PT HUTAMA KARYA (PERSERO) kembali menorehkan prestasi dengan menyabet dua penghargaan sekaligus yakni 2nd. THE BEST – INDONESIA HUMAN CAPITAL – 2021, Platinum – A – Very Excellent, Category : Non Public Company – SOE’s Non Finance Company serta penghargan THE BEST- INDONESIA HC SENIOR LEADER 202, Category : Non Public Company – SOE’s Non Finance Company yang diberikan kepada Yuliandi Abubakar EVP Div.Human Capital – PT Hutama Karya ( Persero)
Penghargaan diperoleh dalam even bergengsi penghargaan Indonesia Human Capital Award (IHCA) VII- 2021 yang digelar oleh Majalah Economic Review dengan menggandeng Perbanas Institute, NBO Group, Thomas International, Indonesia-Asia Institute, GNIK- Gerakan Nasional Indonesia Kompeten, Universitas Al Azhar Indonesia, Perempuan Pemimpin Indonesia, Indonesia Leaders Foundation beserta Ideku Group.
Hutama Karya memandang bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pencapaian visi dan misi Perseroan. Keberhasilan untuk meraih target Perseroan, baik dalam pendek maupun jangka panjang, membutuhkan dukungan kompetensi karyawan yang mumpuni, sehingga berdampak positif pada kinerja Perseroan.
Pandemi global diakui mempengaruhi proses bisnis perusahaan, sehingga proses rekrutmen karyawan baru pun mengalami penundaan, hal ini menjadi tantangan seiring pencapaian target perusahaan. Oleh karena itu, Divisi Human Capital dituntut untuk dapat mengoptimalkan tenaga kerja eksisting untuk meingkatkan produktivitasnya, sehingga target-target perusahaan dapat terpenuhi.

Pola pengembangan SDM melalui metode self learning / online learning sebagai salah satu metode baru yang diterapkan oleh HK memiliki beragam tantangan, yaitu harus memastikan sistem pembelajaran dapat secara efektif memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kompetensi karyawan.
Bagi Hutama Karya, Teknologi Informasi (TI) memiliki peran penting dalam menunjang proses bisnis. Peran TI di Hutama Karya sebagai strategic partner dalam pencapaian target, serta memudahkan pekerjaan karyawan dalam rangka meningkatkan produktifitas dalam bekerja.
Sepanjang tahun 2020, implementasi CSR Hutama Karya difokuskan kepada penanganan Covid-19 baik dari segi kesehatan, ekonomi, dan sosial masyarakat, serta keselamatan karyawan. Melalui program terpadu HK Lawan Covid-19, tentunya dalam menangani Covid-19 membutuhkan kerja sama dari seluruh jajaran Direksi, Komisaris, dan Karyawan untuk saling bahu-membahu dalam mencegah penularan virus tersebut. Di tahun 2020, industri konstruksi serta operasi pemeliharaan jalan tol di Indonesia memiliki tingkat kompetisi yang cukup ketat dikarenakan tidak ada pemain yang kuat mendominasi pasar yang disebabkan oleh tingginya kekuatan tawar pembeli dan pemasok. Meskipun demikian, bagi Hutama Karya pandemi Covid–19 tidak hanya memberikan dampak negatif ke perusahaan tetapi menciptakan peluang– peluang yang dapat memperkokoh bisnis perusahaan seperti potensi kerja sama baru antar BUMN ataupun swasta, penyesuaian proses kegiatan operasional yang berpotensi mengefisienkan perusahaan dan lain-lain.








