEX 2026

May 13, 2026
Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
BERITA TERKINI

Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion

May 13, 2026
Measuring the Investment Competitiveness ofIndonesia’s Oil and Gas Sector
BERITA TERKINI

Measuring the Investment Competitiveness ofIndonesia’s Oil and Gas Sector

May 8, 2026
Next Post
Pemerintah dan Banggar DPR Sepakat Bahas RUU APBN 2022 ke Rapat Paripurna DPR

Pemerintah dan Banggar DPR Sepakat Bahas RUU APBN 2022 ke Rapat Paripurna DPR

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Foto Tokoh Golkar di Jet Bus “Istimewa”, Dedikasi Henry Indraguna Kerja untuk Indonesia
  • China : Pendukung Garis Keras Kemerdekaan Taiwan, Hukuman Mati
  • PJ Gubernur DKI : Cuaca Ekstrem, Sebaiknya Perkantoran Terapkan WFH
  • Menjelang Libur Panjang, KAI Perpanjang Rangkaian & Tambah Perjalanan

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored