Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Pendapatan Holding Mind Id Semester I Capai Rp39,2 Triliun

by Corry
August 31, 2021
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS, KORPORASI
137 1
0
Pendapatan Holding Mind Id Semester I Capai Rp39,2 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview – BUMN holding industri pertambangan Mind Id mencatatkan kinerja produksi dan penjualan menghasilkan pendapatan holding di semester I mencapai Rp39,2 triliun, naik 34% dari capaian pada periode yang sama 2020 sebesar Rp29,3 triliun. Return on equity (ROE) sebesar 10,9%.

Labba bersih perusahaan hingga Juli diketahui di atas Rp6 triliun. Sepanjang semester I, laba bersihnya mencapai Rp4,7 triliun, naik signifikan dibanding posisi rugi bersih Rp1,8 triliun pada semester I 2021.

CEO Group Mind Id Orias Petrus Moedak dalam konferensi pers daring, Selasa, 31 Agustus 2021, mengatakan posisi laba bersih Juli Rp6 triliun. Perbaikan kinerja keuangan ini dikatakannya ditopang oleh kinerja produksi dan penjualan Group MIND ID yang optimal serta implementasi strategi keuangan, khususnya dalam menjaga tingkat likuiditas dan membaiknya harga komoditas global.

Mind Id atau Mining Industry Indonesia beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), dan PT Timah Tbk.

Kemudian EBITDA sebesar Rp10,9 triliun, meningkat 198% dari EBITDA semester I tahun lalu Rp3,6 triliun. EBITDA margin tercatat 27,7%. Net profit margin 12%, naik dibandingkan Juni 2020 yang tercatat -6%.Aset Mind Id Group pada semester I tercatat sebesar Rp193,7 triliun, naik dari Juni 2020 yang sebesar Rp188,5 triliun. Interest bearing debt tercatat sebesar Rp96, triliun, ekuitas Rp77,1 triliun, cash Rp32,7 triliun, net debt to EBITDA 3,4 kali, serta debt to equity ratio 1,2 kali.

Orias Petrus Moedak menegaskan, perusahaan optimistis dapat mencapai kinerja sesuai dengan target. Di semester kedua, perusahaan akan fokus mendorong produksi, optimalisasi sinergi grup, serta percepatan program investasi, dan menjaga likuiditas perusahaan.

“Kami berharap sampai akhir tahun Rp9 triliun-Rp10 triliun. Akan jauh di atas perkiraan semula yang Rp2 triliun-Rp4 triliun di RKAP kami sebelumnya,” kata Orias.

Untuk belanja modal atau capital expenditure (capex), Orias mengatakan terjadi pergeseran waktu karena proyek harus tertunda akibat pandemi covid-19. “Perusahaan-perusahaan karya yang seharusnya mengerjakan proyek-proyek kami juga menunda pekerjaan mereka di lokasi sehingga proyek-proyek juga mengalami penundaan,” kata Orias.

Di Inalum, misalnya, proyek modernisasi tungku ditunda karena tenaga kerja asing tidak bisa hadir, baik yang dari Tiongkok maupun Uni Emirat Arab. Selanjutnya pada proyek di Kalimantan Barat, yakni smelter grade Alumina juga tertunda karena pekerja, baik yang dari Tiongkok maupun kontraktor, tidak bisa melakukan pergerakan secara bebas sehingga pergerakan terganggu.
“Mereka datang sebentar tapi terus kembali lagi karena kondisi saat ini. Tetapi hal-hal yang terkait dengan desain, engineering-nya semua disiapkan dan tetap berjalan,” kata Orias.

Di Inalum, misalnya, proyek modernisasi tungku ditunda karena tenaga kerja asing tidak bisa hadir, baik yang dari Tiongkok maupun Uni Emirat Arab. Selanjutnya pada proyek di Kalimantan Barat, yakni smelter grade Alumina juga tertunda karena pekerja, baik yang dari Tiongkok maupun kontraktor, tidak bisa melakukan pergerakan secara bebas sehingga pergerakan terganggu.

“Mereka datang sebentar tapi terus kembali lagi karena kondisi saat ini. Tetapi hal-hal yang terkait dengan desain, engineering-nya semua disiapkan dan tetap berjalan,” kata Orias.

Tertundanya proyek juga karena terlambat datangnya peralatan. Sebab, kegiatan di pelabuhan luar negeri banyak yang terganggu ataupun tutup sementara. Perusahaan saat ini masih mengamati perkembangan mobilitas yang masih dibatasi.

Diharapkan pada September pergerakan sudah lebih longgar, dalam arti kasus covid-19 sudah menurun. Jika kasus belum menurun, sudah menjadi konsekuensi bila penyelesaian proyek tertunda. “Tidak masalah, memang di dalam menyelesaikan proyek mau tidak mau ada penundaan atau pergeseran waktu,” kata Orias.

Tags: BUMNHolding BUMNKinerja KeuanganMind Id
Previous Post

CSR Wika Reality Berkontribusi, Raih Penghargaan ICSRA IV-2021

Next Post

Raih ICSRA IV-2021, CSR Bank MAYORA Komit Berkontribusi

Related Posts

Holding Industri Pertambangan Hadir Menyelenggarakan Minerals Mining  ConferenceExpo 2022
BERITA TERKINI

Holding Industri Pertambangan Hadir Menyelenggarakan Minerals Mining ConferenceExpo 2022

December 1, 2022
Inilah Penghargaan Kontribusi TJSL BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
BERITA TERKINI

Inilah Penghargaan Kontribusi TJSL BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

August 12, 2022
Kinerja Fantastis, JamSyar Raih Opini “Wajar Tanpa Modifikasian”
BERITA TERKINI

Kinerja Fantastis, JamSyar Raih Opini “Wajar Tanpa Modifikasian”

April 26, 2022
ESG Tingkatkan Daya Saing BUMN Tambang Indonesia Dalam G20
BERITA TERKINI

ESG Tingkatkan Daya Saing BUMN Tambang Indonesia Dalam G20

April 18, 2022
Mentri BUMN Dorong BSI Membangun Industri Halal Indonesia
BERITA TERKINI

Mentri BUMN Dorong BSI Membangun Industri Halal Indonesia

March 28, 2022
Askrindo Terus Meningkatkan Lingkungan dan Meraih Indonesia Green Award 2022
BERITA TERKINI

Askrindo Terus Meningkatkan Lingkungan dan Meraih Indonesia Green Award 2022

March 24, 2022
Next Post
Raih ICSRA IV-2021, CSR Bank MAYORA Komit Berkontribusi

Raih ICSRA IV-2021, CSR Bank MAYORA Komit Berkontribusi

Recent Posts

  • The Day
  • REGISTER NOW
  • 50TH IVA CONVEX 2026
  • IVA CONVEX 2026
  • Securing Upstream Supply Amid NationalDownstream Expansion
  • Foto Tokoh Golkar di Jet Bus “Istimewa”, Dedikasi Henry Indraguna Kerja untuk Indonesia
  • China : Pendukung Garis Keras Kemerdekaan Taiwan, Hukuman Mati
  • PJ Gubernur DKI : Cuaca Ekstrem, Sebaiknya Perkantoran Terapkan WFH
  • Menjelang Libur Panjang, KAI Perpanjang Rangkaian & Tambah Perjalanan

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored