Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result

Subscribe Newsletter

Economic Review
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT
No Result
View All Result
Economic Review
No Result
View All Result

Prita Kemal: Praktisi PR Harus Membangun Engagement dengan Media

by Corry
September 10, 2020
in BERITA TERKINI, EKONOMI & BISNIS
140 2
0
Prita Kemal: Praktisi PR Harus Membangun Engagement dengan Media
Share on FacebookShare on Twitter

EconomicReview-Di era digital, penting bagi praktisi Public Relations (PR) dalam membangun engagement dengan media. Mengingat, pemberitaan yang ditayangkan media mampu mempengaruhi opini publik. Dalam konteks perusahaan, pemberitaan media dapat mempengaruhi opini publik terkait image merek maupun reputasi perusahaan.

Sementara itu, dalam konteks pemerintah, maka pemberitaan media turut mempengaruhi opini publik terkait kebijakan yang dicanangkan. Oleh karena itu, di era digital seperti sekarang, praktisi PR perlu membangun engagement yang kuat dengan media.

Diungkapkan Founder & CEO LSPR Communication and Business Institute Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, untuk membangun engagement dengan media, praktisi PR harus memahami media terlebih dahulu. “Antara lain, dengan memahami kebutuhan media di era digital seperti sekarang,” katanya di acara ‘Manajemen Komunikasi Media’ yang digelar Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, (9/9), di Jakarta.

Lebih jauh ia menjelaskan, ada empat kebutuhan utama yang dibutuhkan media. Keempat kebutuhan itu adalah informatif, kreatif, komunikatif, dan strong media bonding. Informatif artinya PR harus mampu memberikan informasi atau data terkini (up-to-date) dalam format multimedia, baik print, digital, hingga video maupun infografis. Selain itu, PR juga harus rutin meng-up date website maupun media sosial perusahaan atau instansinya, karena kanal digital ini kerapkali dijadikan media sebagai kanal untuk mencari informasi sebagai bahan penulisan.

Kebutuhan kedua adalah kreatif. Media membutuhkan konten sekaligus informasi yang dikemas secara kreatif. Artinya, informasi yang disajikan kepada media dapat dikemas dalam berbagai angle penulisan. Mengingat, para jurnalis datang dari berbagai desk, seperti dari desk pendidikan, bisnis, lifestyle, dan sebagainya. Bentuk kreatif lainnya adalah dengan menawarkan wawancara eksklusif dengan petinggi di perusahaan.

“Selain itu, informasi yang disajikan pun dapat menampilkan narasumber yang tidak melulu dari internal perusahaan. Misalnya, menghadirkan narasumber pakar dari luar yang sedang happening,” lanjut Prita.

Ketiga, kebutuhan media adalah komunikatif. Ditegaskan Prita, spoke person di perusahaan atau instansi, termasuk PR, harus mudah diakses atau dihubungi, pro-aktif, dan mampu membangun hubungan dua arah, seperti mau mendengar dan menerima masukan.

Terakhir, media membutuhkan strong media bonding. Artinya, PR harus mampu membangun hubungan emosional dengan media. Mulai dari meng-up-date isu atau informasi terkini; media visit; membuat pertemuan secara berkala dengan media melalui berbagai bentuk, seperti memberikan pelatihan kepada media; menggelar kegiatan outbond bersama media demi membangun kedekatan; membangun kerja sama memalui program kolaborasi dengan media; memberikan kesempatan kepada media untuk menjadi pembicara di sejumlah kegiatan internal perusahaan; hingga merespon setiap pemberitaan mereka dengan men-share berita tersebut di media sosial, sebagai wujud apresiasi.

“Bahkan, PR juga dapat membuat WhatsApp (WA) Group guna membangun hubungan yang intens dengan media. Melalui WA Group ini, PR dapat berbagi informasi terkini kepada teman-teman media. Tentu saja, agar WA Group interaktif atau komunikasinya dua arah, PR dapat membuat games atau kuis untuk teman-teman media. Selain itu, di WA Group ini, PR juga harus responsif dan cepat dalam menjawab setiap pertanyaan media,” tutup Prita.

Untuk diketahui London School of Public, sebuah perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan program sarjana ilmu komunikasi yang terbagi atas enam konsentrasi pilihan yaitu, Public Relations, International Relations, Marketing, Mass Communication, Digital Media Communication & Advertising dan Performing Arts Communication, serta program pasca sarjana yang terbagi menjadi empat konsentrasi yaitu Corporate Communication, Marketing Communication, International Relations Communication dan Mass Media Management. Saat ini LSPR – Jakarta memiliki 20.000 lulusan serta sebanyak 6.536 mahasiswa dan mahasiswi aktif.

Saat ini, Data LSPR Career Centre menunjukkan tingkat serapan lulusan LSPR-Jakarta di dunia kerja mencapai 90% lulusan. LSPR Career Centre selain menyelenggarakan seminar dan pelatihan, menyediakan informasi lowongan pekerjaan, juga membantu menyalurkan para alumni ke bidang pekerjaan yang mereka inginkan baik dalam dan luar negeri.

LSPR kini menyelenggarakan 7 (tujuh) Program Studi, yaitu Ilmu Komunikasi Program Magister, Ilmu Komunikasi Program Sarjana, Ilmu Komunikasi Program Sarjana Program Pendidikan Jarak Jauh yang diselenggarakan di Provinsi Bali, Desain Komunikasi Visual Program Sarjana, Manajemen Program Sarjana, Pariwisata Program Sarjana, dan Bisnis Jasa Program Sarjana.

Tags: Direktur UtamaLSPR Communication and Business Institute
Previous Post

PPPI HUT Ke-1 Tahun, Perempuan Pemimpin Berkarya di Setiap Era

Next Post

Anda Trader? Ketahui Perbedaan P2P, Spot, dan Margin Trading

Related Posts

Direktur PLN Ungkap Peningkatan Penggunaan Listrik Meningkat di 2022
BERITA TERKINI

Direktur PLN Ungkap Peningkatan Penggunaan Listrik Meningkat di 2022

February 15, 2023
Kinerja Fantastis, JamSyar Raih Opini “Wajar Tanpa Modifikasian”
BERITA TERKINI

Kinerja Fantastis, JamSyar Raih Opini “Wajar Tanpa Modifikasian”

April 26, 2022
Kinerja Jamsyar Melaju Kencang Ditengah Pandemi, Laba Meningkat 32,69%
BERITA TERKINI

Kinerja Jamsyar Melaju Kencang Ditengah Pandemi, Laba Meningkat 32,69%

February 5, 2021
BNI Syariah Luncurkan Hasanah Debit Prioritas
BERITA TERKINI

BNI Syariah Luncurkan Hasanah Debit Prioritas

December 3, 2020
BERITA TERKINI

MOU Jamsyar Dan Bank Sinarmas, Berkontribusi Terbaik Bagi Negeri

November 18, 2020
Maya Miranda: Ini Lima Kunci Sukses Dalam Berbisnis
BERITA TERKINI

Maya Miranda: Ini Lima Kunci Sukses Dalam Berbisnis

November 6, 2020
Next Post
Anda Trader? Ketahui Perbedaan P2P, Spot, dan Margin Trading

Anda Trader? Ketahui Perbedaan P2P, Spot, dan Margin Trading

Recent Posts

  • L'histoire fascinante des casinos un voyage à travers le temps
  • Gambling Myths Busted: The Truth Behind the Illusions
  • Sự khác biệt giữa cờ bạc online và offline Nên chọn hình thức nào
  • The Historical Evolution of Casinos From Ancient Times to the Modern Era
  • Les casinos un guide complet pour tout savoir sur leur fonctionnement et leurs jeux
  • Mulai 1 April 2023, Harga BBM di SPBU Ada yang Turun
  • Tepat Dua Tahun Warung Pangan PPI Perluas Hingga Pasar Tradisional
  • Coal Blending Facility, Solusi Permasalahan Kewajiban DMO Batubara
  • Rilis IOS 17.2, Iphone Perkenalkan Fitur Video Spasial

TENTANG KAMI

REDAKSI

BERIKLAN

KONTAK KAMI

© 2020 Economic Review - Powered by Webcorner.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI & BISNIS
  • FINANSIAL
  • KEBIJAKAN
  • GAYA HIDUP
  • KORPORASI
  • OPINI
  • BERITA TERKINI
  • SOSIAL & BUDAYA
  • OTOMOTIF
  • EVENT

© 2020 Economic Business Review - Powered by Webcorner.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
sponsored