EconomicReview- Guna mendukung aktifitas peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sedang menjalani physical distancing dikarenakan pandemi Covid-19, dengan berdiam diri di rumah, BPJS Kesehatan resmi meluncurkan dua layanan baru yaitu Chat Assistant JKN (Chika) dan Voice Interactive JKN (Vika). Melalui kedua layanan ini maka peserta BPJS Kesehatan tak harus datang ke kantor BPJS Kesehatan ataupun cukup dengan memanfaatkan fitur Chika dan Vika.
“Dengan adanya inovasi yang diberikan ini diharapkan peserta JKN-KIS sudah tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mendapatkan pelayanan. Untuk mengakses layanan administrasi JKN-KIS kini cukup melalui telepon pintar di rumah saja. Chika dan Vika kami hadirkan utamanya untuk mempermudah layanan pada peserta lansia dan milenial. Dimana diketahui untuk pengguna-pengguna lansia ini mereka lebih familiar atau biasa mempergunakan telepon dan untuk milenial ini kami sengaja hadirkan konsep Chika” ungkap Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta Tenny Romandia, Selasa (14/07) di tengah peresmian chika dan vika bersama wartawan.
Hadir pula, Deputi Direksi Wilayah Jabodetabek Anurman Huda, Kepala Cabang Jakarta Pusat Siti Farida Hanoum, Kepala Cabang Jakarta Selatan Elfanetti, Kepala Cabang Jakarta Barat Fitria Nurlaila Pulukadang, Kepala Cabang Jakarta Utara Shanti Lestari, Kepala Cabang Jakarta Timur Betsy Magdalena Orlica Roeroe, dan Kepala Cabang Prima Triwidhi Puspitasari.
Chika merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon Artificial Inteligence (AI). Chika dapat memberikan informasi seperti cek status peserta, cek tagihan BPJS Kesehatan, lokasi fasilitas kesehatan, lokasi kantor cabang BPJS Kesehatan, ubah data peserta, dan registrasi peserta. Adapun layanan Chika dapat diakses melalui media sosial seperti Facebook Messenger (BPJS Kesehatan), Telegram (BPJSKes_bot) dan Whatsapp (08118750400).

Sementara Vika merupakan layanan informasi menggunakan mesin penjawab untuk mengecek status tagihan dan status kepesertaan dengan menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.
Dituturkan Tenny, hadirnya Chika dan Vika diharapkan mampu membantu peserta JKN-KIS memenuhi kebutuhannya. Terlebih lagi di era teknologi saat ini, seluruh masyarakat menginginkan mengakses keperluan hanya lewat smartphone saja. Dengan adanya media sosial, masyarakat mampu memenuhi kebutuhannya tanpa harus keluar rumah.
Ditempat yang sama Anurman Huda, turut berharap aplikasi Chika dan Vika dapat memudahkan seluruh peserta JKN-KIS, karena zaman sekarang sudah hampir semua kalangan memiliki media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Telegram. Apalagi di masa sekarang ini, masyarakat diimbau lebih baik di rumah saja untuk menghindari penyebaran Covid-19. “Fitur ini tentunya menjadi salah satu solusi yang menjadi jawaban bagi peserta JKN-KIS yang sedang membutuhkan informasi kepesertaan JKN-KIS,” jelasnya.
Keunggulan fitur Chika dan Vika ini telah dirasakan oleh Dea (29) sebagai salah satu peserta JKN-KIS. Menurutnya, kedua fitur ini memberikan beragam kemudahan dan sangat membantu peserta JKN-KIS untuk cepat memahami Program JKN-KIS melalui penjelasan yang fitur yang ada.
“Dari informasi yang disampaikan oleh petugas BPJS Kesehatan bahwa ada fitur baru disediakan oleh BPJS Kesehatan untuk mendapatkan informasi, maka saya lalu mencobanya. Dengan kemudahan yang ditawarkan, menurut saya semua orang bisa menggunakannya karena cukup melalui Whatsapp. Apalagi sekarang kita berada disituasi yang tidak memungkinkan untuk berpergian dikarenakan pandemi Covid-19. Semoga kedepan semakin maksimal dalam pelayanannya bagi fitur-fitur yang bermanfaat bagi seluruh peserta JKN-KIS,” harap Dea.








