EconomicReview -Menjelang penghujung tahun PT United Tractors Tbk (UNTR) diapresiasi dengan meraih penghargaan Indonesia Human Capital Award (IHCA) VII- 2021 yang digelar oleh Majalah Economic Review dengan menggandeng Perbanas Institute, NBO Group, Thomas International, Indonesia-Asia Institute, GNIK- Gerakan Nasional Indonesia Kompeten, Universitas Al Azhar Indonesia, Perempuan Pemimpin Indonesia, Indonesia Leaders Foundation beserta Ideku Group.
perusahaan distributor tungal dari pemegang merek berbagai alat-alat berat dari industri Jepang, didapuk oleh serangkaian penghargaan yakni THE BEST – INDONESIA HC of THE YEAR- 2021, 1st. THE BEST – INDONESIA HUMAN CAPITAL – 2021, Platinum – A – Very Excellent, Category : Non Finance Public Company, THE BEST – INDONESIA HC of THE YEAR- 2021 dan THE BEST – INDONESIA HC SENIOR LEADER – 2021 IN PERFORMANCE MANAGEMENT yang diberikan kepada Endang T. Handajani sebagai Corporate Human Capital Management & UT Corpu Division Head.
Keberadaan PT United Tractors Tbk di Indonesia sebagai perusahaan penyedia berbagai peralatan berat untuk kebutuhan industri minyak dan gas, energi, pertambangan umum, infrastruktur serta pula industri perkebunan sudah tidak asing lagi. Brand-brand yang dipasarkan UT kepada industri pemakai di negeri ini sudah sangat familier antara lain Komatsu dan brand lain.
UT telah menguasai pasar alat-alat berat di Indonesia. Hingga saat ini perusahaan ini telah memperkerjakan tenaga kerja sebanyak 30.000 pekerja yang tersebar di cabang-cabang seluruh Indonesia. Penguasaan pasar UT tentunya tidak pula diangap enteng karena hingga 2020 UT telah mencatat penjualan Rp 86 triliun.
Dalam program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), UT memiliki program UT School. Program ini selaras dengan tuntutan bisnis, sebab itu perusahaan merekut para peminat untuk mengikuti pendidikan yang langsung diberikan beasiswa oleh UT. Perusahaan juga melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan untuk menciptakan dan menghasilkan tenaga kerja yang langsung diserap perusahaan sebagai expert pada berbagai bidang alat berat baik itu teknisi maupun non teknis. Serta ada pula program Foster School of UT( SOBAT), serta juga ada juga UT inspiring Youth.
Manajemen UT sangat menitik beratkan program pendidikan dan peningkatan kapasitas serta kemampuan SDM untuk menjadi ekspert pada penguasaan seluruh bidang alat-alat berat ini. Hal ini sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dimana perusahaan selalu menciptakan tenaga kerja yang siap langsung terserap oleh perusahaan agar mereka mampu menjadi teknisi yang handal serta menguasai hal-hal nonteksnis.
Untuk meningkatkan kualitas SDM ini, UT juga membangun sendiri lembaga pendidikan dan juga melakukan kerja sama dengan pihak lain agar bisa menghasilkan tenaga kerja yang siap pakai di industri alat berat ini. Lembaga pendidikan tersebut sudah banyak sekali menghasilkan tenaga kerja yang berkulitas baik, banyak dari para lulusan yang bekerja di berbagai perusahaan alat berat dengan brand laen, bahkan juga direkkrut pula oleh para kontraktor tambang serta juga berbagai perusahaan laennya.
Tak hanya mencatat kinerja yang apik serta layanan paripurna bagi seluruh konsumen dan pemakai alat-alat beratnya, UT juga membangun kepedualian sosial dengan melakukan program Corporate Sosial Responsility (CSR) sesuai dengan core business atau stragi bisnis perusahaan. Sebagai informasi, sepanjang semester I 2021, perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 37,3 triliun atau naik sebesar 12% dari Rp 33,2 triliun pada periode yang sama tahun 2020. Seiring dengan peningkatan pendapatan bersih, laba bersih perseroan meningkat 11% menjadi Rp 4,5 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 4,1 triliun pada 2020. Masing-masing segmen usaha, yaitu mesin konstruksi, kontraktor penambangan, pertambangan batu bara, pertambangan emas dan industri konstruksi secara berturut-turut memberikan kontribusi sebesar 25%, 41%, 20%, 12% dan 2% terhadap total pendapatan bersih








