EconomicReview – Bisa dibilang, Bernadete Risti Damayanti menapaki karir cukup komplet dan panjang sebelum akhirnya mengembangkan bisnis Poeri Wastra (Rumah Kain Nusantara), Kummi Salon, Dheaty Salon and Spa yang dikelola sejak tahun 2016.
Risti tak salah memilih bisnis Wastra atau nama lain untuk menyebut kain tradisional Indonesia. Pasalnya Indonesia punya empat Wastra atau kain tradisional yang sudah mendunia,yaitu kain batik, kain ikat, kain songket dan kain tenun.
Salah satunya antara lain Tenun Tidore dari Maluku Utara, Songket Lombok dari Nusa Tenggara Barat, Tenun Pontianak dari Kalimantan Barat, Tenun Sengkang dari Wajo Sulawesi Selatan, Tenun Manggarai dari Nusa Tenggara Timur, Batik Tanah Liek dari Sumatera Barat dan Batik Wonogiren dari Jawa Tengah.
Wastra dinilai sebagai representasi produk original Indonesia yang patut dibanggakan karena setiap helai kain tidak hanya mengandung budaya dan kreativitas pembuatnya, melainkan juga memiliki memori peradaban. Jika satu Wastra hilang, maka dikhawatirkan hilang pula simbol sebuah peradaban luhur nusantara.
Karena itu, upaya menjaga wastra ini salah satunya dilakukan bersamaan dengan momen Hari Batik Nasional. Misalnya, pada momen Hari Batik Nasional dengan tema “Indonesia Batik Heritage 2022” digelar pameran batik karya anak negeri dan produk Batik UMKM di Kota Kasablanka dengan tujuan untuk memperluas minat dan kebanggaan akan Batik di era modern. Produk dikemas semenarik mungkin dengan display dan kemasan produk yang ekslusif, dipercantik dekorasi etnik khas Jawa dengan sentuhan kain Batik.

Adapun selama event “Indonesia Batik Heritage 2022” berlangsung hadir Maestro Batik Indonesia seperti, Dudung Batik, Batik Mahadewi, Batik Tiga Puteri, Batik Komar, Batik Tatik Sri Harta, Hasan Batik Bandung, Canting Wira Batik, Pesona Batik Madura, dan Galeri Batik Jawa Indigo serta koleksi outfit Batik eksklusif dari Desainer ternama di Indonesia.
Berkat keuletannya mempertahankan keberadaan Wastra, Bernadete Risti Damayanti sukses meraih penghargaan Anugerah Perempuan Indonesia tahun 2023 (API IX 2023). Penghargaan ini digagas oleh Perkumpulan Perempuan Pemimpin Indonesia, Duta Global Indonesia, Ideku Group Indonesia, Indonesia Leaders Foundation, Indonesia Asia Institute bersama EconomicReview.
“Puji syukur, penghargaan API ini semakin mendorong saya untuk lebih menekuni, mengembangkan dan memperkenalkan Wastra Nusantara hingga ke manca negara. Terima kasih kepada Perpina, EconomicReview dan pihak lainnya sehingga saya dipercaya menerima penghargaan API 23 ini,” ujar Risti.








