EconomicReview-Perusahaan pembiayaan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) dinobatkan sebagai perusahaan pembiayaan terbaik dalam ajang Indonesia GCG Award 2021 dari Majalah Economic Review. Yakni dengan meraih predikat 1st. The Best – Indonesia GCG Award –VI-2021, Category : Multifinance- Asset Rp.5 T – Rp.10 T.
Penghargaan ini diterima secara virtual oleh Corporate Secretary & Legal Compliance Division Head MTF, Arif Reza Fahlepi di Jakarta, Jumat (5/2). Dalam sambutannya Reza menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas penghargaan ini. “Saya mewakili jajaran direksi, komisaris dan karyawan MTF berterima kasih atas apresiasi ini. Semoga penghargaan ini dapat lebih memacu kinerja kami kearah yang lebih baik lagi,” kata Reza.
PT Mandiri Tunas Finance (MTF) anak usaha Mandiri Group tetap berkomitmen terus mendukung proses pemulihan ekonomi nasional melalui perannya dalam membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan kendaraan bermotor.Perusahaan ini terus konsisten dalam menjalankan penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor sebagai upaya berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
Sebagai perusahaan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Perusahaan Terbuka, Perseroan selalu berusaha menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap operasional dan kegiatan Perseroan. Implementasi tata kelola perusahan yang baik telah menjadi komitmen dari segenap manajemen dan karyawan Perseroan untuk melaksanakan praktek penyelenggaraan bisnis yang sehat, beretika, dan bertanggung jawab kepada pemangku kepentingan. Manajemen berkeyakinan bahwa implementasi tata kelola perusahaan yang baik akan mendukung pencapaian sasaran bisnis dalam jangka panjang dan memberikan keunggulan kompetitif dalam menghadapi persaingan.

Perseroan terus menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik diantaranya ditujukan untuk: Memberikan nilai tambah bagi Perseroan maupun pemegang saham; Memaksimalkan nilai Perseroan agar memiliki daya saing yang kuat; Meningkatkan kepatuhan terhadap regulator; Mendorong pengelolaan Perseroan secara professional, transparan dan efisien serta memberdayakan fungsi Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Internal Audit dan Sekretaris Perusahaan; Mendorong agar setiap pengambilan keputusan atau kebijakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku; serta Melindungi Dewan Komisaris dan Direksi dari kemungkinan adanya tuntutan hukum.
Dalam kinerja, Perseroan selalu berusaha memberikan yang terbaik baik pemegang saham dan stakeholder lainnya agar mampu mencapai hasil yang maksimal. Untuk itu, dalam menjalankan setiap aktifitas usahanya agar sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik. Terbukti di tengah melambatnya pertumbuhan industri otomotif, MTF berhasil membukukan kenaikan baik dari sisi penyaluran pembiayaan, pendapatan, laba, maupun asset dengan tetap disertai kehati-hatian dengan menjaga rasio kredit bermasalah tetap di level yang aman.
Tercatat Sepanjang tahun 2019, MTF telah menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 28,8 triliun atau naik 6,63% dibandingkan pembiayaan baru tahun 2018 sebesar Rp26,9 triliun. Selain itu MTF juga berhasil mencatatkan perolehan pendapatan sebesar Rp 3,44 triliun, naik 10,3% dibandingkan pendapatan tahun 2018 sebesar Rp 3,12 triliun. Kendati gencar mendorong pertumbuhan bisnis, MTF tetap berhasil menjaga kualitas kredit, yang tercermin dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) mencapai 0,75%, yang mengalami perbaikan dari posisi NPL tahun lalu sebesar 0,83%.








